<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>xperia Archives - Griyo Denbagus</title>
	<atom:link href="https://www.denbagus.com/tag/xperia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.denbagus.com/tag/xperia/</link>
	<description>Life 4 Beautiful Purpose</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Oct 2022 03:21:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.0.2</generator>
	<item>
		<title>Review Xperia C5 Ultra Dual</title>
		<link>https://www.denbagus.com/review-xperia-c5-ultra-dual/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/review-xperia-c5-ultra-dual/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2015 01:49:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Gadgets]]></category>
		<category><![CDATA[Handphone]]></category>
		<category><![CDATA[review xperia c5 ultra dual]]></category>
		<category><![CDATA[sony]]></category>
		<category><![CDATA[sony xperia]]></category>
		<category><![CDATA[xperia]]></category>
		<category><![CDATA[xperia c5 ultra dual]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=2029</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah lumayan lama tidak menggunakan smartphone Sony, akhirnya &#8216;iseng&#8217; pengen mencoba kembali. Seperti biasa, ketertarikan saya adalah kesan pertama yang menggoda. Dengan embel-embel ultra sejatinya saya sudah ragu karena ukurannya pasti jumbo, pengalaman menggunakan Z Ultra. Tapi lagi-lagi saking penasarannya ya sudahlah, akhirnya angkut deh. Review Xperia C5 Ultra Dual saya mulai dari aspek desain. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/review-xperia-c5-ultra-dual/">Review Xperia C5 Ultra Dual</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah lumayan lama tidak menggunakan <em>smartphone</em> Sony, akhirnya &#8216;iseng&#8217; pengen mencoba kembali. Seperti biasa, ketertarikan saya adalah kesan pertama yang menggoda. Dengan embel-embel ultra sejatinya saya sudah ragu karena ukurannya pasti jumbo, pengalaman menggunakan Z Ultra. Tapi lagi-lagi saking penasarannya ya sudahlah, akhirnya angkut deh.</p>
<p>Review Xperia C5 Ultra Dual saya mulai dari aspek desain. Menurut saya desain agak berani beda dengan saudara-saudaranya, khususnya <em>bezel</em> yang nyaris hilang. Perbandingan ketebalan 0,82mm dengan dimensi panjang lebar device sangat sempurna. Jujur saya sebenarnya kurang suka dengan <em>smartphone</em> jumbo, alasan sederhana sih, kurang praktis dan tidak nyaman dibawa. Perpaduan bodi antara aluminium dan plastik mengingatkan saya dengan <em>my lovely</em> Xperia ZL dan Xperia SP. Tutup belakang plastik dan <em>glossy</em> juga membuat tampilan menawan biarpun bukan kaca seperti saudara mahalnya. Penempatan kamera, sensor, dan flash led di depan menurut saya sudah sangat serasi dan pas. Dalam kondisi mati, layar seolah memenuhi bagian depan, hanya terlihat putih bagian atas dan bawah.<em> Just perfect</em> dari sudut pandang saya.</p>
<p><strong>DAPUR PACU</strong><br />
Oke, cukup mengelu-elukan desain yang <em>&#8216;out of the box&#8217;</em> dari saudara-saudaranya. Mari sedikit menengok dari sisi dapur pacunya. Sekilas sih, tidak istimewa-istimewa banget, hampir sama dengan device sekelasnya, bahkan beberapa brand berani pasang harga jauh lebih murah dengan spek yang sama. Prosesor yang digunakan menggunakan Mediatek Octa Core 64bit 1,7Ghz, RAM 2GB, storage internal 16GB, GPU Mali, baterai 2930mAh. <em>It&#8217;s okay</em> lah <em>brand</em> kadang menentukan harga. Kalau gak suka ya beli saja yang murah dengan spek sama, hidup banyak pilihan kok, <em>simple. </em></p>
<p>Dengan spesifikasi seperti di atas, OS Android Loli 5.0 memiliki <em>performance</em> yang menurut saya sudah bagus dan <em>smooth</em>. Saya bukan tipe <em>gamer</em> maniak yang butuh spek kelas wahid khususnya di RAM dan GPU karena lebih ke kebutuhan sehari-hari sosmed, <em>email, messaging</em>, dan fotografi. Pembaruan OS Android lumayan bagus sekarang, jika dulu android diklaim sering lag, pandangan itu rasanya harus sudah mulai ditinggalkan. Beberapa<em> smartphone</em> yang menggunakan OS Loli sudah lumayan lembut sentuhan dan transisinya.</p>
<p><strong>FITUR<br />
</strong>Untuk fitur-fitur standar bawaan Sony hampir samalah, bisa dibaca di banyak situs. Dari semua fitur yang saya ketahui, ada fitur yang sedikit menggelitik saya, yupss &#8230; <em>one handed use</em>, hihihii .. fitur ini saya kenal saat masih menggunakan Xiaomi Mi4. Pengguna <em>smartphone</em> layar jumbo bisa memilih mode ini jika ingin menggunakan satu tangan. Fitur lain  yang saya suka dari Sony sejak dulu adalah kualitas multimedianya, baik audio maupun videonya, seperti biasa audionya mengusung <em>clear stereo, clear bass, clear phase. </em>Meskipun tidak mendukung Hi-Res Audio seperti saudara mahalnya, rasanya sudah cukup untuk <em>smartphone</em> ini, saya bandingkan dengan Sony NWZ A15 kalau sama-sama MP3 beda tipis aja, kecuali kalau sudah benar-benar <em>file audio uncompress</em>. Kualitas gambar dan video, jelas ini yang saya nantikan karena saya suka tampilan warna memukau lewat <em>Bravia Engine</em> 2 seperti televisi di rumah :P. Gambar dan video agar warna lebih &#8216;tidak natural&#8217; ada dua pilihan mode, <em>Enhanced</em> dan <em>Super Vivid Mode, </em>cucoklah buat nonton pilem dan gambar yang keren-keren.</p>
<p><strong>KAMERA</strong><br />
Xperia seri C secara khusus sepertinya memang diprioritaskan di penggunaan kamera. Buat yang doyan selfie tentu sangat senang karena kamera depan sama besar dengan kamera belakang dengan resolusi 13MP dengan Exmor RS sensor. Lensa Wide 22mm diklaim Sony mampu memperluas jangkuan pemotretan untuk kamera depan. Hasilnya menurut saya &#8216;lumayan&#8217; untuk kelas <em>middle</em>. Yang jelas saat saya coba di kondisi cahaya ruangan, masih cukup jelas dan tidak terlalu noise. Fokus standarlah, gak cepat-cepat banget, hanya saja <em>tone</em> yang dihasilkan cenderung pucat menurut saya. Kalau kakak mahalnya saat ini jelas menjadi <em>the best smartphone camera</em>. Fitur kamera <em>smartphone</em> dari dulu  yang sangat disayangkan dari Sony adalah tidak adanya fitur FULL MANUAL seperti kompetitornya. Padahal dengan fitur ini fotografer bisa bermain dengan kreatifitasnya. Hey Sony pertimbangkan ya &#8230;.. Mode manual yang saya maksud adalah ada pengaturan <em>iso, fokus, speed, bukaan diafragma, metering, dan white balance</em>.</p>
<p><strong>BATERAI<br />
</strong>Ketahanan batere lumayan untuk device jumbo, rata-rata penggunaan normal untuk sosmed, messaging, browing, dan foto-foto sehari cukup charging satu kali, agak ektrim sedikit bisa dua kali. Oh iya &#8230; ada pengalaman sedikit, buat yang <em>update</em> ke <em>firmware</em> terbaru jika batere jadi <em>drain fastly </em>karena <em>android system</em> yang serakah memakan daya baterai, solusinya adalah harus <em>repair</em> ulang <em>firmware</em> melalui <em>PC COMPANION</em> atau <em>BRIDGE.</em></p>
<p><strong>GALERI FOTO</strong></p>
<figure id="attachment_2023" aria-describedby="caption-attachment-2023" style="width: 150px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2015/11/c5_a.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-2023" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2015/11/c5_a-150x150.jpg" alt="Xperia C5 Ultra Dual" width="150" height="150" /></a><figcaption id="caption-attachment-2023" class="wp-caption-text">Xperia C5 Ultra Dual</figcaption></figure>
<figure id="attachment_2028" aria-describedby="caption-attachment-2028" style="width: 150px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2015/11/c5_f.jpg"><img loading="lazy" class="size-thumbnail wp-image-2028" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2015/11/c5_f-150x150.jpg" alt="Xperia C5 Ultra Dual" width="150" height="150" /></a><figcaption id="caption-attachment-2028" class="wp-caption-text">Xperia C5 Ultra Dual UI.</figcaption></figure>
<figure id="attachment_2025" aria-describedby="caption-attachment-2025" style="width: 150px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2015/11/c5_b.jpg"><img loading="lazy" class="size-thumbnail wp-image-2025" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2015/11/c5_b-150x150.jpg" alt="Xperia C5 Ultra Dual" width="150" height="150" /></a><figcaption id="caption-attachment-2025" class="wp-caption-text">Xperia C5 Ultra Dual Backdoor.</figcaption></figure>
<figure id="attachment_2024" aria-describedby="caption-attachment-2024" style="width: 150px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2015/11/c5_c.jpg"><img loading="lazy" class="size-thumbnail wp-image-2024" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2015/11/c5_c-150x150.jpg" alt="Xperia C5 Ultra Dual Side by side" width="150" height="150" /></a><figcaption id="caption-attachment-2024" class="wp-caption-text">Xperia C5 Ultra Dual Jack Audio bagian atas.</figcaption></figure>
<figure id="attachment_2026" aria-describedby="caption-attachment-2026" style="width: 150px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2015/11/c5_d.jpg"><img loading="lazy" class="size-thumbnail wp-image-2026" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2015/11/c5_d-150x150.jpg" alt="Xperia C5 Ultra Dual Side by side" width="150" height="150" /></a><figcaption id="caption-attachment-2026" class="wp-caption-text">Xperia C5 Ultra Dual Samping kiri, tempat simcard dan memory.</figcaption></figure>
<figure id="attachment_2027" aria-describedby="caption-attachment-2027" style="width: 150px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2015/11/c5_e.jpg"><img loading="lazy" class="size-thumbnail wp-image-2027" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2015/11/c5_e-150x150.jpg" alt="Xperia C5 Ultra Dual Side by side" width="150" height="150" /></a><figcaption id="caption-attachment-2027" class="wp-caption-text">Xperia C5 Ultra Dual Samping kanan tombol kamera, power, dan volume.</figcaption></figure>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/review-xperia-c5-ultra-dual/">Review Xperia C5 Ultra Dual</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/review-xperia-c5-ultra-dual/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SDFix Solusi Cepat Mengatasi Writable MicroSD di Android KitKat</title>
		<link>https://www.denbagus.com/sdfix-solusi-cepat-mengatasi-writable-microsd-di-android-kitkat/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/sdfix-solusi-cepat-mengatasi-writable-microsd-di-android-kitkat/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2014 05:38:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Gadgets]]></category>
		<category><![CDATA[Handphone]]></category>
		<category><![CDATA[android kitkat]]></category>
		<category><![CDATA[eksternal]]></category>
		<category><![CDATA[external]]></category>
		<category><![CDATA[internal storage]]></category>
		<category><![CDATA[kitkat]]></category>
		<category><![CDATA[menghapus di microsd]]></category>
		<category><![CDATA[Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[menyimpan di microsd]]></category>
		<category><![CDATA[SDFix]]></category>
		<category><![CDATA[sony]]></category>
		<category><![CDATA[storage]]></category>
		<category><![CDATA[writable micro sd kitkat]]></category>
		<category><![CDATA[xperia]]></category>
		<category><![CDATA[xperia zl]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=1869</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lahirnya Kitkat ternyata menyimpin sedikit kekecewaan untuk beberapa pengguna. Adanya aturan baru Google terkait pembatasan pada penggunaan MicroSD. Awalnya saya pikir ada bug di Xperia ZL setelah update KitKat. Iseng-iseng mencoba mencari solusi, ternyata diketahui ini bukanlah bug dari update OS, melainkan kebijakan baru dari pihak Google. Kebijakan ini disinyalir untuk mendorong pengguna agar memakai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/sdfix-solusi-cepat-mengatasi-writable-microsd-di-android-kitkat/">SDFix Solusi Cepat Mengatasi Writable MicroSD di Android KitKat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_1871" aria-describedby="caption-attachment-1871" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/06/microsdNO.jpg"><img loading="lazy" class="wp-image-1871 size-medium" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/06/microsdNO-300x154.jpg" alt="microsdNO" width="300" height="154" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/06/microsdNO-300x154.jpg 300w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/06/microsdNO-700x360.jpg 700w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/06/microsdNO.jpg 750w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a><figcaption id="caption-attachment-1871" class="wp-caption-text">Android Kitkat membatasi penggunaan MicroSD</figcaption></figure>
<p>Lahirnya Kitkat ternyata menyimpin sedikit kekecewaan untuk beberapa pengguna. Adanya aturan baru Google terkait pembatasan pada penggunaan MicroSD. Awalnya saya pikir ada bug di Xperia ZL setelah update KitKat. Iseng-iseng mencoba mencari solusi, ternyata diketahui ini bukanlah <em>bug</em> dari <em>update OS</em>, melainkan kebijakan baru dari pihak Google.</p>
<p>Kebijakan ini disinyalir untuk mendorong pengguna agar memakai layanan berbasis <em>Cloud</em>, seperti <em>Google Drive</em>. Namun tidak disadari, belum semua negara menikmati jaringan internet yang cepat. Sehingga jika diarahkan ke <em>Cloud</em>, saya rasa masih kurang tepat.</p>
<p>Dibatasinya penggunaan MicroSD ini akan berdampak pada pengguna <em>device</em> dengan <em>internal storage</em> terbatas. Apalagi aplikasi dan <em>game</em> yang berukuran besar akan kesulitan dengan <em>storage</em> yang kecil. Batasan yang dimaksud dalam penggunaan microSD adalah dengan menghilangkan kemampuan menulis, memodifikasi, dan menghapus <em>file</em> serta <em>folder</em> dari perangkat android kita. Hal yang paling saya rasakan adalah tidak bisa backup langsung ke microSD melalui <em>TitaniumBackup.</em> Padahal aplikasi ini wajib bagi saya.</p>
<p>Bagi pengguna yang biasa melakukan ritual<em> ‘oprek’</em> banyak jalan menuju Roma. Satu-satunya cara adalah dengan melakukan <em>ROOTING device</em> dan melakukan beberapa modifikasi <em>file system.</em> Cara termudah adalah dengan menggunakan aplikasi yang banyak beredar di <em>PlayStore.</em> Salah satu yang saya gunakan dan sangat mudah adalah <em><strong>SDFix</strong></em>. Tinggal mengikuti instruksi yang ada, solusi menyimpan dan <em>backup file</em> langsung ke microSD telah terpecahkan. <em><strong>SDFix</strong></em> Solusi Cepat Mengatasi <em>Writable MicroSD</em> di Android KitKat.</p>
<p>Untuk mengunduh <em><strong>SDFix</strong></em> bisa langsung melalui PlayStore, https://play.google.com/store/apps/details?id=nextapp.sdfix</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/sdfix-solusi-cepat-mengatasi-writable-microsd-di-android-kitkat/">SDFix Solusi Cepat Mengatasi Writable MicroSD di Android KitKat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/sdfix-solusi-cepat-mengatasi-writable-microsd-di-android-kitkat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>12</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Incip-incip ROM KITKAT di Xperia ZL</title>
		<link>https://www.denbagus.com/incip-incip-rom-kitkat-di-xperia-zl/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/incip-incip-rom-kitkat-di-xperia-zl/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2014 05:20:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Gadgets]]></category>
		<category><![CDATA[Handphone]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Tips & Trick]]></category>
		<category><![CDATA[android 4.4.2]]></category>
		<category><![CDATA[android kitkat]]></category>
		<category><![CDATA[cusrom]]></category>
		<category><![CDATA[Custom ROM]]></category>
		<category><![CDATA[liquid]]></category>
		<category><![CDATA[liquid smooth]]></category>
		<category><![CDATA[ROM]]></category>
		<category><![CDATA[ROOT]]></category>
		<category><![CDATA[smooth]]></category>
		<category><![CDATA[sony]]></category>
		<category><![CDATA[xperia]]></category>
		<category><![CDATA[xperia zl]]></category>
		<category><![CDATA[xperia zl android kitkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=1758</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gak sabar menunggu android KitKat Xperia ZL release resmi, ada alternatif lain bagi yang ingin mencoba nikmatnya android rasa ‘COKLAT’ KitKat. Kali ini ROM yang saya uji adalah LiquidSmooth, base on ROM 4.4.2. Sekilas memang tidak ada perbedaan yang signifikan, namun jika dilihat lebih dalam, ada beberapa fitur tambahan serta penyempurnaan kualitas dari ROM JB [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/incip-incip-rom-kitkat-di-xperia-zl/">Incip-incip ROM KITKAT di Xperia ZL</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gak sabar menunggu <em>android KitKat Xperia ZL</em> <em>release</em> resmi, ada alternatif lain bagi yang ingin mencoba nikmatnya <em>android</em> rasa <em>‘COKLAT’ KitKat.</em> Kali ini ROM yang saya uji adalah <em>LiquidSmooth</em>, <em>base on ROM 4.4.2</em>. Sekilas memang tidak ada perbedaan yang signifikan, namun jika dilihat lebih dalam, ada beberapa fitur tambahan serta penyempurnaan kualitas dari ROM JB sebelumnya. Dari tampilan, karena ini<em> Custom ROM (CUSROM),</em> tentu tidak sama persis dengan ROM asli besutan GOOGLE, ada beberapa penyasuaian.</p>
<p>Sama seperti <em>CUSROM AOKP</em> pada umumnya seperti <em>CyanogenMod</em>, ROM ini benar-benar kosong melompong, sehingga untuk <em>Google Apps</em> harus di<em>install</em> secara terpisah. Secara performance sangat lembut, halus, tanpa tersendat sedikitpun. Bahkan jika dibandingkan dengan <em>STOCK ROM</em> bawaan <em>XZL. </em>Yang lebih keren lagi adalah fitur <em>off screen</em> dengan <em>double tap</em> pada layar. Jadi gak perlu sering-sering tekan tombol <em>power</em>. Walaupun sebenarnya banyak aplikasi <em>auto on of screen</em> :D.<em><br />
</em></p>
<p>Kualitas kamera bawaan ROM ini juga bagus, bahkan saya bandingkan dengan kualitas kamera <em>STOCK ROM XZL</em> dalam kondisi <em>LOW LIGHT</em> masih bagus ROM ini. Untuk kualitas audio, ini baru terasa bedanya, memang jauh dengan bawaan <em>Walkman</em> ala Sony. Tapi jangan khawatir, saya menggunakan<em> TTPOD + ViperFX</em> kualitas sudah tidak kalah lagi dengan <em>Walkman Sony.</em></p>
<p>Yang sedikit sedih adalah beberapa fitur XZL hilang, seperti <em>REMOTE IR</em> dan fitur-fitur keren kamera bawaan Sony. Tapi gak papalah banyak alternatif aplikasi.</p>
<p>Untuk bisa menikmati ROM Kitkat di xperia zl, wajib hukumnya HP di <em>ROOT, Unlock Bootloader,</em> dan <em>CWM</em>. Metode <em>flashing ROM</em> sama dengan cara <em>flashing ROM</em> lainnya. <em>Flash kernel</em> terlebih dahulu menggunakan <em>Flashtool,</em> barulah <em>flash ROM</em> yang sudah di<em>download</em> melalui <em>CWM.</em> Oke, segitu saja dulu curcolnya soal incip-incip <em>CUSROM</em> COKLAT KITKAT. Sambil menunggu <em>release</em> resmi dari Sony. Matur nuwun.</p>
<p>Beberapa penampakan UI rom kitkat xperia zl tapi sudah saya modif pakai BUZZ Launcher. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f600.png" alt="😀" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<table style="width: 563px; height: 628px;" border="0" cellspacing="5">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit1.jpg"><img loading="lazy" class="alignnone wp-image-1760 size-medium" src="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit1-168x300.jpg" alt="rom kitkat di xperia zl" width="168" height="300" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit1-168x300.jpg 168w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit1-393x700.jpg 393w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit1.jpg 450w" sizes="(max-width: 168px) 100vw, 168px" /></a></td>
<td><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit2.jpg"><img loading="lazy" class="alignnone wp-image-1761 size-medium" src="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit2-168x300.jpg" alt="tampilan rom kitkat xperia zl" width="168" height="300" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit2-168x300.jpg 168w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit2-393x700.jpg 393w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit2.jpg 450w" sizes="(max-width: 168px) 100vw, 168px" /></a></td>
<td><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit3.jpg"><img loading="lazy" class="alignnone size-medium wp-image-1762" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit3-168x300.jpg" alt="kit3" width="168" height="300" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit3-168x300.jpg 168w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit3-393x700.jpg 393w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit3.jpg 450w" sizes="(max-width: 168px) 100vw, 168px" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td>&nbsp;<a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit4.jpg"><img loading="lazy" class="alignnone size-medium wp-image-1763" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit4-168x300.jpg" alt="kit4" width="168" height="300" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit4-168x300.jpg 168w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit4-393x700.jpg 393w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit4.jpg 450w" sizes="(max-width: 168px) 100vw, 168px" /></a></td>
<td><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit5.jpg"><img loading="lazy" class="alignnone size-medium wp-image-1765" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit5-168x300.jpg" alt="kit5" width="168" height="300" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit5-168x300.jpg 168w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit5-393x700.jpg 393w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit5.jpg 450w" sizes="(max-width: 168px) 100vw, 168px" /></a></td>
<td>&nbsp;<a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit6.jpg"><img loading="lazy" class="alignnone size-medium wp-image-1767" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit6-168x300.jpg" alt="kit6" width="168" height="300" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit6-168x300.jpg 168w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit6-393x700.jpg 393w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/04/kit6.jpg 450w" sizes="(max-width: 168px) 100vw, 168px" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/incip-incip-rom-kitkat-di-xperia-zl/">Incip-incip ROM KITKAT di Xperia ZL</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/incip-incip-rom-kitkat-di-xperia-zl/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasang surut dunia PerGadgetan</title>
		<link>https://www.denbagus.com/pasang-surut-dunia-per-gadget-an/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/pasang-surut-dunia-per-gadget-an/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2014 09:51:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gadgets]]></category>
		<category><![CDATA[Handphone]]></category>
		<category><![CDATA[Android]]></category>
		<category><![CDATA[apple]]></category>
		<category><![CDATA[ericsson]]></category>
		<category><![CDATA[feature phone]]></category>
		<category><![CDATA[handheld]]></category>
		<category><![CDATA[handphone]]></category>
		<category><![CDATA[iOS]]></category>
		<category><![CDATA[lenovo]]></category>
		<category><![CDATA[lg]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<category><![CDATA[smartphone]]></category>
		<category><![CDATA[sony]]></category>
		<category><![CDATA[sony ericsson]]></category>
		<category><![CDATA[xperia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=1739</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasang surut dunia PerGadgetan Ide tulisan Pasang surut dunia PerGadgetan&#160;ini tiba-tiba saja muncul dari otak &#8216;ngeres&#8217; saya. Sedikit flashback ke masa lampau di mana sang raja NOKIA menjadi raja di raja, namun akhirnya tumbang karena kepongahannya. Menurut penerawangan saya, kehancuran NOKIA disebabkan tidak tanggapnya terhadap perubahan serta arus deras teknologi. Jujur saja, sebagai penggila gadget [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/pasang-surut-dunia-per-gadget-an/">Pasang surut dunia PerGadgetan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pasang surut dunia PerGadgetan</p>
<p>Ide tulisan Pasang surut dunia PerGadgetan&nbsp;ini tiba-tiba saja muncul dari otak &#8216;ngeres&#8217; saya.<br />
Sedikit <em>flashback</em> ke masa lampau di mana sang raja NOKIA menjadi raja di raja, namun akhirnya tumbang karena kepongahannya. Menurut penerawangan saya, kehancuran NOKIA disebabkan tidak tanggapnya terhadap perubahan serta arus deras teknologi.</p>
<figure id="attachment_1747" aria-describedby="caption-attachment-1747" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/03/campurgadgets.jpg"><img loading="lazy" class="wp-image-1747 size-medium" src="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/03/campurgadgets-300x178.jpg" alt="Pasang surut dunia PerGadgetan" width="300" height="178" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/03/campurgadgets-300x178.jpg 300w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/03/campurgadgets-700x417.jpg 700w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/03/campurgadgets.jpg 750w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a><figcaption id="caption-attachment-1747" class="wp-caption-text">Android, Windows Phone, iOS</figcaption></figure>
<p>Jujur saja, sebagai penggila <em>gadget</em> saya merasa pasang surut dunia per-<em>gadget</em>-an hanya disebabkan dua hal, berevolusi atau mati. Saya ingin sedikit menyinggung beberapa merek seperti Sony (Ericsson), Apple, Samsung, HTC, Lenovo, LG, Nokia, LG, dan Oppo.</p>
<p><strong>SONY</strong><br />
Sony adalah kepanjangan dari <em>brand</em> sebelumnya Sony Ericsson dan <em>brand</em> Ericsson sendiri. Sejarah mencatat sepak terjang <em>brand-brand </em>ini. Dari masih bernama Ericsson saya sudah pernah menikmati canggihnya handset seperti, T39, R520, R310s, R250s Pro, nyaris saat itu sangat-sangat puas dan bangga tatkala menentengnya. Petualangan berlanjut di generasi berikutnya <em>brand</em> Sony Ericsson, mulai dari T68i, K750, W900i, W300, W850, K660, W595, W902, W705, Aino, Xperia X8, terakhir Xperia Arc S. Kesetiaan terus berlanjut setelah resmi embel-embel Ericsson ditanggalkan, berturut-turut mulai, Xperia U, Xperia SP, dan Xperia ZL. Melihat <em>track record</em> di atas jelas, saya penggila produk basis Sony, tetapi saat ini kekecewaan melanda tatkala makin hari kualitas produk <em>brand</em> ini tidak lebih baik dari nenek moyangnya. Keluhan datang sana sini, belum lagi isu service center yang amburadul acak kadut. Duh &#8230; kenapa <em>brand</em> yang dulu begitu saya kagumi dan cintai sekarang jadi memble.</p>
<p><strong>APPLE</strong><br />
Apple terus menerus diterjang isu tidak mengenakkan terkait produk yang mereka luncurkan. Isu negatif makin santer dirasa tatkala sang nahkoda berganti dari <em>technoart</em> Jobs ke penerusnya sekarang Tim Cook. Saya tidak usah membanding-bandingkan kepemimpinan keduanya. Yang jelas, fakta yang berbicara seperti apa produk Apple sekarang dan dulu. Maaf meskipun saya dulu fanatik terhadap <em>brand</em> Sony dan turunannya, bukan berarti saya menutup mata dengan produk berkualitas lainnya. Petualangan Apple pertama yang saya pakai adalah PC Machintosh, PowerMac G3, iPhone 3G, iPhone 4, iPad 3, sekarang tersisa iPad Mini dan iMac kantor. Secara keseluruhan saya puas dengan produk-produk Apple. Terutama desainnya, baik <em>build in body</em>, kemampuan <em>hardware</em>, <em>smooth</em>, maupun <em>UI OS</em>nya.</p>
<p>Di sektor <em>gadget</em>, terakhir saya sangat puas saat masih menggunakan iOS 6.1. Tetapi setelah <em>upgrade</em> ke iOS 7.x ampun, bukan cuman lemotnya, tetapi masalah yang dulu nyaris tidak pernah timbul sekarang timbul, <em>&#8216;FORCE CLOSE&#8217;</em>. Berbagai referensi telah saya baca, tetapi solusi yang ada tetapi tidak bisa optimal, sesekali masih terjadi.</p>
<p>Dari sektor PC, sebelumnya saya menggunakan <em>OSX Snow Leopard</em> kemudian upgrade ke <em>Mavericks</em>, masalah barupun timbul, banyak dan nyaris semua aplikasi <em>missing link</em> karena ada <em>file app </em>yang<em> missing,</em> duh. Apa-apaan ini Apple. Tapi itulah kenyataannya, saya bukan <em>Apple Hater</em>. Tapi melihat isu-isu negatif yang silih berganti di berbagai media, ini akan sangat membahayakan. Kepuasan dan loyalitas pelanggan akan memudar jika tidak segera tanggap dan menyelesaikan masalah-masalah ini. Gimana Apple? Masih mau dianggap <em>gadget</em> kelas wahit? Jangan <em>over price</em> melulu, tapi tunjukkan kalau loe masih bisa menjadi yang terbaik.</p>
<p><strong>SAMSUNG</strong><br />
Sekarang siapa yang tidak kenal Samsung, bayi lahir mungkin sudah kenal. Tentu saja, fenomena Samsung seperti masa keemasan NOKIA di masanya dulu. Pasar digelontor dengan produk mulai <em>low</em> hingga <em>high</em>. Samsung tidak mengenal istilah<em> low cost high impact</em>, yang terpenting saat ini menikmati menjadi raja. Membombardir pasar dengan bejibun varian produk dan iklan gede. Mudah-mudahan Samsung yang fenomenal ini belajar dari kegagalan NOKIA, sehingga mereka akan terus menjadi raja. Jujur saya tidak pernah memiliki satupun produk Samsung, tapi tetapi salut. Alasan kenapa tidak suka, karena mainstream aja <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f61b.png" alt="😛" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p><strong>HTC</strong><br />
Sebagian orang mungkin masih berfikir produk HTC dulu dipikir produk abal-abal, disamakan dengan merek HT jaman dulu. Sejatinya HTC adalah produk menurut saya premium, terlihat dari produknya hampir semuanya berkualitas, HTC One kualitas bahan dan desain juga sangat cantik. Performance juga tidak kalah dengan pesainganya. Tetapi ntah mengapa di Indonesia masih dianggap sebelah mata. Mudah-mudahan HTC tetapi melahirkan produk-produk berkualitas serta indah. Biar persaingan tetap ramai. Belum lagi produk-produk Xiaomi yang tinggal menunggu waktu akan masuk Indonesia, maka persaingan makin sengit. Tercatat produk HTC yang pernah saya pakai HTC Wildfire S dan HTC Desire HD. So far puas dengan dua <em>gadget</em> tersebut.</p>
<p><strong>LENOVO</strong><br />
Ini penantang sejati, ibarat wanita atau artis, sekarang jadi primadona yang lagi naik daun. Gimana tidak iming-iming dan cara merayunyapun fantastis. Terbukti memang, meski harga relatif murah kualitas benar-benar tidak murahan, bahkan boleh dibilang memuaskan sejauh ini. Secara spesifikasi yang mumpuni, performance maknyus, desain lumayan, sehingga saat ini benar-benar menjadi idola baru. So, bagi yang penasaran silahkan dicoba sendiri.</p>
<p><strong>NOKIA</strong><br />
Seolah tidak mau kalah dan bernostalgia dengan sejarah masa lalu, Nokia pelan-pelan mulai kembali membangun dinastinya, apalagi saat ini sudah mendapat dukungan dari Microsoft yang telah mengakuisisinya. Dengan jajaran Lumianya yang berbasis Windows Phone, mereka mulai menancapkan kembali kuku-kukunya. Meski persaingan di lanskap <em>gadget</em> tidak seperti dulu, Nokia optimis akan mampu bersaing. Apalagi Microsoft juga telah mengklaim OS besutannya telah menempati peringat tiga mengalahkan Blackberry OS. Ya mudah-mudahan NOKIA bisa kembali mereguk kesuksesan seperti di masa lampau. Sejauh menggunakan Lumia 520 dan 720, memang sangat puas, desain bodi, UI, dan <em>performance</em> yang mulus. Meskipun dengan spesifikasi hardware yang lebih rendah, <em>performance</em> tetapi optimal. Meskipun layanan <em>Service Center</em> sangat memuaskan karena klaim dapat segera diatasi (hanya 1 hari selesai), secara kualitas menurun, karena belum satu tahun Lumia 720 sudah masuk rumah sakit harus ganti LCD, dan sekarang Asha 206 juga mengalami masalah, satu slot tidak bisa membaca <em>sim card.</em> So&#8230; begitulah sekarang kualitas Nokia.</p>
<p><strong>LG dan OPPO</strong><br />
LG juga sudah mulai menunjukkan taringnya, saya tidak membahas terlalu detail, meski banyak yang mengagungkan, buat saya tidak istimewa, karena tidak ada yang spesial dibanding <em>smartphone</em> android lainnya. Secara kualitas memang bagus, tapi tidak cukup hanya kualitas, buat saya smartphone itu paket lengkap, tampilan, performance, kualitas, dan harga.</p>
<p>Sedangkan OppO, ini penantang baru yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Dilihat dari penampilan, sangat seksi, spesfikasi juga markotop. Tetapi ngomong kualitas, tunggu dulu, perlu beberapa waktu untuk membuktikan. Karena di beberapa media masih ada beberapa keluhan terkait <em>service center</em>, lamban dan terkesan belum siap. Mau bersaing dengan sesepuh-sesepuh di atas. Tunjukkan nyali dan kualitasmu.</p>
<p>Lalu bagaimana nasib <em>feature phone</em> dengan banyaknya gempuran smartphone. Secara mengejutkan f<em>eature phone</em> juga masih memiliki pengguna fanatik, termasuk saya. Salah satu alasan tetapi menggunakan <em>feature phone</em> adalah <em>usability</em>, karena tahu sendirilah di Indonesia operator banyak, sehingga perlu punya <em>handphone</em> (HP) <em>dual sim</em>, kebetulan jatuh ke Nokia Asha 206.</p>
<p>Alasan lainnya kenapa masih menggunakan <em>feature phone</em> adalah bosan dengan melihat bentuk desain <em>smartphone</em> yang nyaris sama dan monoton. Beda dengan tampilan <em>feature phone</em> yang beraneka warna dan bentuk. Itulah kenapa saya masih menyimpan beberapa koleksi HP jadul. Huffff &#8230; wes akeh tibakno. Gitu aja tulisan Pasang surut dunia PerGadgetan. Yo wes semono disek, uneg-uneg sudah hilang. Kembali ke dunia nyata.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/pasang-surut-dunia-per-gadget-an/">Pasang surut dunia PerGadgetan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/pasang-surut-dunia-per-gadget-an/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Flash ROM KXP di Xperia Arc S &#8211; Jelly Bean</title>
		<link>https://www.denbagus.com/flash-rom-kxp-di-xperia-arc-s/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/flash-rom-kxp-di-xperia-arc-s/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Oct 2012 08:54:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gadgets]]></category>
		<category><![CDATA[Handphone]]></category>
		<category><![CDATA[ericsson]]></category>
		<category><![CDATA[flash]]></category>
		<category><![CDATA[Flashtool]]></category>
		<category><![CDATA[Kernel]]></category>
		<category><![CDATA[Nandroid Backup]]></category>
		<category><![CDATA[ROM]]></category>
		<category><![CDATA[ROOT]]></category>
		<category><![CDATA[sony]]></category>
		<category><![CDATA[Titanium Backup]]></category>
		<category><![CDATA[Unlockbootloader]]></category>
		<category><![CDATA[xperia]]></category>
		<category><![CDATA[Xperia Arc]]></category>
		<category><![CDATA[xperia arc s]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=1451</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ada beberapa teman yang menanyakan cara flashing ROM KXP. Kenapa saya buat tutorial ini, tujuan utama untuk membantu teman saja supaya mudah belajarnya. Sebenarnya banyak sekali ROM untuk Xperia Arc S yang sudah saya coba. Masing-masing ROM memiliki kelebihan dan kekurangan. Sehingga ROM tertentu bagus di gunakan untuk Handheld (HH) A, belum tentu bagus di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/flash-rom-kxp-di-xperia-arc-s/">Flash ROM KXP di Xperia Arc S &#8211; Jelly Bean</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ada beberapa teman yang menanyakan cara flashing ROM KXP. Kenapa saya buat tutorial ini, tujuan utama untuk membantu teman saja supaya mudah belajarnya. Sebenarnya banyak sekali ROM untuk Xperia Arc S yang sudah saya coba. Masing-masing ROM memiliki kelebihan dan kekurangan. Sehingga ROM tertentu bagus di gunakan untuk Handheld (HH) A, belum tentu bagus di Handheld B. Makanya perlu trial and error. Pertimbangan kenapa tutorialnya hanya ROM KXP, ada beberapa hal mendasari dibuatnya tutorial ini. Pertama, saat ini OS android sebagian besar sudah versi 4.1.1 atau Jellybean (JB). Sehingga beberapa orang kalau HHnya tidak bisa menikmati JB dianggap dah kuno. Kedua, ROM base JB diklaim lebih ringan, UI Simpel tapi elegan, konsumsi daya dan memory irit dibandingkan dengan Ice Cream Sandwich (ICS) sehingga lebih smooth dan cepat.</p>
<p>Namun kembali lagi, karena JB adalah versi terbaru OS Android, tentu masih ada beberapa kendala, ada beberapa aplikasi atau game yang biasa jalan di Gingerbread (GB) bisa jadi tidak berjalan dengan sempurna atau malah tidak kompatibel. Apalagi dengar-dengar secara official Sony tidak akan mengeluarkan update JB untuk Xperia 2011. Sehingga mau tidak mau agar dapat menikmati JB di Xperia Arc S harus menggunakan Custom ROM (Cusrom). Untuk mempermudah dalam membandingkan ROM mana yang baik dan tepat buat HH kita memang harus dicoba-coba. Untuk yang doyan game sampai saat ini masih banyak yang merekomendasikan menggunakan ROM base on GB karena kestabilan, smooth, dan fast. ROM yang pernah saya pakai dan puas adalah buatan cyanogen CM7. Terkenal paling tangguh buat game. Sedang yang base on ICS bisa coba ROM Jelly Sandwich, terakhir saya coba versi 6.2.</p>
<p>Sedangkah untuk Cusrom base on JB yang pernah saya coba adalah CM10 keluaran cyanogen dan KXP.</p>
<p>Lalu kenapa kok KXP, menurut saya untuk saat ini ROM yang sudah lumayan bagus base on JB adalah KXP dan CM10. Untuk yang CM10 di HH saya ada beberapa masalah hingga sekarang belum terpecahkan. Makanya sekarang pakai KXP. Kelebihan lain adalah ketergantungan saya dengan ON SCREEN BUTTON. Fitur tambahan ini mengalih fungsikan tombol manual back, home, recent dengan touch screen. So tombol manual jadi awet, kebanyakan tombol ini sering rusak dan crome ngelontok karena keseringan dipencet.</p>
<p><strong>Keperluan yang dibutuhkan untuk Flash CUSROM KXP:</strong></p>
<ol>
<li>HH harus sudah ROOT, Unlockbootloader.</li>
<li>Download file ROM KXP.</li>
<li>Download kernel, boleh kernel lainnya bawaan atau pakai bawaan ROM KXP.</li>
<li>Beberapa modul dan fix file, untuk memperbaiki bug yang ada. (Bisa baca langsung di thread aslinya)</li>
<li>Flashtool.</li>
<li>CWM Recovery.</li>
<li>Titanium Backup.</li>
</ol>
<div>Semua source file dapat di download di original source: <a title="XDA Dev" href="http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=1859518" target="_blank">http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=1859518</a></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Langkah-langkahnya sangat mudah.</p>
<p><strong>Pertama</strong></p>
<p>Sebelum menginstall CUSROM biasakan melakukan backup lewat CWM (Nandroid Backup), tujuannya jika sampai terjadi kegagalan dalam flash CUSROM bisa langsung direstore kembali kesemula. Kemudian lakukan juga backup lewat Titanium Backup, untuk merestore beberapa atau keseseluruhan aplikasi, biar tidak install satu persatu. Setelah proses backup selesai, pindah atau kopikan ke PC atau laptop file backup tadi. (Untuk restore backup dari titanium kadangkala tidak bisa restore secara sempurna, saran restore aplikasi yang memang perlu saja. Untuk aplikasi lain silahkan install manual.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Kedua</strong></p>
<p>Setelah backup selesai langkah berikutnya adalah mengcopy file yang telah di download (ROM, FIX File ke dalam SD Card). Setelah itu install/flash kernel. Kebetulan kernel yang saya gunakan adalah kernel Lupus. Untuk flash kernel lakukan melalu aplikasi Flashtool. Pilih &#8220;Fastboot Mode&#8221; Lihat gambar di bawah.</p>
<figure id="attachment_1454" aria-describedby="caption-attachment-1454" style="width: 427px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/fastboot.jpg"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-1454" title="Fastboot Mode" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/fastboot.jpg" alt="Fastboot Mode" width="427" height="298" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/fastboot.jpg 427w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/fastboot-300x209.jpg 300w" sizes="(max-width: 427px) 100vw, 427px" /></a><figcaption id="caption-attachment-1454" class="wp-caption-text">Fastboot Mode</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kemudian pilih &#8220;Reboot into Fastboot via ADB &#8230;&#8221; Maka otomatis HH akan reboot pada mode fastboot, ditandai lampu dekat colokan usb berwarna biru biru.</p>
<figure id="attachment_1458" aria-describedby="caption-attachment-1458" style="width: 453px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/viaADB.jpg"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-1458" title="Reboot Fastboot Via ADB" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/viaADB.jpg" alt="Reboot Fastboot Via ADB" width="453" height="208" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/viaADB.jpg 453w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/viaADB-300x137.jpg 300w" sizes="(max-width: 453px) 100vw, 453px" /></a><figcaption id="caption-attachment-1458" class="wp-caption-text">Reboot Fastboot Via ADB</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ketiga</strong><br />
Setelah flash kernel berhasil, berikutnya adalah reboot untuk masuk ke CWM Recovery.</p>
<p><strong>Keempat</strong><br />
Wipe All Data (Wipedata/Factory Reset, Wipe cache partition, Wipe dalvik Cache)</p>
<p><strong>Kelima</strong><br />
Install ROM, &#8220;Install Zip from SDCard&#8221; pilih ROM yang tadi di download dari SD Card. Install. Tunggu hingga selesai. Setelah itu reboot.</p>
<p><strong>Keenam</strong><br />
Masuk lagi ke CWM install FIX File. Reboot lagi, selesai&#8230;&#8230;<br />
Mudah bukan. Jika masih ada langkah yang kurang jelas, kirim pesan lewat komentar. Good Luck.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Beberapa capture dari ROM KXP dengan Kernel Lupus.</p>
<figure id="attachment_1462" aria-describedby="caption-attachment-1462" style="width: 254px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/kxpROM.jpg"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-1462" title="Screenshot ROM KXP" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/kxpROM-254x300.jpg" alt="Screenshot ROM KXP" width="254" height="300" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/kxpROM-254x300.jpg 254w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/kxpROM.jpg 649w" sizes="(max-width: 254px) 100vw, 254px" /></a><figcaption id="caption-attachment-1462" class="wp-caption-text">Screenshot ROM KXP &#8211; Klik untuk memperbesar gambar.</figcaption></figure>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/flash-rom-kxp-di-xperia-arc-s/">Flash ROM KXP di Xperia Arc S &#8211; Jelly Bean</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/flash-rom-kxp-di-xperia-arc-s/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>63</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Optimalkan Fitur USB OTG di Xperia Arc &#8211; Arc S</title>
		<link>https://www.denbagus.com/optimalkan-fitur-usb-otg-di-xperia-arc-arc-s/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/optimalkan-fitur-usb-otg-di-xperia-arc-arc-s/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Aug 2012 00:53:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gadgets]]></category>
		<category><![CDATA[Handphone]]></category>
		<category><![CDATA[arc]]></category>
		<category><![CDATA[arc s]]></category>
		<category><![CDATA[Custom ROM]]></category>
		<category><![CDATA[external HD]]></category>
		<category><![CDATA[flashdisk]]></category>
		<category><![CDATA[modding]]></category>
		<category><![CDATA[OTG]]></category>
		<category><![CDATA[porting]]></category>
		<category><![CDATA[sony]]></category>
		<category><![CDATA[sony ericsson]]></category>
		<category><![CDATA[USB On The Go]]></category>
		<category><![CDATA[xperia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=1418</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sudah kita ketahui bersama, android saat ini sudah merajalela. Berbagai perusahaan besar berlomba melahirkan gadget2 high class dengan membenamkan OS android. Open source-lah yang membuat OS ini begitu powerful. Banyak sekali developer yang mengembangkan aplikasi untuk android. Salah satu gadget yang fenomenal di jamannya adalah Sony Ericsson Xperia Arc/Arc S. Sama halnya dengan device android [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/optimalkan-fitur-usb-otg-di-xperia-arc-arc-s/">Optimalkan Fitur USB OTG di Xperia Arc &#8211; Arc S</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah kita ketahui bersama, android saat ini sudah merajalela. Berbagai perusahaan besar berlomba melahirkan <em>gadget2 high class</em> dengan membenamkan OS android. <em>Open source</em>-lah yang membuat OS ini begitu powerful. Banyak sekali developer yang mengembangkan aplikasi untuk android.</p>
<p>Salah satu <em>gadget</em> yang fenomenal di jamannya adalah <em>Sony Ericsson Xperia Arc/Arc S</em>. Sama halnya dengan <em>device android </em>lainnya, dengan me-<em>root</em> HH android kita, apapun dapat dilakukan. Istilah bagi <em>developer</em> biasanya disebut <em>Modding</em>. Bisa dengan cara porting fitur dari device lain, custom kernel, atau bahkan <em>install custom ROM</em>.</p>
<p>Nah kali ini seperti tulisan sebelumnya, saya sedikit berbagi bagaimana mengoptimalkan <em>Xperia Arc/Arc S</em> kita agar dapat membaca <em>flashdisk</em> atau <em>external storage.</em></p>
<p>Hal-hal yang perlu dipersiapkan.</p>
<ol>
<li><em>USB Storage Manager</em>, bisa cari lewat mbah google atau di <em>google play.</em></li>
<li>HH wajib hukumnya sudah di <em>root, </em>ter<em>-install busybox</em></li>
<li><em>Root Explorer</em> atau sejenisnya.</li>
<li>Teriminal emulator atau sejenisnya.</li>
<li>Kabel <em>USB OTG.</em></li>
</ol>
<div><em><br />
</em></div>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>PERHATIAN:</strong></span></p>
<ol>
<li>Jangan terlalu lama membuka <em>external storage</em> tanpa ada sumber power tersendiri, karena HH akan terbebani <em>storage</em> yang membutuhkan power besar.</li>
<li><em>Flashdisk</em> atau <em>eksternal storage</em> sebaiknya menggunakan FAT32, karena ini sudah <em>tested. </em>Selain<em> fat32</em> sejauh ini belum berhasil, jika sudah ada yang berhasil bisa di <em>share</em>.</li>
<li>Untuk beberapa <em>flashdisk</em>, meskipun dipartisi dengan menggunakan FAT32, ada beberapa yang tidak bisa ter<em>detect</em>.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sekarang mulai&#8230;</p>
<ol>
<li>Tancapkan kabel OTG ke HH anda, selanjutnya tancapkan flashdisk ke kabel OTG.</li>
<li>Buka <em>USB Storage Manager</em>.</li>
<li>Klik pada tombol <em>&#8220;Mount USB Storage Now&#8221;</em>.</li>
<li>Selanjutnya klik &#8220;<em>USB Storage Info</em>&#8220;, seharusnya nampak seperti gambar berikut. Jika <em>storage info</em> tidak keluar, berarti <em>external storage</em> anda tidak terbaca.
<figure id="attachment_1423" aria-describedby="caption-attachment-1423" style="width: 168px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/08/usbstoragemanager.jpg"><img loading="lazy" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/08/usbstoragemanager-168x300.jpg" alt="Tampilan USB Storage Manager" title="Tampilan USB Storage Manager" width="168" height="300" class="size-medium wp-image-1423" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/08/usbstoragemanager-168x300.jpg 168w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/08/usbstoragemanager.jpg 480w" sizes="(max-width: 168px) 100vw, 168px" /></a><figcaption id="caption-attachment-1423" class="wp-caption-text">Tampilan USB Storage Manager</figcaption></figure>
<p><strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong></p>
</li>
<li>Jalankan <em>Terminal Emulator</em>, Ketikkan perintah berikut ini:</li>
<li>Ketik <em><strong>SU</strong></em>, jika muncul perintah <em><strong>Granted Super User</strong></em>, klik <em><strong>Allow</strong></em>.
<figure id="attachment_1433" aria-describedby="caption-attachment-1433" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/08/terminal-emulator.png"><img loading="lazy" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/08/terminal-emulator-300x180.png" alt="Tampilan Terminal Emulator" title="Tampilan Terminal Emulator" width="300" height="180" class="size-medium wp-image-1433" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/08/terminal-emulator-300x180.png 300w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/08/terminal-emulator.png 800w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a><figcaption id="caption-attachment-1433" class="wp-caption-text">Tampilan Terminal Emulator</figcaption></figure>
<p><strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong><br />
<strong></strong>
</li>
<li>Setelah hak akses SuperUser selesai, ketik <strong><em>ls[spasi]/dev/block</em></strong> perintah ini bertujuan untuk melihat <em>list flashdisk</em> kita terdeteksi atau tidak.</li>
<li>Cari di <em>list</em> tersebut tulisan <strong><em>sda</em></strong> atau <em><strong>sda1</strong></em>, atau <strong><em>sdb</em></strong> atau <strong><em>sdb1</em></strong>, dst. Jika tidak ada berarti <em>flashdisk</em> tidak terbaca.</li>
<li>Langkah berikutnya setelah <em>flashdisk</em> terdeteksi, membuat <em>folder</em> melalui <em>root explorer</em>.</li>
<li>Buat <em>folder</em> di dalam <strong><em>&#8230;/mnt</em></strong> dengan nama bebas, saya menggunakan nama <strong><em>fdisk</em></strong>.</li>
<li>Setelah folder selesai dibuat, buka lagi Terminal Emulator. Ketik perintah <strong><em>mount[spasi]-t[spasi]vfat[spasi]/dev/block/sda1[spasi]/mnt/fdisk</em></strong>, periksa kembali <em>folder</em> <strong><em>fdisk</em></strong> yang telah kita buat sebelumnya, woolaaaa&#8230; <em>Flashdisk</em> kita sudah terbaca.</li>
</ol>
<p><strong>Berikutnya adalah cara untuk <em>unmount</em> atau meng<em>eject/remove flashdisk</em>.</strong></p>
<ol>
<li>Terlebih dahulu buka Terminal Emulator, ketik perintah <strong><em>umount[spasi]/mnt/fdisk</em></strong></li>
<li>Setelah itu tutup Terminal Emulator, buka <em>USB Storage Manager</em>, tekan tombol <strong><em>Unmount USB Storage Now</em></strong>.</li>
<li>Selesai, <em>flashdisk</em> dapat dilepas. Mudah bukan??</li>
</ol>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/optimalkan-fitur-usb-otg-di-xperia-arc-arc-s/">Optimalkan Fitur USB OTG di Xperia Arc &#8211; Arc S</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/optimalkan-fitur-usb-otg-di-xperia-arc-arc-s/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>4</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Mudah Rooting Sony Ericsson Xperia Arc/Arc S  ICS 4.0.4 &#8211; Lock Bootloader</title>
		<link>https://www.denbagus.com/cara-muda-rooting-sony-ericsson-xperia-arcarc-s-dengan-ics-4-0-4-dan-unlock-bootloader/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/cara-muda-rooting-sony-ericsson-xperia-arcarc-s-dengan-ics-4-0-4-dan-unlock-bootloader/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jul 2012 02:36:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gadgets]]></category>
		<category><![CDATA[Handphone]]></category>
		<category><![CDATA[bootloader]]></category>
		<category><![CDATA[flash]]></category>
		<category><![CDATA[gingerbread]]></category>
		<category><![CDATA[handheld]]></category>
		<category><![CDATA[ics]]></category>
		<category><![CDATA[rooting]]></category>
		<category><![CDATA[sony ericsson]]></category>
		<category><![CDATA[unlock bootloader]]></category>
		<category><![CDATA[xperia]]></category>
		<category><![CDATA[xperia arc s]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=1352</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah berkutat di HH HTC, saat ini saya mencoba berbagi pengalaman Rooting Sony Ericsson Xperia Arc S With Lock Bootloader. Rooting saya lakukan dalam kondisi OS sudah ICS 4.0.4. Langkah-langkahnya sangat sederhana, bahkan jika dilihat secara step by step keseluruhan hanya tiga (3) langkah. Oke biar tidak lama-lama langsung aja ikuti step by step cara [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/cara-muda-rooting-sony-ericsson-xperia-arcarc-s-dengan-ics-4-0-4-dan-unlock-bootloader/">Cara Mudah Rooting Sony Ericsson Xperia Arc/Arc S  ICS 4.0.4 &#8211; Lock Bootloader</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah berkutat di HH HTC, saat ini saya mencoba berbagi pengalaman <em>Rooting Sony Ericsson Xperia Arc S With Lock Bootloader.</em> <em>Rooting</em> saya lakukan dalam kondisi <span style="color: #ff0000;"><strong>OS sudah ICS 4.0.4.</strong></span> Langkah-langkahnya sangat sederhana, bahkan jika dilihat secara <em>step by step</em> keseluruhan hanya tiga (3) langkah. Oke biar tidak lama-lama langsung aja ikuti step by step cara <em>rooting xperia arc s</em> berikut ini.</p>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>[[ CATATAN PENTING ]]</strong></span> Mohon selalu biasakan melakukan <strong><span style="color: #ff0000;">Nandroid Backup</span></strong>, untuk berjaga-jaga jika terjadi kesalahan ataupun <em>bootloop</em> di HH kita. Terutama saat mau install <span style="color: #ff0000;"><em>Custom ROM, Porting aplikasi, </em><span style="color: #000000;">atau</span> <em>flash kernel.</em></span></p>
<p>Beberapa hal yang perlu dipersiapkan.</p>
<ol>
<li>Handheld (HH) Xperia Arc S</li>
<li>Flashtool (download di mari <a title="Flashtool" href="http://xperiablog.minus.com/mbhtnpd0qs/" target="_blank">http://xperiablog.minus.com/mbhtnpd0qs/</a> )</li>
<li>ADB Driver (bisa download di mari <a href="http://icxperia.com/doomlord/Flashtool-drivers.exe">FlashTool-Drivers</a>)</li>
<li>Firmware atau ROM Xperia Arc/Arc S ICS 4.0.4 yang siap di ROOT (download <a title="ICS siap ROOT" href="http://www.filefactory.com/file/6z9k6m6d5gcl/n/lt18i_4.1.B.0.431_ready_to_root.rar" target="_blank">disini</a>)</li>
<li>Kernel ICS 4.0.3 dan 4.0.4 (download <a href="http://www.mediafire.com/?twn09p8ekug46f7" target="_blank">di sini</a> dan <a href="http://www.filefactory.com/file/1dyqcv8aw2mf/n/lt18i_4.1.B.0.431_kernel_only.ftf" target="_blank">di sini</a>)</li>
<li>DooMLoRD_v1_Xperia-2011-ICS-ROOT (download <a href="http://bit.ly/ert_xperia_2011_ics_1" target="_blank">di sini</a>)</li>
<li>CWM Recovery (cari di google play &gt; keyword Xperia CWM Recovery)</li>
</ol>
<p>Setelah semua peralatan perang tersedia, waktunya berangkat.</p>
<ol>
<ol>
<li>Jalankan Flashtool yang telah didownload. Tancapkan HH dengan USB Cable ke PC. Otomatis Flashtool akan mendeteksi HH kita.<br />
Sebelum melakukan flashing firmware pastikan HH dalam kondisi, <em>USB Debugger</em> dan <em>stay awake</em> tercentang, <em>Sleep setting</em> paling tidak 10menit, <em>Unknown Sources</em> juga tercentang. <em><em><em>USB Conectivity MSC Mode.</em></em></em><strong>Tampilan Flashtool awal.</strong></p>
<figure id="attachment_1360" aria-describedby="caption-attachment-1360" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/flashtool.png"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-1360" title="flashtool" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/flashtool-300x177.png" alt="flashtool" width="300" height="177" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/flashtool-300x177.png 300w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/flashtool.png 625w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a><figcaption id="caption-attachment-1360" class="wp-caption-text">flashtool</figcaption></figure>
<p><em><br />
</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</li>
<li>Langkah berikutnya adalah<span style="color: #ff0000;"> <em>flashing ROM ICS 4.0.4 ready to root. </em></span>Extrak <span style="color: #ff0000;">ftf <em>file</em></span> dari file zip yang <a href="http://www.filefactory.com/file/6z9k6m6d5gcl/n/lt18i_4.1.B.0.431_ready_to_root.rar">didownload</a> . Masukkan file ber-<em>extension</em> .ftf ke dalam folder <span style="color: #ff0000;"><em>firmware</em> </span>di <em>folder <span style="color: #ff0000;">flashtool</span></em>. (contoh: <span style="color: #ff0000;">C:\Flashtool\firmware</span>). Klik tombol <span style="color: #ff0000;"><em>flash</em></span> di aplikasi <em>flashtool. </em>Lihat gambar.
<figure id="attachment_1366" aria-describedby="caption-attachment-1366" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/flash1.png"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-1366" title="Tekan Tombol Flash" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/flash1-300x188.png" alt="Tekan Tombol Flash" width="300" height="188" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/flash1-300x188.png 300w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/flash1.png 560w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a><figcaption id="caption-attachment-1366" class="wp-caption-text">Tekan Tombol Flash</figcaption></figure>
<p><em><br />
</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</li>
<li>Kemudian akan muncul <em><span style="color: #ff0000;">pop up</span> </em>seperti gambar berikut, pilih<span style="color: #ff0000;"><span style="color: #ff0000;"><span style="color: #ff0000;"><em>flashmode.</em></span></span></span>
<figure id="attachment_1369" aria-describedby="caption-attachment-1369" style="width: 247px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/flashmode_s.png"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-1369" title="Pilih Flashmode" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/flashmode_s.png" alt="Pilih Flashmode" width="247" height="173" /></a><figcaption id="caption-attachment-1369" class="wp-caption-text">Pilih Flashmode</figcaption></figure>
<p><span style="color: #ff0000;"><em><br />
</em></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</li>
<li><span style="color: #000000;"><span style="color: #000000;"><span style="color: #000000;">Tampilan berikutnya akan seperti gambar di bawah. Pilih firmware dari file ftf yang telah di ekstrak, yaitu <em>firmware  Xperia Arc/Arc S ICS 4.0.4 ready to root</em>. </span></span></span>Klik OK, tunggu flashtool akan mendeteksi HH Anda. (Catatan: jika diminta driver adb, bisa install di folder (<span style="color: #ff0000;">C:\Flashtool\drivers</span>)).
<figure id="attachment_1373" aria-describedby="caption-attachment-1373" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/firmware_selection.png"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-1373" title="Pilih Firmware seperti di gambar." src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/firmware_selection-300x137.png" alt="Pilih Firmware seperti di gambar." width="300" height="137" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/firmware_selection-300x137.png 300w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/firmware_selection.png 772w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a><figcaption id="caption-attachment-1373" class="wp-caption-text">Pilih Firmware seperti di gambar.</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</li>
<li>Tunggu proses berjalan sampai muncul tampilan seperti gambar berikut.
<figure id="attachment_1376" aria-describedby="caption-attachment-1376" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/unplug_usb.png"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-1376" title="Cabut kabel USB yang menancap di HH dan PC." src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/unplug_usb-300x229.png" alt="Cabut kabel USB yang menancap di HH dan PC." width="300" height="229" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/unplug_usb-300x229.png 300w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/unplug_usb.png 419w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a><figcaption id="caption-attachment-1376" class="wp-caption-text">Cabut kabel USB yang menancap di HH dan PC.</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color: #ffffff;">dsfsdfs</span></li>
<li>Sebelum melakukan langkah-langkah selanjutnya, pastikan beberapa <em>option <span style="color: #ff0000;">usb debugger</span></em> dan <span style="color: #ff0000;"><em>unknown resource</em></span> tercentang atau aktif.</li>
<li>Karena saya menggunakan <em>ICS 4.0.4</em>, untuk proses root pada metode ini harus di <em>downgrade</em> terlebih dahulu ke <em>kernel ICS 4.0.3.</em> Kernel dapat di download <a title="Kernel ICS 4.0.3" href="http://www.mediafire.com/?twn09p8ekug46f7">di sini.</a></li>
<li>Setelah di <em>download</em> lakukan<em> flashing</em> dengan cara yang sama seperti saat <em>flashing firmware</em> sebelumnya.</li>
<li>Barulah setelah<em> downgrade kernel,</em> kita lakukan <em>ROOTING</em>. Untuk proses <em>root</em> saya menggunakan <em>tool </em><span style="color: #ff0000;"><strong><em>DooMLoRD_v1_Xperia-2011-ICS-ROOT. </em></strong></span><em>Download file</em> tersebut <a title="DooMLoRD Root Tool" href="href=&quot;http://bit.ly/ert_xperia_2011_ics_1">di mari.</a></li>
<li>Ekstrak <em>file</em> hasil <em>download</em> tadi. Di dalamnya terdapat file seperti berikut ini.<br />
dsjfklsf</p>
<figure id="attachment_1382" aria-describedby="caption-attachment-1382" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/doomlord1.png"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-1382" title="DooMLoRD Tool File" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/doomlord1-300x176.png" alt="DooMLoRD Tool" width="300" height="176" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/doomlord1-300x176.png 300w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/doomlord1.png 625w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a><figcaption id="caption-attachment-1382" class="wp-caption-text">DooMLoRD Tool File</figcaption></figure>
<p><span style="color: #ffffff;">dsfs</span><br />
<span style="color: #ffffff;"> sdfkjsdf</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color: #ffffff;"> fsdfsdf</span></li>
<li>Klik <span style="color: #ff0000;"><em>adb.exe</em></span> yang terdapat di dalam <em><span style="color: #ff0000;">folder file</span></em> hasil ekstrak dari <em><span style="color: #ff0000;">DooMLoRD</span></em> tadi. Setelah itu baru klik file <em><span style="color: #ff0000;">runme.bat</span></em>.</li>
<li>Kemudian akan muncul tampilan seperti gambar berikut ini.
<figure id="attachment_1384" aria-describedby="caption-attachment-1384" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/doomlord2.png"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-1384" title="Proses Root Dimulai" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/doomlord2-300x148.png" alt="Proses Root Dimulai" width="300" height="148" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/doomlord2-300x148.png 300w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/07/doomlord2.png 667w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a><figcaption id="caption-attachment-1384" class="wp-caption-text">Proses Root Dimulai</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color: #ffffff;">dsfsdfs</span></li>
<li>Tekan <em>enter</em>, proses <em>rooting</em> berjalan. HH akan beberapa kali mengalami <em>booting</em>, biarkan saja sampai selesai.</li>
<li>Langkah terakhir adalah flash the 4.0.4 kernel, dapat di download <a title="Flash Kernel 4.0.4" href="http://www.filefactory.com/file/1dyqcv8aw2mf/n/lt18i_4.1.B.0.431_kernel_only.ftf">di sini</a>.</li>
<li>Semua langkah telah selesai, lakukan booting HH kita. Cek apakah sudah terdapat file superuser di HH kita, jika sudah berarti HH telah berhasil di root. Jika belum ulangi kembali langkah-langkah di atas. Atau gunakan metode lain jika tetap tidak berhasil.</li>
</ol>
</ol>
<p>Selamat mencoba, semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan bisa kontak via email atau komentar. Tutorial berikutnya tentang <em>Porting Walkman Player Xperia S</em> di <em>Xperia Arc S</em>. Nikmati kedahsyatan <em>Clear Bass &#8211; Clear Stereo</em> serta teknologi <em>Beat Audio</em> sekaligus bersama-sama. Tunggu tutorial berikutnya.</p>
<p><em>Reference : http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=1683957</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/cara-muda-rooting-sony-ericsson-xperia-arcarc-s-dengan-ics-4-0-4-dan-unlock-bootloader/">Cara Mudah Rooting Sony Ericsson Xperia Arc/Arc S  ICS 4.0.4 &#8211; Lock Bootloader</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/cara-muda-rooting-sony-ericsson-xperia-arcarc-s-dengan-ics-4-0-4-dan-unlock-bootloader/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>164</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
