<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>marketing Archives - Griyo Denbagus</title>
	<atom:link href="https://www.denbagus.com/tag/marketing/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.denbagus.com/tag/marketing/</link>
	<description>Life 4 Beautiful Purpose</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Oct 2022 02:16:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.0.2</generator>
	<item>
		<title>Mengoptimalkan Mobile Marketing Untuk Meningkatkan Engagement dan Sales</title>
		<link>https://www.denbagus.com/mengoptimalkan-mobile-marketing-untuk-meningkatkan-engagement-dan-sales/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/mengoptimalkan-mobile-marketing-untuk-meningkatkan-engagement-dan-sales/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Sep 2017 09:11:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[augmented reality]]></category>
		<category><![CDATA[digital marketing]]></category>
		<category><![CDATA[engagement]]></category>
		<category><![CDATA[internet marketing]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[mobile marketing]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[qr code]]></category>
		<category><![CDATA[sales]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=2756</guid>

					<description><![CDATA[<p>PENTINGNYA MOBILE MARKETING Nah setelah sebelumnya membahas singkat tentang mobile marketing, tidak diragukan lagi betapa penting optimalisasi bisnis melalui media ini. Lalu apa saja yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan mobile marketing ini. Karakteristik mobile device adalah compact, mudah, dan informatif. Jadi pastikan dulu seluruh marketing tools memenuhi kriteria tersebut. Integrated satu sama lain, baik website, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/mengoptimalkan-mobile-marketing-untuk-meningkatkan-engagement-dan-sales/">Mengoptimalkan Mobile Marketing Untuk Meningkatkan Engagement dan Sales</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4>PENTINGNYA MOBILE MARKETING</h4>
<p>Nah setelah sebelumnya membahas singkat tentang <em>mobile marketing</em>, tidak diragukan lagi betapa penting optimalisasi bisnis melalui media ini. Lalu apa saja yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan <em>mobile marketing</em> ini.</p>
<p>Karakteristik <em>mobile device</em> adalah <em>compact, </em>mudah, dan informatif. Jadi pastikan dulu seluruh <em>marketing tools</em> memenuhi kriteria tersebut. <em>Integrated</em> satu sama lain, baik <em>website, sosial media, mobile apps,</em> dan kanal media lainnya. Analisis terus bagaimana <em>performance</em> masing-masing<em> tools</em> tersebut. Mana yang perlu di <em>boost.</em></p>
<p>Tulisan ini sedikit membahas bagaimana <em>mobile marketing</em> mampu mendorong tingkat <em>engagement</em> dan konversi penjualan.</p>
<p>Beberapa waktu lalu, saat beriklan di <em>google adwords,</em> penulis ingin melakukan riset sederhana, yaitu ingin mengetahui berapa banyak masyarakat yang mengakses informasi <em>mobile device</em> dibanding <em>desktop.</em> Hasilnya seperti yang diduga, hampir 90% mengakses melalui <em>smartphone</em>. Fakta yang tidak bisa dipungkiri, <em>smartphone</em> sangat penting untuk <em>mobile marketing.</em></p>
<h4>KONTEN YANG TEPAT</h4>
<p>Dalam artikel sebelumnya sudah dijelaskan karakteristik pengguna <em>mobile device,</em> yaitu butuh serba cepat, baik dalam mendapatkan informasi, bantuan, maupun saran. Mereka cenderung ingin yang instan tidak bertele-tele. Tidak ingin duduk berlama-lama mencari informasi yang dibutuhkan. Informasi harus segera didapatkan dengan cepat dan akurat.</p>
<p>Contoh, butuh informasi alamat bank terdekat, ya sudah sajikan saja informasi tersebut. Jangan sajikan informasi lainnya yang cenderung membingungkan dan tidak dibutuhkan. Mereka tidak butuh informasi lainnya apalagi yang disertai gambar, video dan lain sebagainya, mereka hanya butuh alamat, tempat, dan lokasi yang akurat. Begitulah karakteristik <em>mobile marketing.</em></p>
<p>Atas dasar inilah, pemilik bisnis harus memahami betul karakteristik pengguna <em>mobile device.</em> Bila perlu lakukan riset guna mengumpulkan data yang lebih akurat tentang apa saja yang dibutuhkan kustomernya. Sehingga data tersebut dapat optimal digunakan dan tepat sasaran. Konten tersebut harus disajikan dengan cepat dalam porsi yang sesuai tidak berlebihan atau sesuai kebutuhan. Ujungnya pengguna dapat dengan mudah memanfaatkan informasi yang dibutuhkan dan menggunakannya dalam aktivitas atau perjalanannya.</p>
<h4>QR CODE</h4>
<p>Sedikit disinggung di artikel sebelumnya. Informasi harus cepat tersaji, mudah, dan akurat. Salah satunya menggunakan <em>QR Code</em> ini. Masyarakat yang makin cerdas biasanya banyak cara dalam membeli produk. Selisih yang tidak terlalu besar antara harga <em>online</em> dan <em>offline</em> kadang bisa menjadi penentu konversi dan <em>switching.</em> Dengan adanya <em>QR Code</em> ini konsumen akan lebih cepat mendapat informasi yang dikehendaki dengan cepat.</p>
<p>Inti dari pentingnya <em>QR Code</em> adalah sebagai jalan pintas bagi konsumen untuk mendapatkan informasi yang diperlukan secepat-cepatnya dan seakurat mungkin. Jadi arahkan langsung ke bagian konten yang sangat spesifik dan tertarget, misalkan<em> landing page</em> promo atau halaman khusus kampanye pemasaran kita.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/mengoptimalkan-mobile-marketing-untuk-meningkatkan-engagement-dan-sales/">Mengoptimalkan Mobile Marketing Untuk Meningkatkan Engagement dan Sales</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/mengoptimalkan-mobile-marketing-untuk-meningkatkan-engagement-dan-sales/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mobile Marketing Hadir Di Tengah Maraknya Model Pemasaran</title>
		<link>https://www.denbagus.com/mobile-marketing-hadir-di-tengah-maraknya-model-pemasaran/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/mobile-marketing-hadir-di-tengah-maraknya-model-pemasaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Sep 2017 08:55:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[digital marketing]]></category>
		<category><![CDATA[internet marketing]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[mobile marketing]]></category>
		<category><![CDATA[pemasaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=2753</guid>

					<description><![CDATA[<p>KONSEP Membicarakan marketing tidak akan pernah ada habisnya. Internet marketing, digital marketing, marketing 1.0, 2.0, 3.0, 4.0 seperti baru kemarin berseliweran. Lebih spesifik sekarang di dalamnya ada mobile marketing. Dari istilahnya sudah jelas, sasaran utama kampanye pemasaran melalui berbagai mobile device. Jika kita jeli, mobile marketing sejatinya sudah ada sejak lama. Broadcast, MMS, messenger, bahkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/mobile-marketing-hadir-di-tengah-maraknya-model-pemasaran/">Mobile Marketing Hadir Di Tengah Maraknya Model Pemasaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4>KONSEP</h4>
<p>Membicarakan <em>marketing</em> tidak akan pernah ada habisnya.<em> Internet marketing, digital marketing, marketing</em> 1.0, 2.0, 3.0, 4.0 seperti baru kemarin berseliweran. Lebih spesifik sekarang di dalamnya ada <em>mobile marketing.</em> Dari istilahnya sudah jelas, sasaran utama kampanye pemasaran melalui berbagai <em>mobile device.</em></p>
<p>Jika kita jeli, <em>mobile marketing</em> sejatinya sudah ada sejak lama. <em>Broadcast, MMS, messenger,</em> bahkan SMS sendiri sudah bisa difungsikan sebagai <em>mobile marketing.</em> Lalu, kenapa sekarang dikhususkan lagi.</p>
<h4>PERUBAHAN CEPAT</h4>
<p>Begini, zaman terus berubah, perilaku manusia berubah, gaya hidup berubah, kebutuhan berubah, semuanya berubah. Sehingga mobile marketing yang dulu ada belumlah optimal. Dengan perubahan yang teramat cepat inilah sudah seharusnya mobile marketing menjadi bagian penting dari proses strategis dalam bisnis.</p>
<p>Karakter manusia di era sekarang sudah butuh yang serba cepat, instan, dan mudah. Siapa cepat dia menang. Termasuk dalam memberikan informasi. Era <em>marketing 4.0</em> yang mengusung konsep pemasaran terintegrasi antara online dan offline sebagai pembeda. Informasi harus cepat, akurat, dan kredibel.</p>
<h4>KARAKTERISTIK MOBILE MARKETING</h4>
<p>Agar bisa optimal dalam kampanye pemasaran melalui <em>mobile device,</em> kita harus paham beberapa model platform, yaitu mengacu pada location based service (LBS), mendeteksi keberadaan pengguna melalui geolocation dan mengirim pesan otomatis di coverage area tertentu. Mirip sms <em>broadcast.</em></p>
<p>Model lain yang bisa membantu kampanye pemasaran melalui <em>mobile device</em> yaitu memanfaatkan <em>augmented reality mobile campaign,</em> yaitu menampilkan kampanye pemasaran secara langsung melalui media layar <em>mobile device</em>. Sehingga menarik bagi user untuk terlibat dan berinteraksi. Selanjutnya dengan memanfaatkan <em>QR code</em> atau <em>2D barcode</em> yang memudahkan <em>user</em> mencari informasi tertentu tanpa secara cepat, tinggal <em>scanning l</em>angsung menuju informasi yang diinginkan.</p>
<p>Nah begitulah kurang lebih <em>mobile marketing,</em> lalu model kampanye dan konten seperti apa saja yang bisa diterapkan? Sabar ya tunggu artikel berikutnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/mobile-marketing-hadir-di-tengah-maraknya-model-pemasaran/">Mobile Marketing Hadir Di Tengah Maraknya Model Pemasaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/mobile-marketing-hadir-di-tengah-maraknya-model-pemasaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GEN-M Potensi Market Masa Depan</title>
		<link>https://www.denbagus.com/gen-m-potensi-market-masa-depan/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/gen-m-potensi-market-masa-depan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Sep 2017 02:19:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[gen-m]]></category>
		<category><![CDATA[generasi m]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[moslem]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=2743</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lanskap Pemasaran Membicarakan tentang peluang gak ada matinya. Seiring perubahan pada perilaku manusia, lanskap bisnispun wajib ikut berubah jika tidak ingin almarhum. Belum kelar membicarakan marketing 3.0, sekarang sudah 4.0. Belum kelar topik yang membahas target market potensial Youth, Women, dan Netizen (YWN). Gen-M Belum lagi jika kita petakkan bedasarkan demografi yang mengacu pada generasi. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/gen-m-potensi-market-masa-depan/">GEN-M Potensi Market Masa Depan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4>Lanskap Pemasaran</h4>
<p>Membicarakan tentang peluang gak ada matinya. Seiring perubahan pada perilaku manusia, lanskap bisnispun wajib ikut berubah jika tidak ingin almarhum. Belum kelar membicarakan marketing 3.0, sekarang sudah 4.0. Belum kelar topik yang membahas target market potensial Youth, Women, dan Netizen (YWN).</p>
<h4>Gen-M</h4>
<p>Belum lagi jika kita petakkan bedasarkan demografi yang mengacu pada generasi. Pernah sedikit saya singgung soal generasi baby boomer hingga generasi alpha. Belakangan muncul istilah baru, GEN-M.</p>
<p>Nah&#8230; generasi apa lagi ini? GEN-M adalah generasi muslim. Hmm.. jika sudah masuk ranah ini, kadang sedikit sensi. Tapi apa mau dikata, tren tetaplah tren. Apapun dalam bisnis bisa menjadi komoditi menguntungkan, bahkan sudah melampaui batas-batas suku, agama, ras, dan golongan. Dalam sebuah artikel majalah marketeers menceritakan seminar yang digelar oleh Ogilvy Noor London. Sebagai panelis dalam kegiatan tersebut adalah seorang wanita muda muslim Shelina Janmuhamed. Ia mengungkap beberapa fakta melalui buku bertajuk <em>“Generation M, Young Muslim Changing The World 2016.”</em> Diungkapkan bahwa 60% penduduk muslim dunia berada di bawah 30 tahun. Fakti menarik ini menggambarkan pasar masa depan yang potensial. Studi lain dilakukan oleh Thomson Reuter di Dubai, menyebutkan binis yang terkait dengan muslim sedunia mencapai US$ 1,8 triliun 2014 dan diprediksi akan menjadi US$ 2,6 triliun pada 2020.</p>
<p>Geliat ekonomi syariah terlihat nyata, walau perlahan namun pasti. Lahirnya ‘halal lifestyle’ seolah melegitimasi bahwa potensi Gen-M sangat layak menjadi target market yang sangat potensial. Pemain yang ikut andil dan ‘kecipratan’ berkah bukan hanya kaum muslimin. Banyak non muslim yang juga mampu mengoptimalkan peluang ini. Sebagai contoh, Marco Tiemo seorang katolik yang membuka perusahaan konsultan halal di Malaysia. Ia melihat peluang adanya kepedulian dan life style yang saling terkait. Masyarakat muslim sudah semakin aware terhadap halal haram makanan yang akan dikonsumsi.</p>
<h4>Pasar Indonesia</h4>
<p>Lahirnya bank syariah, jasa keuangan syariah, dan bisnis syariah merupakan bukti bahwa perusahaan sudah paham atas potensi besar di pasar ini. Peran wanita muda muslim dalam memberdayakan potensi bisnis juga tidak bisa dipandang remeh. Selain sebagai target pasar, mereka juga aktif dalam meniti karir bisnisnya. Tak tanggung-tanggung dalam ajang sebesar <em>fashion week event </em>bertaraf internasional selalu saja ada desainer-desainer hijab asal Indonesia. Jadi jangan anggap remeh pasar muslim di Indonesia.</p>
<h4>Halal Lifestyle</h4>
<p>Sedikit saya singgung di awal, <em>halal lifestyle</em> tidak hanya terkait sertifikat halal yang dikeluarkan oleh lembaga resmi saja. Namun dalam segala aspek kehidupan harus mengacu halal dan tidaknya sebuah komoditas. Dimakan, digunakan, dan dikenakan. Sebagai muslim sudah sepatutnya setiap perilaku dan tindak tanduknya harus didasarkan dalam tuntunan Islam, yaitu Al-Qur’an dan Hadist. Jangan sampai <em>halal lifestyle</em> hanya sebatas slogan dan label yang tak terbatas dengan menghalalkan segala cara. Nah, inilah tugas kita sebagai pebisnis muslim untuk terus mengedukasi sekaligus dakwah bagaimana bergaya hidup yang syar’i dan tentunya halal.</p>
<h4>Kesimpulan</h4>
<p>Dengan bertambahnya lanskap pemasaran seperti sekarang, pelaku bisnis sudah seharusnya melihat tanggap terhadap fenomena ini. Data fakta di atas sudah sangat jelas, Gen-M adalah pasar potensial sekarang dan yang akan datang. Gen-M perlu pengakuan terhadap gaya hidup modern tetapi tetap syar’i dan halal. Itulah kenapa mereka ingin memiliki pasar yang spesifik.</p>
<p>Terakhir, globalisasi memang sudah tidak terbendung. Dalam beberapa kajian, umat Islam harus lebih waspada dengan terjangan modernisasi. Pendekatan melalui <em>Food, Fun, dan Fashion</em> adalah cara-cara paling mudah untuk merusak aqidah kita sebagai muslim. Oleh karenanya, pagari diri, batasi diri untuk tetap istiqomah belajar Islam secara kaffah, agar kita tidak terjerumus dalam gemerlapnya dunia dan tenggelam dalam gelapnya akhirat.</p>
<p>Semoga tulisan ini bermanfaat, menginspirasi, dan menjadikan kita sebagai hamba Allah yang selalu bertaqwa. Mohon maaf jika ada salah tulis dan kata, semata karena kelemahan dan kekurangan penulis.</p>
<p>#denbagus #marketing #muslim #moslem #generasi m #gen-m #denbagus #quinclonk</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/gen-m-potensi-market-masa-depan/">GEN-M Potensi Market Masa Depan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/gen-m-potensi-market-masa-depan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rivalitas Media Digital Sebagai Alat Pemasaran</title>
		<link>https://www.denbagus.com/rivalitas-media-digital-sebagai-alat-pemasaran/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/rivalitas-media-digital-sebagai-alat-pemasaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Aug 2017 14:36:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Selling]]></category>
		<category><![CDATA[branding]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[selling]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>
		<category><![CDATA[sosial media]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=2694</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDIA DIGITAL Kadang kita bingung saat mau belajar tentang branding, marketing, selling. Khususnya dalam optimalisasi media digital seperti sekarang. Penawaran yang seliweran di linimasa kita seolah tidak memberi kesempatan untuk memilih. Sebenarnya kita tidak usah bingung, semua media ada kelebihan dan kekurangan. Saat belum ada media digital seperti sekarang, pengiklan hanya disuguhkan media konvensional yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/rivalitas-media-digital-sebagai-alat-pemasaran/">Rivalitas Media Digital Sebagai Alat Pemasaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4>MEDIA DIGITAL</h4>
<p>Kadang kita bingung saat mau belajar tentang branding, marketing, selling. Khususnya dalam optimalisasi media digital seperti sekarang. Penawaran yang seliweran di linimasa kita seolah tidak memberi kesempatan untuk memilih.</p>
<p>Sebenarnya kita tidak usah bingung, semua media ada kelebihan dan kekurangan. Saat belum ada media digital seperti sekarang, pengiklan hanya disuguhkan media konvensional yang budgetnya gila-gilaan.</p>
<p>Nah, sekarang dengan makin banyaknya pilihan kanal juga membingungkan kita. Karena kanal mana yang paling efektif. Makanya riset tetap diperlukan.</p>
<h4>SOSIAL MEDIA VS WEBSITE</h4>
<p>Ambil contoh sosial media, saat ini kita belajar facebook dan instagram marketing, pelajari karakteristik user, ikut mentoring, dan lain-lain. Dalam tempo yang relatif singkat, facebook dan instagram bisa sekaligus terintegrasi. Namun, perlu diingat, platform sosmed di tersebut tetaplah dikendalikan oleh pemiliknya. Sehingga sewaktu-waktu ada kebijakan kitapun harus mengikuti. Artinya tetap saja media tersebut ada kelemahan yang sewaktu-waktu kita juga harus menerimanya.</p>
<p>Sekarang kita berbicara media lainnya. Misalkan website. Website bisa kita kendalikan sendiri, belajar SEO, pengoptimalan konten, dan lain-lain. Kelebihan dari website kita bisa leluasa mengoptimalkannya. Hanya saja biasanya terhambat teknis dan biaya. Meskipun saat ini banyak penawaran all in one service pembuatan website dengan harga murah. Tentu saja sebagai pemula harus hati-hati dengan layanan yang kurang kredibel. Bisa-bisa malah bonyok.</p>
<p><strong>SINERGI SOSIAL MEDIA DAN WEBSITE</strong></p>
<p>Kesimpulannya, jika kita serius dalam memanfaatkan media digital sebagai alternatif alat pemasaran kita, jangan terpaku pada satu jenis. Gunakan media yang secara basis pengguna besar, sesuatu target market, dan manfaat media lain sebagai pendukung satu sama lain. Untuk menutup celah kekurangan satu sama lain. Oke, itu saja. Kalau ada pertanyaan silahkan di tulis di komentar. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/rivalitas-media-digital-sebagai-alat-pemasaran/">Rivalitas Media Digital Sebagai Alat Pemasaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/rivalitas-media-digital-sebagai-alat-pemasaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Desain, Marketing, Branding</title>
		<link>https://www.denbagus.com/desain-marketing-branding/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/desain-marketing-branding/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Aug 2017 04:16:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Design]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[branding]]></category>
		<category><![CDATA[desain]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=2579</guid>

					<description><![CDATA[<p>Selama belajar desain, kerap kita melupakan kaitan karya desain kita dengan tujuan yang diharapkan. Padahal sudah sangat jelas, desain bukanlah karya seni. Meskipun di dalamnya melipatkan unsur keindahan, namun ada yang lebih penting dari sekedar keindahan. Konsep, strategi, unsur desain, dan berbagai pendekatan lain harus diperhatikan. Produk desain bisa bermacam-macam tujuannya. Bisa sekedar untuk branding [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/desain-marketing-branding/">Desain, Marketing, Branding</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2578" aria-describedby="caption-attachment-2578" style="width: 542px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2017/08/20992691_253980075091801_4485174064104362962_n.png"><img class="size-full wp-image-2578" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2017/08/20992691_253980075091801_4485174064104362962_n.png" alt="Desain, Branding, Marketing" width="542" height="283" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2017/08/20992691_253980075091801_4485174064104362962_n.png 542w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2017/08/20992691_253980075091801_4485174064104362962_n-300x157.png 300w" sizes="(max-width: 542px) 100vw, 542px" /></a><figcaption id="caption-attachment-2578" class="wp-caption-text">Desain, Branding, Marketing</figcaption></figure>
<p>Selama belajar desain, kerap kita melupakan kaitan karya desain kita dengan tujuan yang diharapkan. Padahal sudah sangat jelas, desain bukanlah karya seni. Meskipun di dalamnya melipatkan unsur keindahan, namun ada yang lebih penting dari sekedar keindahan. Konsep, strategi, unsur desain, dan berbagai pendekatan lain harus diperhatikan. Produk desain bisa bermacam-macam tujuannya. Bisa sekedar untuk branding membangun awareness, marketing, atau bahkan closing.</p>
<p>Desain, branding, dan marketing merupakan satu bagian yang tak terpisahkan, saling terkait satu sama lain. Salah satu elemen pembentuk pada maketing tool adalah desain. Bisa berupa media promosi atau sekedar visual pendukung pada media promosi.</p>
<p>Ibarat tubuh, desain telah menyatu pada marketing. Belakangan, peran audio visual sudah sangat menonjol, selain lebih menarik, perilaku manusia sudah berubah. Suka yang praktis dan cepat. Didukung lahirnya berbagai platform mobile dan media sosial. Kondisi ini memaksa pelaku bisnis mau tidak mau harus melengkapi lini pemasar mereka dengan strategi yang lebih menarik melalui media audio visual.</p>
<p>Saking banyaknya model pemasaran dalam bentuk audio maupun visual, kita tidak menyadari kalau setiap hari telah dibombardir dan dikepung oleh berbagai penawaran iklan di sekitar kita.</p>
<p>Desain memiliki makna yang sangat luas. Secara spesifik ada bidang khusus yang mempelajari desain. Berbagai keilmuan didapat dalam bidang desain, meskipun secara spesifik tidak terlalu dalam. Ada psikologi, komunikasi, bahasa, visual, dan keilmuan lain yang relevan. Seluruh elemen bisa digunakan untuk menentukan prinsip strategis yang ingin dicapai dan harus dipahami oleh seorang desainer.</p>
<p>Karya desain dipastikan harus mampu &#8216;mengejewantahkan&#8217; (red. menterjemahkan) maksud dari karya desain tersebut dibuat (membangun awareness, call to action, atau tujuan lainnya).</p>
<p>Jadi sudah sangat jelaskan, desain tidak bisa terpisahkan dari marketing. Keduanya merupakan hubungan yang saling terkait &#8220;simbiosis mutalisme.&#8221;</p>
<p>pic. designone.co.uk</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/desain-marketing-branding/">Desain, Marketing, Branding</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/desain-marketing-branding/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>All about Brand, Semua tentang Merek</title>
		<link>https://www.denbagus.com/brand-semua-tentang-merek/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/brand-semua-tentang-merek/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Oct 2013 04:17:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Design]]></category>
		<category><![CDATA[Design & Art]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[advertising]]></category>
		<category><![CDATA[brand]]></category>
		<category><![CDATA[communication]]></category>
		<category><![CDATA[Integrated Marketing Communication]]></category>
		<category><![CDATA[logo]]></category>
		<category><![CDATA[management]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[strategy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=1676</guid>

					<description><![CDATA[<p>All About Brand, Semua tentang Merek. Saya bukan pakar MEREK, tapi suka saja membaca hal-hal yang terkait marketing management, brand strategy, hal-hal lain terkait marketing communication. Ini ada beberapa quote bagus yang bisa menambah wacana kita. Ya paling tidak sedikit tahulah. “Branding itu tentang membawa sesuatu yang biasa dan meningkatkannya dengan cara-cara yang membuatnya menjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/brand-semua-tentang-merek/">All about Brand, Semua tentang Merek</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2008" aria-describedby="caption-attachment-2008" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2013/10/BRANDS.jpg"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-2008" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2013/10/BRANDS-300x300.jpg" alt="ALL ABOUT BRAND" width="300" height="300" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2013/10/BRANDS-300x300.jpg 300w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2013/10/BRANDS-150x150.jpg 150w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2013/10/BRANDS.jpg 350w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a><figcaption id="caption-attachment-2008" class="wp-caption-text">SEMUA TENTANG MEREK</figcaption></figure>
<p>All About Brand, Semua tentang Merek. Saya bukan pakar MEREK, tapi suka saja membaca hal-hal yang terkait <em>marketing management,</em> <em>brand strategy,</em> hal-hal lain terkait <em>marketing communication.</em> Ini ada beberapa quote bagus yang bisa menambah wacana kita. Ya paling tidak sedikit tahulah.</p>
<p><strong>“Branding itu tentang membawa sesuatu yang biasa dan meningkatkannya dengan cara-cara yang membuatnya menjadi lebih berharga dan bernilai”</strong></p>
<p><em><strong>“Tanpa produk dan jasa yang bagus dan organisasi yang dapat mempertahankannya, tidak akan ada MEREK yang sukses.”</strong></em></p>
<p><em><strong>“Tidak ada yang dapat lebih cepat membunuh produk yang buruk selain iklan yang bagus.”</strong></em></p>
<p><em><strong>&#8220;Brand is not just Logo or Name. Brand is desire, identity, personality, emotions, lifestyle.&#8221;</strong></em></p>
<p><em><strong>&#8220;MEREK adalah janji yang harus ditepati, sehingga harus terus menerus dihidupkan secara konsisten.&#8221;</strong></em></p>
<p><em><strong>&#8220;MEREK mencerminkan segala sesuatu yang dilakukan perusahaan, pendekatan branding holistis memerlukan perspektif yang strategis.&#8221;</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/brand-semua-tentang-merek/">All about Brand, Semua tentang Merek</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/brand-semua-tentang-merek/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Digital Marketing: New Strategi &#038; Tool To Build Strong Brand</title>
		<link>https://www.denbagus.com/digital-marketing-new-strategi-tool-to-build-strong-brand/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/digital-marketing-new-strategi-tool-to-build-strong-brand/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 May 2011 15:09:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[brand image]]></category>
		<category><![CDATA[digital marketing]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[new wave marketing]]></category>
		<category><![CDATA[sosial media]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>
		<category><![CDATA[tool]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=963</guid>

					<description><![CDATA[<p>Era digital telah membawa perubahan cukup radikal dalam dunia marketing. Aliran deras teknologi banyak membawa perubahan terhadap pola dan gaya hidup konsumen. Pelaku bisnispun dituntut tanggap dan cepat bereaksi atas perubahan ini. Digital marketing sebagai strategi marketing efektivitasnya terlihat cukup nyata apalagi didukung dengan pengguna internet yang terus meningkat dan pengguna sosial media yang semakin [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/digital-marketing-new-strategi-tool-to-build-strong-brand/">Digital Marketing: New Strategi &#038; Tool To Build Strong Brand</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Era digital telah membawa perubahan cukup radikal dalam dunia <em>marketing.</em> Aliran deras teknologi banyak membawa perubahan terhadap pola dan gaya hidup konsumen. Pelaku bisnispun dituntut tanggap dan cepat bereaksi atas perubahan ini.<span id="more-963"></span></p>
<p><em>Digital marketing </em>sebagai strategi marketing efektivitasnya terlihat cukup nyata apalagi didukung dengan pengguna internet yang terus meningkat dan pengguna sosial media yang semakin tinggi. Indonesia menempati peringkat dua dunia pengguna <em>Facebook,</em> serta lima besar dunia untuk pengguna <em>Twitter. </em>Hal ini makin mengukuhkan <em>Digital marketing</em> membawa peran penting bagi <em>Marketer </em>untuk meningkatkan <em>brand image</em> yang kuat di pasar.</p>
<p>Ada beberapa pertanyaan dibenak kita:</p>
<ol>
<li>Bagaimana perilaku konsumen di era digital ini?</li>
<li>Benarkah <em>Digital Marketing Low Budget High Impact?</em></li>
<li>Bagaimana membangun infrastruktur perusahaan untuk mengimplementasikan <em>Digital marketing</em>?</li>
<li>Bagaimana menggunakan <em>Digital Marketing</em> untuk membangun merek?</li>
<li>Apakah konvensional <em>marketing </em>akan mati?</li>
</ol>
<p>Saya tidak akan menjawab semuanya, namun mencoba menjawab sesuai dari apa yang telah saya ketahui saja.</p>
<p><strong>PERILAKU KONSUMEN DI ERA DIGITAL</strong></p>
<p>Perilaku konsumen sangat dipengaruhi dengan kemajuan teknologi di era digital seperti sekarang. <em>Mobile device </em>yang membanjir turut membawa andil besar terhadap perubahan perilaku ini. Jika dulu marketing mengedukasi konsumen dan cenderung menjual produk, tidak untuk sekarang. Saat ini konsumen sudah memposisikan diri setara dengan produsen. Konsumen sudah tidak lagi bisa dibujuk, mereka lebih kritis, cerdas, selalu ingin tahu. Peran individu sudah semakin kuat <em>(powerful)</em> saat mereka sudah terhubung ke internet. Di sana akan terjadi interaksi yang saling pempengaruhi dan saling membantu. Sehingga dapat disimpulkan, di era digital,<em> everyone is marketer.</em> Saat individu bilang produk A bagus dan disampaikan melalui sosial media, seketika itu pula proses marketing berlangsung.</p>
<p>Paparan di atas sudah cukup untuk menggambarkan lanskap bisnis yang sudah berubah. Setiap orang saat ini memiliki peluang yang sama untuk maju. Justin Beiber <em>from nothing to something.</em> Bahkan Briptu Norman dalam tempo 2x24jam bisa menjadi selebritis. Ini bukti adanya demokratisasi di segala bidang berkat kemajuan teknologi. Jadi perhatikan perilaku konsumen Anda. Strategi marketing harus berubah, jangan tunda lagi, atau Anda akan menerima konsekuensinya.</p>
<p>Tunggu bahasan lainnya di tulisan berikutnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/digital-marketing-new-strategi-tool-to-build-strong-brand/">Digital Marketing: New Strategi &#038; Tool To Build Strong Brand</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/digital-marketing-new-strategi-tool-to-build-strong-brand/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Metodologi Desain</title>
		<link>https://www.denbagus.com/metodologi-desain/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/metodologi-desain/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Oct 2010 02:19:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Materi Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[black boxes]]></category>
		<category><![CDATA[IMC]]></category>
		<category><![CDATA[Integrated Marketing Communication]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[kreatifitas]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[metode riset]]></category>
		<category><![CDATA[metodologi desain]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=821</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam salah satu mata kuliah Desain Komunikasi Visual, ada salah satu mata kuliah yang menurut saya merupakan roh atau dasar dari semua bidang ilmu yang saya pelajari sejauh ini. Karena mata kuliah ini mengintegrasikan beberapa bidang ilmu sekaligus. Mulai psikologi, marketing, komunikasi, visual, manajemen, dan masih banyak bidang lain sebagai suplemen dari mata kuliah ini. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/metodologi-desain/">Metodologi Desain</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam salah satu mata kuliah Desain Komunikasi Visual, ada salah satu mata kuliah yang menurut saya merupakan roh atau dasar dari semua bidang ilmu yang saya pelajari sejauh ini. Karena mata kuliah ini mengintegrasikan beberapa bidang ilmu sekaligus. Mulai psikologi, marketing, komunikasi, visual, manajemen, dan masih banyak bidang lain sebagai suplemen dari mata kuliah ini. <span id="more-821"></span>Jadi sangat penting buat saya mengetahui lebih mendalam.</p>
<p>Ada beberapa buku menarik yang bisa dijadikan acuan.</p>
<ol>
<li>Sarwono, Jonathan dan <em>Lubis</em>, <em>Hary</em>. (2007). <em>Metode Riset</em> untuk Desain. Komunikasi  Visual. Yogyakarta: Penerbit Andi</li>
<li><em>Uyung Sulaksana</em>,  “<em>Integrated Marketing Communication</em>”, Pustaka Pelajar, 2003.</li>
</ol>
<p>Sayang buku-buku ini teramat langka untuk didapatkan di pasaran. Nah mata kuliah yang saya maksud adalah <strong>&#8220;METODOLOGI DESAIN&#8221;.</strong></p>
<p>Seperti biasa, saya hanya mereview apa yang sudah saya dapatkan di perkuliahan, barangkali bermanfaat buat pembaca sekalian. Tentu saja tulisan ini masih banyak kelemahan dan alangkah senangnya jika pembaca bisa melengkapi segala suatu yang dianggap masih kurang.</p>
<p>Secara garis besar, seorang desainer adalah sebagai probrom solver, ada beberapa tahapan dasar yang harus dipahami seorang visual artis berakitan dengan bidang desain, yaitu, &#8220;Konsep, Media, Ide, Data, dan Visualisasi.</p>
<p>Berkaitan dengan Konsep dan Ide, ada beberapa metode berfikir dalam merancang desain:</p>
<ol>
<li>Metode berfikir Intuitif</li>
<li>Metode berfikir Logis</li>
<li>Metode berfikir Prosedural</li>
</ol>
<p><strong>Metode berfikir Intuitif</strong></p>
<ol>
<li>Tidak Logis</li>
<li>Tidak rasional/tidak dapat diukur, namun tetap dapat dipahami sebagai kreatifitas</li>
<li>Didasari data, namun tidak detail</li>
<li>Subyektif</li>
<li>Berfikir imagining (kotak hitam/<strong><em>black boxes</em></strong>)</li>
</ol>
<p><strong>Ciri-ciri <em>black boxes</em>:</strong></p>
<ol>
<li>Sasaran desain sesuai dengan perubahan pikiran desainer.</li>
<li>Data menentukan keputusan desainer dan berdasarkan pengalaman desainer</li>
<li>Keputasan cepat dan acak</li>
<li>Leap of Insight -&gt;&gt; menyederhanakan beberapa aspek -&gt;&gt; menipulasi citra</li>
<li>Knowledge yang luas mutlak bagi desainer, referensi, cepat dalam memutuskan, orisinil, dan fleksibel dalam berfikir.</li>
</ol>
<p><strong>Metode berfikir Logis</strong></p>
<ol>
<li>Mengacu pada data/fakta yang terukur dan terarah.</li>
<li>Glass boxes/berfikir reasoning (kotak kaca)</li>
<li>Data berupa dokumentasi, observasi, questioner, interview</li>
</ol>
<p><strong>Ciri-ciri berfikir logis:</strong></p>
<ol>
<li>Analisis dilakukans secara mendalam dan tuntas sebelum pengambilan keputusan</li>
<li>Evaluasi bersifat deskriptif dan dijelaskan secara logis</li>
<li>Strategi perancangan/desain ditetapkan dahulu sejak awal, sebelum proses analisis.</li>
</ol>
<p>Secara garis besar dapat digambarkan dalam diagram seperti di bawah.</p>
<figure style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><a href="http://i963.photobucket.com/albums/ae115/adhis76/diagram.jpg"><img loading="lazy" title="Gambar bagan secara garis besar" src="http://i963.photobucket.com/albums/ae115/adhis76/diagram.jpg" alt="Gambar bagan secara garis besar" width="400" height="404" /></a><figcaption class="wp-caption-text">Gambar bagan secara garis besar</figcaption></figure>
<p><strong>Metode berfikir Prosedural</strong></p>
<ol>
<li>Meninjau kembali dua cara berfikir sebelumnya</li>
<li>Jika 2 metode sebelumnya kurang fokus/kurang jelas, diperlukan eksplorasi lebih lanjut</li>
<li>Jika diperlukan mengambil keputusan yang baru</li>
<li>Metode Pengorganisasian diri (Self Organizing System)</li>
<li>Variasi metode desain lebih banyak</li>
<li>Intuisi pada akhirnya menjadi sangat penting dan diperlukan saat <em>final decision</em> (keputusan akhir)</li>
</ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/metodologi-desain/">Metodologi Desain</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/metodologi-desain/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Freedoom Of Sharing &#8220;How to Branding Your Self With Social Media&#8221;</title>
		<link>https://www.denbagus.com/freedoom-of-sharing-how-to-branding-your-self-with-social-media/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/freedoom-of-sharing-how-to-branding-your-self-with-social-media/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 12:04:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[advertising]]></category>
		<category><![CDATA[animator]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[brand]]></category>
		<category><![CDATA[branding]]></category>
		<category><![CDATA[desainer]]></category>
		<category><![CDATA[designer]]></category>
		<category><![CDATA[freedom of sharing]]></category>
		<category><![CDATA[fresh]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[merk]]></category>
		<category><![CDATA[personal branding]]></category>
		<category><![CDATA[programmer]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[stikom]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=610</guid>

					<description><![CDATA[<p>Internet menjadi media baru untuk merk (brand) bermain dan membentuk citranya. Baik itu merk produk maupun “merk” personal. Ada yang berhasil ada pula yang gagal. Jika dicermati, jenis media online yang dipakai merk untuk mencitrakan diri juga beragam. Ada yang melalui forum, massmedia online, webblog, ada juga yang melalui situs jejaring sosial. Acara FreSh (Freedom [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/freedoom-of-sharing-how-to-branding-your-self-with-social-media/">Freedoom Of Sharing &#8220;How to Branding Your Self With Social Media&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Internet menjadi media baru untuk merk (brand) bermain dan membentuk  citranya. Baik itu merk produk maupun “merk” personal.  Ada yang  berhasil ada pula yang gagal.  <span id="more-610"></span>Jika dicermati, jenis media  online yang dipakai merk untuk mencitrakan diri juga beragam. Ada yang  melalui forum, massmedia online, webblog, ada juga yang melalui situs  jejaring sosial.</p>
<p>Acara FreSh (Freedom of Sharing) Surabaya  edisi Mei kali ini akan membahas bagaimana mencitrakan sebuah merk  (branding) melalui media online.<br />
&#8212;&#8212;</p>
<p><strong>APA ITU FreSh? </strong></p>
<p>FreSh  (Freedom of Sharing). FreSh merupakan ajang diskusi, kumpul-kumpul,  networking, sharing ilmu antara kita semua yang hidup dalam industri  kreatif.</p>
<p>Forum berbagi ide ini diharapkan akan terus berlangsung  reguler sehingga akan semakin membuka wawasan/insight kita dalam dunia  kreatif. Mudah-mudahan kita bisa saling tahu tren apa yang kini populer,  hambatan apa yang dihadapi, dan solusi apa untuk mengatasinya.</p>
<p>Siapa  saja, baik itu desainer, programmer, animator, marketing, advertising,  arsitek, pengusaha online, musisi, filmis, penulis, dan profesi lainnya  bisa ikut berpartisipasi dalam forum ini. Tentunya, dengan harapan  setiap pesertanya bisa berinisiatif menyampaikan gagasan, solusi,  ataupun sekedar berbagi ilmu baru.</p>
<p>FreSh mempunyai event bulanan  dan event yang accidental.<br />
Event bulanan dilakukan sejak Agustus  2008.</p>
<p>Biasanya mengangkat tema tertentu, seperti: Narsisme 2.0  (September 2008), Jurnalisme dan Komunikasi (Oktober 2008), Mobile  Creativity (Maret 2009), Istilah Indonesia di Internet, Mencari Padanan  Setengah Mati (April 2009)</p>
<p>Dan Event yang diselenggarakan di  STIKOM ini merupakan event FreSh perdana di Surabaya dan Launching FreSh  Surabaya.<br />
Wednesday, May 26, 2010<br />
6:00pm &#8211; 10:00pm<br />
Gedung Serbaguna STIKOM Surabaya</p>
<p>Link terkait:<br />
<a href="http://www.facebook.com/event.php?eid=120600694641073">Facebook</a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/freedoom-of-sharing-how-to-branding-your-self-with-social-media/">Freedoom Of Sharing &#8220;How to Branding Your Self With Social Media&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/freedoom-of-sharing-how-to-branding-your-self-with-social-media/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teori Periklanan &#8211; Segmentation dalam Pemasaran</title>
		<link>https://www.denbagus.com/teori-periklanan-segmentation-targeting-positioning-dalam-pemasaran/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/teori-periklanan-segmentation-targeting-positioning-dalam-pemasaran/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Apr 2010 06:31:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Materi Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[audience]]></category>
		<category><![CDATA[dkv]]></category>
		<category><![CDATA[market]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[periklanan]]></category>
		<category><![CDATA[positioning]]></category>
		<category><![CDATA[segmentasi]]></category>
		<category><![CDATA[segmentation]]></category>
		<category><![CDATA[stp]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>
		<category><![CDATA[target]]></category>
		<category><![CDATA[targeting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=461</guid>

					<description><![CDATA[<p>Segmentation, Targeting, dan Positioning memang sering kali kita temukan dalam berbagai hal, atau biasa lebih dikenal dengan STP . Di sini saya sedikit sharing dari apa yang telah saya ketahui. STP sebagai dasar dalam menargetkan pasar yang kita bidik (Market Targeting). Lebih ditekankan pada segmentation dan targeting. Sedangkan positioning sudah pernah dibahas sebelumnya. Mengutip sebagaian [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/teori-periklanan-segmentation-targeting-positioning-dalam-pemasaran/">Teori Periklanan &#8211; Segmentation dalam Pemasaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>Segmentation,</em> <em>Targeting,</em> dan <em>Positioning</em> memang sering kali kita temukan dalam berbagai hal, atau biasa lebih dikenal dengan STP . Di sini saya sedikit sharing dari apa yang telah saya ketahui. <span id="more-461"></span>STP sebagai dasar dalam menargetkan pasar yang kita bidik <em>(Market Targeting)</em>. Lebih ditekankan pada <em>segmentation</em> dan <em>targeting</em>. Sedangkan <em>positioning</em> sudah pernah dibahas sebelumnya.</p>
<p>Mengutip sebagaian dari sang pakar Ogilvy pernah mengatakan, &#8220;Ide dasar dalam segmentasi pelanggan adalah komunikasi akan berjalan efektif jika ditargetkan dengan benar.&#8221; Artinya, sukses tidaknya produk di pasar ditentukan oleh targeting yang tepat serta melalui komunikasi tepat dan efektif pula. Mari kita coba kuliti satu persatu apa saja parameter dalam menentukan target pemasaran.</p>
<p><strong>Target Audience</strong><br />
Adalah sekumpulan individu sebagai potensi yang akan kita jadikan target penjualan.</p>
<p>Cara-cara dalam menidentifikasi <em>Target Audience</em></p>
<ol>
<li><strong>Segmentasi Geografis</strong><br />
Pembagian berdasarkan wilayah: Kota, Negara, Propinsi, Desa, dll.</li>
<li><strong>Segmentasi Demografis</strong><br />
Dibagi menjadi beberapa kelompok variabel demografis, diantaranya adalah usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, strata sosial, dll.</li>
<li><strong>Segmentasi Psikografis</strong><br />
Lebih dikaitkan dengan gaya hidup <em>(Life Style)</em>.</li>
</ol>
<p>Dalam menentukan target haruslah tepat,&nbsp; sehingga target audience yang dituju semakin jelas dan fokus. Semakin jelas mengetahui&nbsp; target audience yang dituju,&nbsp; dengan mudah kita dapat menentukan strategi yang sesuai sehingga menarik perhatian target audience yang dituju.</p>
<p>Dalam jaringan periklanan konsumen merupakan target audience yang harus dicermati dengan seksama karena kepada merekalah iklan itu dikomunikasikan. Terdapat perbedaan kelompok konsumen sehingga konsep iklan pun seharusnya berbeda untuk kelompok konsumen yang berbeda.</p>
<p>Cara memperlakukan <em>target audience</em> adalah dengan<em> consumer insight</em>, merebut hati dengan komunikasi yang tepat. Berikut ada beberapa cara.</p>
<p><em><strong>In-depth</strong></em><br />
Selalu ingin tahu apa yang dilakukan<em> target audience</em>, kebiasaan mereka&nbsp; menggunakan produk yang kita iklankan, keputusan yang mempengaruhi mereka sehingga membeli produk kita, dll. Sehingga kita benar-benar mengenali target kita.</p>
<p><strong><em>Focus group discussion</em></strong><br />
Memilih responden yang bias mewakili target , melakukan wawancara <em>in depth</em> dengan mereka.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/teori-periklanan-segmentation-targeting-positioning-dalam-pemasaran/">Teori Periklanan &#8211; Segmentation dalam Pemasaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/teori-periklanan-segmentation-targeting-positioning-dalam-pemasaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
