<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>audience Archives - Griyo Denbagus</title>
	<atom:link href="https://www.denbagus.com/tag/audience/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.denbagus.com/tag/audience/</link>
	<description>Life 4 Beautiful Purpose</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Oct 2022 02:16:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.0.2</generator>
	<item>
		<title>Teori Periklanan &#8211; Segmentation dalam Pemasaran</title>
		<link>https://www.denbagus.com/teori-periklanan-segmentation-targeting-positioning-dalam-pemasaran/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/teori-periklanan-segmentation-targeting-positioning-dalam-pemasaran/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Apr 2010 06:31:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Materi Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[audience]]></category>
		<category><![CDATA[dkv]]></category>
		<category><![CDATA[market]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[periklanan]]></category>
		<category><![CDATA[positioning]]></category>
		<category><![CDATA[segmentasi]]></category>
		<category><![CDATA[segmentation]]></category>
		<category><![CDATA[stp]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>
		<category><![CDATA[target]]></category>
		<category><![CDATA[targeting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=461</guid>

					<description><![CDATA[<p>Segmentation, Targeting, dan Positioning memang sering kali kita temukan dalam berbagai hal, atau biasa lebih dikenal dengan STP . Di sini saya sedikit sharing dari apa yang telah saya ketahui. STP sebagai dasar dalam menargetkan pasar yang kita bidik (Market Targeting). Lebih ditekankan pada segmentation dan targeting. Sedangkan positioning sudah pernah dibahas sebelumnya. Mengutip sebagaian [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/teori-periklanan-segmentation-targeting-positioning-dalam-pemasaran/">Teori Periklanan &#8211; Segmentation dalam Pemasaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>Segmentation,</em> <em>Targeting,</em> dan <em>Positioning</em> memang sering kali kita temukan dalam berbagai hal, atau biasa lebih dikenal dengan STP . Di sini saya sedikit sharing dari apa yang telah saya ketahui. <span id="more-461"></span>STP sebagai dasar dalam menargetkan pasar yang kita bidik <em>(Market Targeting)</em>. Lebih ditekankan pada <em>segmentation</em> dan <em>targeting</em>. Sedangkan <em>positioning</em> sudah pernah dibahas sebelumnya.</p>
<p>Mengutip sebagaian dari sang pakar Ogilvy pernah mengatakan, &#8220;Ide dasar dalam segmentasi pelanggan adalah komunikasi akan berjalan efektif jika ditargetkan dengan benar.&#8221; Artinya, sukses tidaknya produk di pasar ditentukan oleh targeting yang tepat serta melalui komunikasi tepat dan efektif pula. Mari kita coba kuliti satu persatu apa saja parameter dalam menentukan target pemasaran.</p>
<p><strong>Target Audience</strong><br />
Adalah sekumpulan individu sebagai potensi yang akan kita jadikan target penjualan.</p>
<p>Cara-cara dalam menidentifikasi <em>Target Audience</em></p>
<ol>
<li><strong>Segmentasi Geografis</strong><br />
Pembagian berdasarkan wilayah: Kota, Negara, Propinsi, Desa, dll.</li>
<li><strong>Segmentasi Demografis</strong><br />
Dibagi menjadi beberapa kelompok variabel demografis, diantaranya adalah usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, strata sosial, dll.</li>
<li><strong>Segmentasi Psikografis</strong><br />
Lebih dikaitkan dengan gaya hidup <em>(Life Style)</em>.</li>
</ol>
<p>Dalam menentukan target haruslah tepat,&nbsp; sehingga target audience yang dituju semakin jelas dan fokus. Semakin jelas mengetahui&nbsp; target audience yang dituju,&nbsp; dengan mudah kita dapat menentukan strategi yang sesuai sehingga menarik perhatian target audience yang dituju.</p>
<p>Dalam jaringan periklanan konsumen merupakan target audience yang harus dicermati dengan seksama karena kepada merekalah iklan itu dikomunikasikan. Terdapat perbedaan kelompok konsumen sehingga konsep iklan pun seharusnya berbeda untuk kelompok konsumen yang berbeda.</p>
<p>Cara memperlakukan <em>target audience</em> adalah dengan<em> consumer insight</em>, merebut hati dengan komunikasi yang tepat. Berikut ada beberapa cara.</p>
<p><em><strong>In-depth</strong></em><br />
Selalu ingin tahu apa yang dilakukan<em> target audience</em>, kebiasaan mereka&nbsp; menggunakan produk yang kita iklankan, keputusan yang mempengaruhi mereka sehingga membeli produk kita, dll. Sehingga kita benar-benar mengenali target kita.</p>
<p><strong><em>Focus group discussion</em></strong><br />
Memilih responden yang bias mewakili target , melakukan wawancara <em>in depth</em> dengan mereka.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/teori-periklanan-segmentation-targeting-positioning-dalam-pemasaran/">Teori Periklanan &#8211; Segmentation dalam Pemasaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/teori-periklanan-segmentation-targeting-positioning-dalam-pemasaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teori Periklanan (Positioning)</title>
		<link>https://www.denbagus.com/teori-periklanan-positioning/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/teori-periklanan-positioning/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 10:24:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Materi Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[alam pikir]]></category>
		<category><![CDATA[audience]]></category>
		<category><![CDATA[brand]]></category>
		<category><![CDATA[brand image]]></category>
		<category><![CDATA[communicated]]></category>
		<category><![CDATA[communication]]></category>
		<category><![CDATA[iklan]]></category>
		<category><![CDATA[kompetitor]]></category>
		<category><![CDATA[konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[merek]]></category>
		<category><![CDATA[merk]]></category>
		<category><![CDATA[periklanan]]></category>
		<category><![CDATA[positioning]]></category>
		<category><![CDATA[slogan]]></category>
		<category><![CDATA[tagline]]></category>
		<category><![CDATA[teori]]></category>
		<category><![CDATA[top of mind]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=432</guid>

					<description><![CDATA[<p>POSITIONING Positioning merupakan  upaya untuk menempatkan  produk, brand, perusahaan, atau individu dalam alam pikiran konsumen. Sebagai langkah penting untuk merebut perhatian pasar karena situasi masyarakat di pasar sudah over communicated. Untuk merebut hati konsumen yang sudah jenuh dengan hujan berbagai merk produk, kita harus ciptakan posisi dalam alam pikiran konsumen. Positioning tidak hanya melihat dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/teori-periklanan-positioning/">Teori Periklanan (Positioning)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>POSITIONING</strong></p>
<p><em>Positioning</em> merupakan  upaya untuk menempatkan  produk, <em>brand,</em> perusahaan, atau individu dalam alam pikiran konsumen. Sebagai langkah penting untuk merebut perhatian pasar karena situasi masyarakat di pasar sudah <em>over communicated</em>.</p>
<p>Untuk merebut hati konsumen yang sudah jenuh dengan hujan berbagai merk produk,<span id="more-432"></span> kita harus ciptakan posisi dalam alam pikiran konsumen. <em>Positioning</em> tidak hanya melihat dari sisi perusahaan sendiri, tapi juga harus melihat kompetitor, jadilah yang pertama masuk dalam alam pikir konsumen.</p>
<p>Ada beberapa contoh ungkapan yang acap kali kita dengar, kebanyakan adalah serapan tidak langsung dari slogan, <em>tagline</em> sebuah iklan. Contoh paling simpel dan sering kita dengar adalah kata-kata <strong>&#8220;PRIKITIW&#8221;</strong>, mungkin kata ini dulu tidak banyak diperhatikan orang, namun saking pintarnya<strong> si Sule,</strong> secara tidak langsung ini membentuk brand image dirinya. Hal inilah yang dimaksud <em>positioning</em>. Jika masyarakat sering kali mengucapkan, sering kali menyebut suatu merk, berarti merk tersebut sudah merebut hati konsumen/masyarakat. Karena dalam jangka waktu tertentu merek tersebutlah yang <strong><em>SELALU</em><em> DIINGAT</em></strong> ( <em><strong>TOP of MIND</strong></em>).</p>
<p>Positioning selalu dikaitkan dengan persaingan. Pengiklan harus jeli dalam memposisikan produk mereka dalam persaingan. Pendekatan-pendekatan, pemilihan tema, bisa didasarkan pada gaya hidup, budaya lokal, sosial, strata, semakin spesifik akan membentuk image yang berbeda, unik, mudah diingat. Pada akhirnya citra positif akan terbentuk dengan sendirinya dan mengangkat <em>brand image </em>produk tersebut.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/teori-periklanan-positioning/">Teori Periklanan (Positioning)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/teori-periklanan-positioning/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>15</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
