Membuat Perencanaan Media Sosial

Berikut ini merupakan ringkasan dari semua kegiatan dalam membuat perencanaan media sosial, yang perlu disiapkan untuk mendukung pelaksanaan perencanaan bisa dilihat seperti contoh berikut:

  1. Media sosial audit (Word doc) akan diselesaikan oleh <nama>, termasuk ringkasan berikut ini:
    • Benchmarking integrasi media sosial
    • Benchmarking profil Facebook
    • Benchmarking profil Twitter
    • Ulasan kesesuaian platform lain yang memungkinkan menjadi alternatif misalnya Pinterest, Youtube
    • Rekomendasi tahapan berikutnya untuk setiap platform, apa yang akan dilakukan.
  2. Kalender konten media sosial (dokumen Excel) yang akan dibuat harus memilih momen tematik dan terintegrasi penuh dengan rencana pemasaran yang lebih luas.
  3. Membuat kerangka pengukuran (dokumen Excel)
  4. Melengkapi tahapan akhir dari laporan evaluasi (PPT dan seluruh data di Excel).

 

Channel dan Aktivitas
Pada bagian ini diuraikan apa yang akan dilakukan untuk pada setiap jaringan sosial guna memenuhi tujuan dari strategi sosial yang direncanakan. Pastikan untuk menyertakan semua elemen taktis dan setiap hal yang terkait, proses, orang yang terlibat, dan alat-alat apa saja yang digunakan.

Berikut adalah sebuah contoh tahapan channel Twitter:

Kami akan menggunakan Twitter untuk menangani dua hal sekaligus, pertama sebagai saluran layanan, kedua saluran broadcast/interaksi, tujuannya untuk mengganti dua saluran menjadi satu. Twitter akan digunakan untuk memposisikan kita semudah mungkin berinteraksi dengan konsumen – menempatkan kustomer sebagai manusia secara nyata dan real time (kita sedapat mungkin mengingat/memanandai setiap percakapan). Ini akan bermanfaat dalam mengembangkan brand awereness dan menunjukkan wujud asli dari produk dibanding lainnya.

 

Key Action

  1. Housekeeping, yang bertugas memantau keberadaan media sosial, bersih-bersih,  mengatur, menata, (follower, post, aktivitas lainnya) termasuk report ke email, bisa menggunakan aplikasi seperti Followerwonk dan socialbro (audiense).
  2. Memfollow sesuatu yang memiliki pengaruh/trendsetter dan berterima kasih kepada follower baru secara personal.
  3. Ngetweet minimal dua (2) kali sehari, bisa menggunakan aplikasi tertentu untuk memudahkan pengaturan jadwal, seperti Buffer.
  4. Re-twitting (RT) sesuatu yang bermanfaat dan relevan (bentuk pujian yang sudah disepakati bersama di media sosial).
  5. Sebarkan blogpost atau berita minimal dua (2) kali seminggu (pada kondisi tertentu bisa terlewatkan).
  6. Penting untuk memperhatikan tingkat pelayanan kustomer secara individu, misalnya menandai tweet, memantau tweet mereka, mention, dan tidak semata-mata mengabaikan begitu saja suatu isu dan beralih ke channel lain.
  7. Menangani keluhan yang ada secara proporsional secara langsung jika memungkinkan, namun jika tidak segera diselesaikan secara offline hingga tuntas.
  8. Buat konten inovatif, misalkan tanya jawab terkait produk/jasa kita dengan topik yang lebih spesifik.

 

Integrasi dengan strategi marketing ainnya.

Buat catatan bagaimana menyelaraskan kegiatan media sosial dengan saluran pemasaran lainnya, sehingga orang-orang pelaksana memahami gambaran yang lebih luas. Misalnya, mengintegrasikan dengan model pemasaran email:

  1. Bagaimana Anda akan menggunakan jaringan sosial untuk mempromosikan konten newsletter
  2. Bagaimana Anda akan memanfaatkan aplikasi/widget untuk mendorong orang memberikan email sign-up mereka.
  3. Bagaimana Anda akan menggunakan data keterlibatan kustomer dalam media sosial untuk menginformasikan kepada tim email marketing terkait konten mana yang baik dan efektif digunakan dan untuk siapa.

Jangan lupa, semua harus saling terkait satu sama lain (integrated), sehingga harus ditentukan juga saluran pemasaran lainnya yang dapat mendukung media sosial. Sekali lagi, mengambil contoh email marketing:

  1. Selalu masukkan link media sosial kita di dalam footer email.
  2. Email akan mencakup opsi berbagi ke media sosial dalam bentuk versi browser email/webmail.
  3. Kami akan bekerja dengan tim email untuk mengeksplorasi bagaimana kita menonjolkan konten sosial yang populer dalam email yang relevan.

 

Waktu
Salah satu tujuan untuk memastikan semua kegiatan sudah ditentukan jangka waktunya, kemudian dipantau agar dapat dilacak kemajuan.

Timelines sangat penting karena mereka akan memberikan tolok ukur yang digunakan untuk mengukur kemampuan Anda untuk menerapkan strategi. Kegiatan tanpa tenggat waktu cenderung tidak jelas, dan sering dilihat oleh orang lain menjadi kurang penting (jika Anda tidak tahu kapan itu diperlukan, tidak dapat dianggap penting bukan!).

Perhatikan bahwa beberapa kegiatan perlu dilakukan berulang, seperti posting newsletter mingguan di Facebook. Frekuensi berapa kali dalam seminggu.

 

Pengukuran
Dimulai dari mendefinisikan Key Performance Indicator (KPI) untuk strategi media sosial Anda, yang harus terurai menjadi KPI makro (untuk seluruh strategi, misalnya meningkatkan traffic dari media sosial) dan KPI mikro (saluran tertentu, misalnya meningkatkan tingkat RT di Twitter).

Anda harus menyesuaikan harapan KPI Anda dengan metrik yang dapat dilacak pada setiap jaringan sosial, sehingga mereka dapat dengan mudah diukur. Kemudian pastikan bahwa alat analisis web dikonfigurasi dengan benar untuk menangkap semua data yang relevan.

Saran, menggunakan parameter pelacakan pada website. Contoh Google Analytics, ini berarti menambahkan Urchin Traffic Monitor parameters (UTM) agar dapat memantau bagian yang diperlukan.

Mengapa?
Anda akan dapat menelusuri  lalu lintas media sosial dan mengisolasi elemen kegiatan yang spesifik, seperti link individual. Ini digunakan untuk membedakan antara format konten yang berbeda, seperti gambar vs teks vs video update untuk kampanye yang sama. Anda dapat menambahkan tujuan e-commerce dan data konversi untuk melihat apa yang harus ditambahkan untuk mendapatkan nilai lebih, dan gunakan sebagai pembelajaran untuk menyelaraskan pemasaran media sosial Anda.

Mencakup rincian pelaporan yang Anda lakukan untuk mengukur kinerja, dan di mana laporan ini dapat diakses.

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published.