<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>media channel Archives - Griyo Denbagus</title>
	<atom:link href="https://www.denbagus.com/tag/media-channel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.denbagus.com/tag/media-channel/</link>
	<description>Life 4 Beautiful Purpose</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Jul 2016 04:50:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.0.3</generator>
	<item>
		<title>Membuat Perencanaan Media Sosial</title>
		<link>https://www.denbagus.com/membuat-perencanaan-media-sosial/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/membuat-perencanaan-media-sosial/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jun 2016 04:42:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[channel]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[media channel]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan sosial media]]></category>
		<category><![CDATA[sosial media]]></category>
		<category><![CDATA[strategi sosial media]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[youtube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=2364</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berikut ini merupakan ringkasan dari semua kegiatan dalam membuat perencanaan media sosial, yang perlu disiapkan untuk mendukung pelaksanaan perencanaan bisa dilihat seperti contoh berikut: Media sosial audit (Word doc) &#8211; akan diselesaikan oleh &#60;nama&#62;, termasuk ringkasan berikut ini: Benchmarking integrasi media sosial Benchmarking profil Facebook Benchmarking profil Twitter Ulasan kesesuaian platform lain yang memungkinkan menjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/membuat-perencanaan-media-sosial/">Membuat Perencanaan Media Sosial</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span id="result_box" class="" lang="id">Berikut ini merupakan ringkasan<span class=""> dari semua</span> <span class="">kegiatan dalam membuat perencanaan media sosial, yang</span> perlu disiapkan untuk mendukung pelaksanaan perencanaan bisa dilihat seperti <span class="">contoh berikut:<br />
</span></span></p>
<ol>
<li><span id="result_box" class="" lang="id">Media sosial audit (Word doc) <span class="">&#8211;</span> akan diselesaikan oleh &lt;nama&gt;, termasuk ringkasan berikut ini:</span>
<ul>
<li><span id="result_box" class="" lang="id"><em>Benchmarking</em> integrasi media sosial</span></li>
<li><span id="result_box" class="" lang="id"><em>Benchmarking</em> profil Facebook</span></li>
<li><span id="result_box" class="" lang="id"><em>Benchmarking</em> profil Twitter</span></li>
<li><span id="result_box" class="" lang="id">Ulasan kesesuaian <span class="">platform lain</span> yang memungkinkan menjadi alternatif misalnya Pinterest, Youtube</span></li>
<li><span id="result_box" class="" lang="id">Rekomendasi tahapan berikutnya untuk setiap platform, apa yang akan dilakukan.</span></li>
</ul>
</li>
<li><span id="result_box" class="" lang="id">Kalender konten media sosial (dokumen Excel) yang akan dibuat harus memilih momen tematik <span class="">dan</span> terintegrasi penuh dengan rencana pemasaran yang lebih luas.</span></li>
<li><span id="result_box" class="" lang="id">Membuat kerangka pengukuran (dokumen Excel)</span></li>
<li><span id="result_box" class="" lang="id">Melengkapi tahapan akhir dari laporan evaluasi (PPT dan seluruh data di <span class="">Excel</span>)<span class="">.</span></span></li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>Channel dan Aktivitas<br />
Pada bagian ini <span id="result_box" class="" lang="id">diuraikan apa yang akan dilakukan untuk pada setiap jaringan sosial guna memenuhi tujuan dari strategi sosial yang direncanakan. Pastikan untuk menyertakan <span class="">semua elemen</span> taktis dan setiap hal yang terkait, proses, orang yang terlibat, dan alat-alat apa saja yang digunakan.</span></p>
<p><span class="">Berikut adalah</span> sebuah contoh tahapan <em>channel <span class="">Twitter</span></em><span class="">:</span></p>
<p><span id="result_box" class="" lang="id">Kami akan menggunakan Twitter untuk menangani dua hal sekaligus, pertama sebagai saluran layanan, kedua saluran broadcast/interaksi, tujuannya untuk mengganti dua saluran menjadi satu. Twitter akan digunakan untuk memposisikan kita semudah mungkin berinteraksi dengan konsumen &#8211; menempatkan kustomer sebagai manusia secara nyata dan real time (kita sedapat mungkin mengingat/memanandai setiap percakapan). Ini akan bermanfaat dalam mengembangkan <em>brand awereness</em> dan menunjukkan wujud asli dari produk dibanding lainnya. </span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Key Action</strong></p>
<ol>
<li><em>Housekeeping,</em> yang bertugas memantau keberadaan media sosial, bersih-bersih,  mengatur, menata, (follower, post, aktivitas lainnya) termasuk report ke email, bisa menggunakan aplikasi seperti <em>Followerwonk</em> dan <em>socialbro (audiense).</em></li>
<li>Mem<em>follow</em> sesuatu yang memiliki pengaruh/<em>trendsetter</em> dan berterima kasih kepada <em>follower</em> baru secara personal.</li>
<li>Nge<em>tweet</em> minimal dua (2) kali sehari, bisa menggunakan aplikasi tertentu untuk memudahkan pengaturan jadwal, seperti Buffer.</li>
<li>Re-twitting (RT) sesuatu yang bermanfaat dan relevan (bentuk pujian yang sudah disepakati bersama di media sosial).</li>
<li>Sebarkan blogpost atau berita minimal dua (2) kali seminggu (pada kondisi tertentu bisa terlewatkan).</li>
<li>Penting untuk memperhatikan tingkat pelayanan kustomer secara individu, misalnya menandai tweet, memantau tweet mereka, mention, dan tidak semata-mata mengabaikan begitu saja suatu isu dan beralih ke channel lain.</li>
<li>Menangani keluhan yang ada secara proporsional secara langsung jika memungkinkan, namun jika tidak segera diselesaikan secara <em>offline</em> hingga tuntas.</li>
<li>Buat konten inovatif, misalkan tanya jawab terkait produk/jasa kita dengan topik yang lebih spesifik.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Integrasi dengan strategi marketing ainnya.</strong></p>
<p><span id="result_box" class="" lang="id">Buat catatan bagaimana menyelaraskan kegiatan media sosial dengan saluran pemasaran lainnya, sehingga orang-orang pelaksana memahami gambaran yang lebih luas. Misalnya, mengintegrasikan dengan model pemasaran email:</span></p>
<ol>
<li><span id="result_box" class="" lang="id">Bagaimana Anda akan menggunakan jaringan sosial untuk mempromosikan konten newsletter</span></li>
<li><span id="result_box" class="" lang="id">Bagaimana Anda akan memanfaatkan aplikasi/widget <span class="">untuk mendorong</span> orang memberikan email<em> sign-up</em> mereka.</span></li>
<li><span id="result_box" class="" lang="id">Bagaimana Anda akan menggunakan data keterlibatan kustomer dalam media sosial untuk menginformasikan kepada tim <em>email marketing</em> terkait konten mana yang baik dan efektif digunakan dan untuk siapa.</span></li>
</ol>
<p><span id="result_box" class="" lang="id">Jangan lupa, semua harus saling terkait satu sama lain <em>(integrated)</em>, sehingga harus ditentukan juga saluran pemasaran lainnya yang dapat mendukung media sosial. Sekali lagi, mengambil contoh <em>email marketing</em>:</span></p>
<ol>
<li><span id="result_box" class="" lang="id">Selalu masukkan link media sosial kita di dalam <span class="">footer</span> <span class="">email.</span></span></li>
<li><span id="result_box" class="" lang="id">Email akan mencakup opsi berbagi ke media sosial dalam bentuk <span class="">versi</span> browser email/webmail.</span></li>
<li><span id="result_box" class="" lang="id">Kami akan bekerja dengan tim email <span class="">untuk mengeksplorasi</span> bagaimana kita menonjolkan konten sosial yang populer dalam email <span class="">yang relevan</span><span class="">.</span></span></li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Waktu<br />
</strong>Salah satu tujuan untuk memastikan semua kegiatan sudah ditentukan<span id="result_box" class="" lang="id"> jangka waktunya, kemudian dipantau agar dapat di<span class="">lacak kemajuan</span>.</span></p>
<p><em><span class="">Timelines</span></em> sangat penting karena mereka akan memberikan <span class="">tolok ukur</span> yang digunakan untuk mengukur <span class="">kemampuan Anda untuk</span> menerapkan <span class="">strategi</span><span class="">.</span> Kegiatan tanpa tenggat waktu <span class="">cenderung tidak jelas</span>, dan sering dilihat <span class="">oleh orang lain menjadi</span> kurang penting (jika Anda tidak tahu kapan itu diperlukan<span class="">,</span> tidak dapat dianggap penting <span class="">bukan</span>!).</p>
<p><span class="">Perhatikan bahwa beberapa</span> <span class="">kegiatan</span> perlu dilakukan <span class="">berulang</span>, seperti <em>posting newsletter</em> <span class="">mingguan di</span> Facebook<span class="">.</span> Frekuensi berapa kali dalam seminggu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Pengukuran<br />
</strong>Dimulai dari mendefinisikan Key Performance Indicator (KPI) <span id="result_box" class="" lang="id"><span title="Start by defining the KPIs for your social strategy, which should break down into macro KPIs (for the whole strategy e.g. increase traffic from social media) and micro KPIs (channel specific e.g. increase RT rate on Twitter). ">untuk strategi media sosial Anda, yang harus terurai menjadi KPI makro (untuk seluruh strategi, misalnya meningkatkan <em>traffic</em> dari media sosial) dan KPI mikro (saluran tertentu, misalnya meningkatkan tingkat RT di Twitter).</span></span></p>
<p><span title="You should align your KPI expectations with the metrics that you can track for each social network, so that they can easily measured.">Anda harus menyesuaikan harapan KPI Anda dengan metrik yang dapat dilacak pada setiap jaringan sosial, sehingga mereka dapat dengan mudah diukur. </span><span title="Then sense check that your web analytics tools are configured correctly to capture all relevant data. ">Kemudian pastikan bahwa alat analisis web dikonfigurasi dengan benar untuk menangkap semua data yang relevan.</span></p>
<p><span title="I recommend using campaign tracking parameters in all URLs you share via social.">Saran, menggunakan parameter pelacakan pada website. </span><span title="Using Google Analytics as the example, this means adding UTM parameters for at least medium, source and campaign. ">Contoh Google Analytics, ini berarti menambahkan <span class="st" data-hveid="87"><em>Urchin Traffic Monitor parameters</em> (<em>UTM</em>)</span> agar dapat memantau bagian yang diperlukan.</span></p>
<p><span title="Why? "><strong>Mengapa?</strong><br />
</span><span title="You’ll be able to drill down into traffic from social and isolate specific elements of activity, such as individual links.">Anda akan dapat menelusuri  lalu lintas media sosial dan mengisolasi elemen kegiatan yang spesifik, seperti link individual. </span><span title="I’ve used this for differentiating between different content formats, such as text vs. image vs. video updates for the same campaign.">Ini digunakan untuk membedakan antara format konten yang berbeda, seperti gambar vs teks vs video update untuk kampanye yang sama. </span><span title="You can overlay ecommerce goals and conversion data to see what is adding the most value, and use the learning to fine tune your social marketing. ">Anda dapat menambahkan tujuan<em> e-commerce</em> dan data konversi untuk melihat apa yang harus ditambahkan untuk mendapatkan nilai lebih, dan gunakan sebagai pembelajaran untuk menyelaraskan pemasaran media sosial Anda.</span></p>
<p><span title="Include details of the reporting you’ll do to measure performance, and where these reports can be accessed.">Mencakup rincian pelaporan yang Anda lakukan untuk mengukur kinerja, dan di mana laporan ini dapat diakses.</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/membuat-perencanaan-media-sosial/">Membuat Perencanaan Media Sosial</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/membuat-perencanaan-media-sosial/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
