<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ericsson Archives - Griyo Denbagus</title>
	<atom:link href="https://www.denbagus.com/tag/ericsson/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.denbagus.com/tag/ericsson/</link>
	<description>Life 4 Beautiful Purpose</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Oct 2022 03:21:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.0.2</generator>
	<item>
		<title>Pasang surut dunia PerGadgetan</title>
		<link>https://www.denbagus.com/pasang-surut-dunia-per-gadget-an/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/pasang-surut-dunia-per-gadget-an/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2014 09:51:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gadgets]]></category>
		<category><![CDATA[Handphone]]></category>
		<category><![CDATA[Android]]></category>
		<category><![CDATA[apple]]></category>
		<category><![CDATA[ericsson]]></category>
		<category><![CDATA[feature phone]]></category>
		<category><![CDATA[handheld]]></category>
		<category><![CDATA[handphone]]></category>
		<category><![CDATA[iOS]]></category>
		<category><![CDATA[lenovo]]></category>
		<category><![CDATA[lg]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<category><![CDATA[smartphone]]></category>
		<category><![CDATA[sony]]></category>
		<category><![CDATA[sony ericsson]]></category>
		<category><![CDATA[xperia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=1739</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasang surut dunia PerGadgetan Ide tulisan Pasang surut dunia PerGadgetan&#160;ini tiba-tiba saja muncul dari otak &#8216;ngeres&#8217; saya. Sedikit flashback ke masa lampau di mana sang raja NOKIA menjadi raja di raja, namun akhirnya tumbang karena kepongahannya. Menurut penerawangan saya, kehancuran NOKIA disebabkan tidak tanggapnya terhadap perubahan serta arus deras teknologi. Jujur saja, sebagai penggila gadget [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/pasang-surut-dunia-per-gadget-an/">Pasang surut dunia PerGadgetan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pasang surut dunia PerGadgetan</p>
<p>Ide tulisan Pasang surut dunia PerGadgetan&nbsp;ini tiba-tiba saja muncul dari otak &#8216;ngeres&#8217; saya.<br />
Sedikit <em>flashback</em> ke masa lampau di mana sang raja NOKIA menjadi raja di raja, namun akhirnya tumbang karena kepongahannya. Menurut penerawangan saya, kehancuran NOKIA disebabkan tidak tanggapnya terhadap perubahan serta arus deras teknologi.</p>
<figure id="attachment_1747" aria-describedby="caption-attachment-1747" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/03/campurgadgets.jpg"><img class="wp-image-1747 size-medium" src="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/03/campurgadgets-300x178.jpg" alt="Pasang surut dunia PerGadgetan" width="300" height="178" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/03/campurgadgets-300x178.jpg 300w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/03/campurgadgets-700x417.jpg 700w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2014/03/campurgadgets.jpg 750w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a><figcaption id="caption-attachment-1747" class="wp-caption-text">Android, Windows Phone, iOS</figcaption></figure>
<p>Jujur saja, sebagai penggila <em>gadget</em> saya merasa pasang surut dunia per-<em>gadget</em>-an hanya disebabkan dua hal, berevolusi atau mati. Saya ingin sedikit menyinggung beberapa merek seperti Sony (Ericsson), Apple, Samsung, HTC, Lenovo, LG, Nokia, LG, dan Oppo.</p>
<p><strong>SONY</strong><br />
Sony adalah kepanjangan dari <em>brand</em> sebelumnya Sony Ericsson dan <em>brand</em> Ericsson sendiri. Sejarah mencatat sepak terjang <em>brand-brand </em>ini. Dari masih bernama Ericsson saya sudah pernah menikmati canggihnya handset seperti, T39, R520, R310s, R250s Pro, nyaris saat itu sangat-sangat puas dan bangga tatkala menentengnya. Petualangan berlanjut di generasi berikutnya <em>brand</em> Sony Ericsson, mulai dari T68i, K750, W900i, W300, W850, K660, W595, W902, W705, Aino, Xperia X8, terakhir Xperia Arc S. Kesetiaan terus berlanjut setelah resmi embel-embel Ericsson ditanggalkan, berturut-turut mulai, Xperia U, Xperia SP, dan Xperia ZL. Melihat <em>track record</em> di atas jelas, saya penggila produk basis Sony, tetapi saat ini kekecewaan melanda tatkala makin hari kualitas produk <em>brand</em> ini tidak lebih baik dari nenek moyangnya. Keluhan datang sana sini, belum lagi isu service center yang amburadul acak kadut. Duh &#8230; kenapa <em>brand</em> yang dulu begitu saya kagumi dan cintai sekarang jadi memble.</p>
<p><strong>APPLE</strong><br />
Apple terus menerus diterjang isu tidak mengenakkan terkait produk yang mereka luncurkan. Isu negatif makin santer dirasa tatkala sang nahkoda berganti dari <em>technoart</em> Jobs ke penerusnya sekarang Tim Cook. Saya tidak usah membanding-bandingkan kepemimpinan keduanya. Yang jelas, fakta yang berbicara seperti apa produk Apple sekarang dan dulu. Maaf meskipun saya dulu fanatik terhadap <em>brand</em> Sony dan turunannya, bukan berarti saya menutup mata dengan produk berkualitas lainnya. Petualangan Apple pertama yang saya pakai adalah PC Machintosh, PowerMac G3, iPhone 3G, iPhone 4, iPad 3, sekarang tersisa iPad Mini dan iMac kantor. Secara keseluruhan saya puas dengan produk-produk Apple. Terutama desainnya, baik <em>build in body</em>, kemampuan <em>hardware</em>, <em>smooth</em>, maupun <em>UI OS</em>nya.</p>
<p>Di sektor <em>gadget</em>, terakhir saya sangat puas saat masih menggunakan iOS 6.1. Tetapi setelah <em>upgrade</em> ke iOS 7.x ampun, bukan cuman lemotnya, tetapi masalah yang dulu nyaris tidak pernah timbul sekarang timbul, <em>&#8216;FORCE CLOSE&#8217;</em>. Berbagai referensi telah saya baca, tetapi solusi yang ada tetapi tidak bisa optimal, sesekali masih terjadi.</p>
<p>Dari sektor PC, sebelumnya saya menggunakan <em>OSX Snow Leopard</em> kemudian upgrade ke <em>Mavericks</em>, masalah barupun timbul, banyak dan nyaris semua aplikasi <em>missing link</em> karena ada <em>file app </em>yang<em> missing,</em> duh. Apa-apaan ini Apple. Tapi itulah kenyataannya, saya bukan <em>Apple Hater</em>. Tapi melihat isu-isu negatif yang silih berganti di berbagai media, ini akan sangat membahayakan. Kepuasan dan loyalitas pelanggan akan memudar jika tidak segera tanggap dan menyelesaikan masalah-masalah ini. Gimana Apple? Masih mau dianggap <em>gadget</em> kelas wahit? Jangan <em>over price</em> melulu, tapi tunjukkan kalau loe masih bisa menjadi yang terbaik.</p>
<p><strong>SAMSUNG</strong><br />
Sekarang siapa yang tidak kenal Samsung, bayi lahir mungkin sudah kenal. Tentu saja, fenomena Samsung seperti masa keemasan NOKIA di masanya dulu. Pasar digelontor dengan produk mulai <em>low</em> hingga <em>high</em>. Samsung tidak mengenal istilah<em> low cost high impact</em>, yang terpenting saat ini menikmati menjadi raja. Membombardir pasar dengan bejibun varian produk dan iklan gede. Mudah-mudahan Samsung yang fenomenal ini belajar dari kegagalan NOKIA, sehingga mereka akan terus menjadi raja. Jujur saya tidak pernah memiliki satupun produk Samsung, tapi tetapi salut. Alasan kenapa tidak suka, karena mainstream aja <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f61b.png" alt="😛" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p><strong>HTC</strong><br />
Sebagian orang mungkin masih berfikir produk HTC dulu dipikir produk abal-abal, disamakan dengan merek HT jaman dulu. Sejatinya HTC adalah produk menurut saya premium, terlihat dari produknya hampir semuanya berkualitas, HTC One kualitas bahan dan desain juga sangat cantik. Performance juga tidak kalah dengan pesainganya. Tetapi ntah mengapa di Indonesia masih dianggap sebelah mata. Mudah-mudahan HTC tetapi melahirkan produk-produk berkualitas serta indah. Biar persaingan tetap ramai. Belum lagi produk-produk Xiaomi yang tinggal menunggu waktu akan masuk Indonesia, maka persaingan makin sengit. Tercatat produk HTC yang pernah saya pakai HTC Wildfire S dan HTC Desire HD. So far puas dengan dua <em>gadget</em> tersebut.</p>
<p><strong>LENOVO</strong><br />
Ini penantang sejati, ibarat wanita atau artis, sekarang jadi primadona yang lagi naik daun. Gimana tidak iming-iming dan cara merayunyapun fantastis. Terbukti memang, meski harga relatif murah kualitas benar-benar tidak murahan, bahkan boleh dibilang memuaskan sejauh ini. Secara spesifikasi yang mumpuni, performance maknyus, desain lumayan, sehingga saat ini benar-benar menjadi idola baru. So, bagi yang penasaran silahkan dicoba sendiri.</p>
<p><strong>NOKIA</strong><br />
Seolah tidak mau kalah dan bernostalgia dengan sejarah masa lalu, Nokia pelan-pelan mulai kembali membangun dinastinya, apalagi saat ini sudah mendapat dukungan dari Microsoft yang telah mengakuisisinya. Dengan jajaran Lumianya yang berbasis Windows Phone, mereka mulai menancapkan kembali kuku-kukunya. Meski persaingan di lanskap <em>gadget</em> tidak seperti dulu, Nokia optimis akan mampu bersaing. Apalagi Microsoft juga telah mengklaim OS besutannya telah menempati peringat tiga mengalahkan Blackberry OS. Ya mudah-mudahan NOKIA bisa kembali mereguk kesuksesan seperti di masa lampau. Sejauh menggunakan Lumia 520 dan 720, memang sangat puas, desain bodi, UI, dan <em>performance</em> yang mulus. Meskipun dengan spesifikasi hardware yang lebih rendah, <em>performance</em> tetapi optimal. Meskipun layanan <em>Service Center</em> sangat memuaskan karena klaim dapat segera diatasi (hanya 1 hari selesai), secara kualitas menurun, karena belum satu tahun Lumia 720 sudah masuk rumah sakit harus ganti LCD, dan sekarang Asha 206 juga mengalami masalah, satu slot tidak bisa membaca <em>sim card.</em> So&#8230; begitulah sekarang kualitas Nokia.</p>
<p><strong>LG dan OPPO</strong><br />
LG juga sudah mulai menunjukkan taringnya, saya tidak membahas terlalu detail, meski banyak yang mengagungkan, buat saya tidak istimewa, karena tidak ada yang spesial dibanding <em>smartphone</em> android lainnya. Secara kualitas memang bagus, tapi tidak cukup hanya kualitas, buat saya smartphone itu paket lengkap, tampilan, performance, kualitas, dan harga.</p>
<p>Sedangkan OppO, ini penantang baru yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Dilihat dari penampilan, sangat seksi, spesfikasi juga markotop. Tetapi ngomong kualitas, tunggu dulu, perlu beberapa waktu untuk membuktikan. Karena di beberapa media masih ada beberapa keluhan terkait <em>service center</em>, lamban dan terkesan belum siap. Mau bersaing dengan sesepuh-sesepuh di atas. Tunjukkan nyali dan kualitasmu.</p>
<p>Lalu bagaimana nasib <em>feature phone</em> dengan banyaknya gempuran smartphone. Secara mengejutkan f<em>eature phone</em> juga masih memiliki pengguna fanatik, termasuk saya. Salah satu alasan tetapi menggunakan <em>feature phone</em> adalah <em>usability</em>, karena tahu sendirilah di Indonesia operator banyak, sehingga perlu punya <em>handphone</em> (HP) <em>dual sim</em>, kebetulan jatuh ke Nokia Asha 206.</p>
<p>Alasan lainnya kenapa masih menggunakan <em>feature phone</em> adalah bosan dengan melihat bentuk desain <em>smartphone</em> yang nyaris sama dan monoton. Beda dengan tampilan <em>feature phone</em> yang beraneka warna dan bentuk. Itulah kenapa saya masih menyimpan beberapa koleksi HP jadul. Huffff &#8230; wes akeh tibakno. Gitu aja tulisan Pasang surut dunia PerGadgetan. Yo wes semono disek, uneg-uneg sudah hilang. Kembali ke dunia nyata.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/pasang-surut-dunia-per-gadget-an/">Pasang surut dunia PerGadgetan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/pasang-surut-dunia-per-gadget-an/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Flash ROM KXP di Xperia Arc S &#8211; Jelly Bean</title>
		<link>https://www.denbagus.com/flash-rom-kxp-di-xperia-arc-s/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/flash-rom-kxp-di-xperia-arc-s/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Oct 2012 08:54:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gadgets]]></category>
		<category><![CDATA[Handphone]]></category>
		<category><![CDATA[ericsson]]></category>
		<category><![CDATA[flash]]></category>
		<category><![CDATA[Flashtool]]></category>
		<category><![CDATA[Kernel]]></category>
		<category><![CDATA[Nandroid Backup]]></category>
		<category><![CDATA[ROM]]></category>
		<category><![CDATA[ROOT]]></category>
		<category><![CDATA[sony]]></category>
		<category><![CDATA[Titanium Backup]]></category>
		<category><![CDATA[Unlockbootloader]]></category>
		<category><![CDATA[xperia]]></category>
		<category><![CDATA[Xperia Arc]]></category>
		<category><![CDATA[xperia arc s]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=1451</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ada beberapa teman yang menanyakan cara flashing ROM KXP. Kenapa saya buat tutorial ini, tujuan utama untuk membantu teman saja supaya mudah belajarnya. Sebenarnya banyak sekali ROM untuk Xperia Arc S yang sudah saya coba. Masing-masing ROM memiliki kelebihan dan kekurangan. Sehingga ROM tertentu bagus di gunakan untuk Handheld (HH) A, belum tentu bagus di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/flash-rom-kxp-di-xperia-arc-s/">Flash ROM KXP di Xperia Arc S &#8211; Jelly Bean</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ada beberapa teman yang menanyakan cara flashing ROM KXP. Kenapa saya buat tutorial ini, tujuan utama untuk membantu teman saja supaya mudah belajarnya. Sebenarnya banyak sekali ROM untuk Xperia Arc S yang sudah saya coba. Masing-masing ROM memiliki kelebihan dan kekurangan. Sehingga ROM tertentu bagus di gunakan untuk Handheld (HH) A, belum tentu bagus di Handheld B. Makanya perlu trial and error. Pertimbangan kenapa tutorialnya hanya ROM KXP, ada beberapa hal mendasari dibuatnya tutorial ini. Pertama, saat ini OS android sebagian besar sudah versi 4.1.1 atau Jellybean (JB). Sehingga beberapa orang kalau HHnya tidak bisa menikmati JB dianggap dah kuno. Kedua, ROM base JB diklaim lebih ringan, UI Simpel tapi elegan, konsumsi daya dan memory irit dibandingkan dengan Ice Cream Sandwich (ICS) sehingga lebih smooth dan cepat.</p>
<p>Namun kembali lagi, karena JB adalah versi terbaru OS Android, tentu masih ada beberapa kendala, ada beberapa aplikasi atau game yang biasa jalan di Gingerbread (GB) bisa jadi tidak berjalan dengan sempurna atau malah tidak kompatibel. Apalagi dengar-dengar secara official Sony tidak akan mengeluarkan update JB untuk Xperia 2011. Sehingga mau tidak mau agar dapat menikmati JB di Xperia Arc S harus menggunakan Custom ROM (Cusrom). Untuk mempermudah dalam membandingkan ROM mana yang baik dan tepat buat HH kita memang harus dicoba-coba. Untuk yang doyan game sampai saat ini masih banyak yang merekomendasikan menggunakan ROM base on GB karena kestabilan, smooth, dan fast. ROM yang pernah saya pakai dan puas adalah buatan cyanogen CM7. Terkenal paling tangguh buat game. Sedang yang base on ICS bisa coba ROM Jelly Sandwich, terakhir saya coba versi 6.2.</p>
<p>Sedangkah untuk Cusrom base on JB yang pernah saya coba adalah CM10 keluaran cyanogen dan KXP.</p>
<p>Lalu kenapa kok KXP, menurut saya untuk saat ini ROM yang sudah lumayan bagus base on JB adalah KXP dan CM10. Untuk yang CM10 di HH saya ada beberapa masalah hingga sekarang belum terpecahkan. Makanya sekarang pakai KXP. Kelebihan lain adalah ketergantungan saya dengan ON SCREEN BUTTON. Fitur tambahan ini mengalih fungsikan tombol manual back, home, recent dengan touch screen. So tombol manual jadi awet, kebanyakan tombol ini sering rusak dan crome ngelontok karena keseringan dipencet.</p>
<p><strong>Keperluan yang dibutuhkan untuk Flash CUSROM KXP:</strong></p>
<ol>
<li>HH harus sudah ROOT, Unlockbootloader.</li>
<li>Download file ROM KXP.</li>
<li>Download kernel, boleh kernel lainnya bawaan atau pakai bawaan ROM KXP.</li>
<li>Beberapa modul dan fix file, untuk memperbaiki bug yang ada. (Bisa baca langsung di thread aslinya)</li>
<li>Flashtool.</li>
<li>CWM Recovery.</li>
<li>Titanium Backup.</li>
</ol>
<div>Semua source file dapat di download di original source: <a title="XDA Dev" href="http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=1859518" target="_blank">http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=1859518</a></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Langkah-langkahnya sangat mudah.</p>
<p><strong>Pertama</strong></p>
<p>Sebelum menginstall CUSROM biasakan melakukan backup lewat CWM (Nandroid Backup), tujuannya jika sampai terjadi kegagalan dalam flash CUSROM bisa langsung direstore kembali kesemula. Kemudian lakukan juga backup lewat Titanium Backup, untuk merestore beberapa atau keseseluruhan aplikasi, biar tidak install satu persatu. Setelah proses backup selesai, pindah atau kopikan ke PC atau laptop file backup tadi. (Untuk restore backup dari titanium kadangkala tidak bisa restore secara sempurna, saran restore aplikasi yang memang perlu saja. Untuk aplikasi lain silahkan install manual.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Kedua</strong></p>
<p>Setelah backup selesai langkah berikutnya adalah mengcopy file yang telah di download (ROM, FIX File ke dalam SD Card). Setelah itu install/flash kernel. Kebetulan kernel yang saya gunakan adalah kernel Lupus. Untuk flash kernel lakukan melalu aplikasi Flashtool. Pilih &#8220;Fastboot Mode&#8221; Lihat gambar di bawah.</p>
<figure id="attachment_1454" aria-describedby="caption-attachment-1454" style="width: 427px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/fastboot.jpg"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-1454" title="Fastboot Mode" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/fastboot.jpg" alt="Fastboot Mode" width="427" height="298" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/fastboot.jpg 427w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/fastboot-300x209.jpg 300w" sizes="(max-width: 427px) 100vw, 427px" /></a><figcaption id="caption-attachment-1454" class="wp-caption-text">Fastboot Mode</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kemudian pilih &#8220;Reboot into Fastboot via ADB &#8230;&#8221; Maka otomatis HH akan reboot pada mode fastboot, ditandai lampu dekat colokan usb berwarna biru biru.</p>
<figure id="attachment_1458" aria-describedby="caption-attachment-1458" style="width: 453px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/viaADB.jpg"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-1458" title="Reboot Fastboot Via ADB" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/viaADB.jpg" alt="Reboot Fastboot Via ADB" width="453" height="208" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/viaADB.jpg 453w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/viaADB-300x137.jpg 300w" sizes="(max-width: 453px) 100vw, 453px" /></a><figcaption id="caption-attachment-1458" class="wp-caption-text">Reboot Fastboot Via ADB</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ketiga</strong><br />
Setelah flash kernel berhasil, berikutnya adalah reboot untuk masuk ke CWM Recovery.</p>
<p><strong>Keempat</strong><br />
Wipe All Data (Wipedata/Factory Reset, Wipe cache partition, Wipe dalvik Cache)</p>
<p><strong>Kelima</strong><br />
Install ROM, &#8220;Install Zip from SDCard&#8221; pilih ROM yang tadi di download dari SD Card. Install. Tunggu hingga selesai. Setelah itu reboot.</p>
<p><strong>Keenam</strong><br />
Masuk lagi ke CWM install FIX File. Reboot lagi, selesai&#8230;&#8230;<br />
Mudah bukan. Jika masih ada langkah yang kurang jelas, kirim pesan lewat komentar. Good Luck.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Beberapa capture dari ROM KXP dengan Kernel Lupus.</p>
<figure id="attachment_1462" aria-describedby="caption-attachment-1462" style="width: 254px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/kxpROM.jpg"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-1462" title="Screenshot ROM KXP" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/kxpROM-254x300.jpg" alt="Screenshot ROM KXP" width="254" height="300" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/kxpROM-254x300.jpg 254w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2012/10/kxpROM.jpg 649w" sizes="(max-width: 254px) 100vw, 254px" /></a><figcaption id="caption-attachment-1462" class="wp-caption-text">Screenshot ROM KXP &#8211; Klik untuk memperbesar gambar.</figcaption></figure>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/flash-rom-kxp-di-xperia-arc-s/">Flash ROM KXP di Xperia Arc S &#8211; Jelly Bean</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/flash-rom-kxp-di-xperia-arc-s/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>63</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sony Ericsson Aino (U10i)</title>
		<link>https://www.denbagus.com/sony-ericsson-aino-u10i/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/sony-ericsson-aino-u10i/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 09:23:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gadgets]]></category>
		<category><![CDATA[Handphone]]></category>
		<category><![CDATA[accelerometer]]></category>
		<category><![CDATA[aino]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[auto]]></category>
		<category><![CDATA[bass]]></category>
		<category><![CDATA[bluetooth]]></category>
		<category><![CDATA[clear audio]]></category>
		<category><![CDATA[ericsson]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[megabass]]></category>
		<category><![CDATA[mulus]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[putih]]></category>
		<category><![CDATA[sliding]]></category>
		<category><![CDATA[sony]]></category>
		<category><![CDATA[touchscreen]]></category>
		<category><![CDATA[wide screen]]></category>
		<category><![CDATA[wifi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=482</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah beberapa waktu memakai W902, akhirnya sempat kepincut sama Si Putih mulus Aino. Iseng-iseng sekaligus bernostalgia membayangkan mantan pacar terdahulu, Si Putih Semok W900. Bahkan sampai sekarangpun masih berkesan di hati. Cie cie :P. Maaf saja kalo setiap review HP selalu produk Sony Ericsson (SE), saya tidak ada kaitan sama sekali dengan produk2 SE. Tapi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/sony-ericsson-aino-u10i/">Sony Ericsson Aino (U10i)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah beberapa waktu memakai <a title="Sony Ericsson W902" href="http://www.denbagus.com/sony-ericsson-w902/" target="_blank">W902</a>, akhirnya sempat kepincut sama Si Putih mulus Aino. Iseng-iseng sekaligus bernostalgia membayangkan mantan pacar terdahulu, Si Putih Semok W900. Bahkan sampai sekarangpun masih berkesan di hati. Cie cie :P.<span id="more-482"></span></p>
<p>Maaf saja kalo setiap review HP selalu produk Sony Ericsson (SE), saya tidak ada kaitan sama sekali dengan produk2 SE. Tapi sejak sakit hati, kira2 delapan tahun yang lalu dengan produk sebelah, akhirnya pindah kelain hati ke SE sampai sekarang.</p>
<figure id="attachment_486" aria-describedby="caption-attachment-486" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2010/04/aino4.jpg"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-486" title="Aino" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2010/04/aino4-300x195.jpg" alt="Si Mulus Cucunya W900i" width="300" height="195" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2010/04/aino4-300x195.jpg 300w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2010/04/aino4.jpg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a><figcaption id="caption-attachment-486" class="wp-caption-text">Si Mulus Cucunya W900i</figcaption></figure>
<p>Aino pertama kali diperkenalkan kira-kira bulan Mei 2009. Nama lain nona Aino ini biasa juga disebut U10i. Warna dipasaran ada putih dan hitam. Model desain dan fitur yang aduhai, benar-benar menggiurkan dan membuat hati ini gundah gulana. Dengan sangat terpaksa, sayapun meminangnya dengan mas kawin sekitar 5,3 juta waktu itu. Kesan pertama begitu menggoda. Modern, dinamis, dan elegan adalah <em>image </em>yang bisa saya tangkap dari produk ini. Hampir semua fitur unggulan ditanamkan dalam Aino. Wifi, Bluetooth, kamera dengan autofocus, radio, mp3, dan mp4 dengan format wide screen adalah sebagian dari fitur tersebut.</p>
<p>Jujur saja, karena hobi saya dengerin musik, sejak pertama menggunakan produk SE dengan fitur megabass (K750i), sejak itu pula saya putuskan tidak akan kelain hati. Apalagi seteleh mencoba bandingin dengan punya teman-teman, belum ada yang kualitas sebagus produk SE hingga sekarang (subyektif). Tapi lain orang lain selerakah kalau soal musik.</p>
<p>Aino ini dilengkapi dengan headset bluetooth sangat memudahkan kita saat mendengarkan musik. Kita tidak direpoti lagi dengan kabel yang molor sana sini <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f600.png" alt="😀" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> . Kaulitas suara di Aino masih mengusung Clear Audio dan Bass dari pendahulunya W902 maupun W890. Dentuman bass dan kejernihan suara membuat <em>&#8220;merem melek&#8221;</em> dan dada berdegup kencang layaknya akan ketemu sang pacar.<br />
Meski sebagian orang bilang kualitas suara lebih baik dari W902.</p>
<p>Bagi yang suka &#8216;Buku Wajah alias <em>Facebook</em>&#8216; telah tersedia aplikasi tersendiri, sehingga kita tidak akan ketinggalan untuk mengupdate status. Fitur lain yang membuat penampilan Aino lebih keren adalah fitur semi touchscreen dan sliding menu. Layar lebar dengan fitur <em>accelerometer sensor</em> untuk <em>auto-rotate</em> sangat nyaman untuk melihat film dan browsing.</p>
<p>Sudah deh gak usah panjang lebar, kalau penasaran langsung aja ke toko beli. Terakhir harga di pasaran berkisar 4,8 &#8211; 5 juta dipasaran untuk yang baru. Sedangkan second, kisaran harga ada di 3,8 &#8211; 4,5 juta, tergantung kondisi barang.</p>
<p>-Semoga bermanfaat-</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/sony-ericsson-aino-u10i/">Sony Ericsson Aino (U10i)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/sony-ericsson-aino-u10i/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
