<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>desain komunikasi visual Archives - Griyo Denbagus</title>
	<atom:link href="https://www.denbagus.com/tag/desain-komunikasi-visual/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.denbagus.com/tag/desain-komunikasi-visual/</link>
	<description>Life 4 Beautiful Purpose</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Oct 2022 02:12:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.0.2</generator>
	<item>
		<title>Desain Tak Sekedar Tanding Keindahan</title>
		<link>https://www.denbagus.com/desain-tak-sekedar-tanding-keindahan/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/desain-tak-sekedar-tanding-keindahan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Sep 2011 04:11:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[desain grafis]]></category>
		<category><![CDATA[desain komunikasi visual]]></category>
		<category><![CDATA[desain tak sekedar tanding keindahan]]></category>
		<category><![CDATA[kecantikan]]></category>
		<category><![CDATA[keindahan]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=1096</guid>

					<description><![CDATA[<p>Desain Tak Sekadar Tanding Keindahan Don’t judge the book by its cover. Satu dasawarsa lampau, jargon ini mungkin masih berjaya. Isi buku memang lebih utama dari sampulnya. Isi buku (kata-kata atau message) juga dianggap lebih utama dari bukunya sendiri (medium kertas). Tapi hari ini, dimana berlaku medium is the message, sampul buku pun dipercaya efektif [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/desain-tak-sekedar-tanding-keindahan/">Desain Tak Sekedar Tanding Keindahan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Desain Tak Sekadar Tanding Keindahan</strong></p>
<p><em>Don’t judge the book by its cover</em>. Satu dasawarsa lampau, jargon ini mungkin masih berjaya. Isi buku memang lebih utama dari sampulnya. Isi buku (kata-kata atau <em>message</em>) juga dianggap lebih utama dari bukunya sendiri (medium kertas). Tapi hari ini, dimana berlaku <em>medium is the message</em>, sampul buku pun dipercaya efektif mengantarkan pesan tentang keseluruhan isi buku, dan pada gilirannya tentang citra sang pengarang serta penerbit.<span id="more-1096"></span></p>
<p>Paradigma desain hari ini telah menjungkirbalikkan jargon “jangan menilai buku dari sampulnya” tadi. Mau bukti? Cobalah masuk ke restoran dengan pakaian seadanya, sementara teman Anda berpakaian menarik. Sekalipun Anda yang mentraktirnya saat itu, yang menjadi pusat perhatian dan keramahan para pelayan niscaya adalah teman Anda. Bukan Anda, sang bos!</p>
<figure id="attachment_1097" aria-describedby="caption-attachment-1097" style="width: 400px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2011/09/desain_cantik.jpg"><img class="size-full wp-image-1097" title="Cantik Gak?" src="http://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2011/09/desain_cantik.jpg" alt="Cantik Gak?" width="400" height="300" srcset="https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2011/09/desain_cantik.jpg 400w, https://www.denbagus.com/wp-content/uploads/2011/09/desain_cantik-300x225.jpg 300w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /></a><figcaption id="caption-attachment-1097" class="wp-caption-text">Cantik Gak?</figcaption></figure>
<p>Pernah ada penelitian di bidang psikologi. Ternyata, jika Anda keren, ganteng dan modis, Anda akan lebih mudah mendapat perhatian dan simpati orang lain. Barangkali ini terkesan tak adil, tapi beginilah cara kerja dunia.</p>
<p>Permainan serupa juga terjadi pada desain-desain korporasi. Persepsi perusahaan akan selalu dinilai dari apa yang tampak. Dalam banyak hal, itu berarti desainnya. Sebaik apapun kualitas produk, jika desainnya asal, produk Anda akan diabaikan pasar. Lebih parah lagi: omzetnya bakal tiarap.</p>
<p><em>Company profile</em> perusahaan forwarding seharusnya berdesain kokoh, tebal dan tidak ada unsur yang kabur. Semua ini akan mencerminkan kecepatan, kecekatanan, keterbukaan, tapi di lain sisi tetap ada unsur keramahan. Logo majalah remaja wanita seharusnya terlihat ceria, <em>fun</em>, gaul sekaligus cerdas. Biasanya itu disampaikan melalui pilihan tipe huruf yang <em>girlie</em>, warna pink, garis yang tipis namun tegas, dan seterusnya.</p>
<p>Ini bukan persoalan mudah. Desain bukan hanya urusan seni atau pertandingan indah-indahan. Desain juga bergeliat di ranah komunikasi massa yang selalu mengakibatkan efek pada khalayak. Bisa efek positif, bisa negatif. Atau bisa juga efeknya tidak negatif, hanya, tak tepat.</p>
<p>Pernah ada sebuah situs dari salah satu merek kopi (namanya sengaja saya sembunyikan). Sebenarnya situs itu ditujukan untuk konsumen. Namun kebanyakan pengaksesnya malah dari golongan distributor. Dari sasaran konsumen kopi melenceng ke distributor kopi, apakah ini negatif? Tidak juga. Hanya tidak tepat!</p>
<p>Untuk menjadikan desain yang berdampak sesuai keinginan perusahaan, gunakan strategi. Mulai dari pembuatan logo, tagline, visi-misi, desain produk, event aktivasi, <em>company profile</em>, sampai seragam karyawan. Kecuali siap menanggung risiko, perusahaan tak seharusnya bereksperimen soal ini.</p>
<p><strong>Brahmanto Anindito<br />
</strong><em>http://warungfiksi.net/</em><strong><br />
</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/desain-tak-sekedar-tanding-keindahan/">Desain Tak Sekedar Tanding Keindahan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/desain-tak-sekedar-tanding-keindahan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perumusan Masalah dalam Perancangan Desain</title>
		<link>https://www.denbagus.com/perumusan-masalah-dalam-perancangan-desain/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/perumusan-masalah-dalam-perancangan-desain/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Feb 2011 05:56:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Materi Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[desain komunikasi visual]]></category>
		<category><![CDATA[latar belakang masalah]]></category>
		<category><![CDATA[metodologi desain]]></category>
		<category><![CDATA[observasi pasar]]></category>
		<category><![CDATA[perancangan]]></category>
		<category><![CDATA[perancangan desain]]></category>
		<category><![CDATA[rumusan masalah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=892</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebuah riset baik skala kecil maupun besar, hal paling mendasar yang menentukan kualitas hasil penelitian adalah penentuan rumusan dan batasan masalah.&#160; Sehingga pada akhirnya akan ditemukan sebuah solusi pada kasus permasalahan yang dibahas. Artikel ini lebih difokuskan pada ranah Desain Komunikasi Visual, tepatnya pada mata kuliah Metodologi Desain. Sehingga pada kasus tertentu, kemungkinan ada beberapa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/perumusan-masalah-dalam-perancangan-desain/">Perumusan Masalah dalam Perancangan Desain</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah riset baik skala kecil maupun besar, hal paling mendasar yang menentukan kualitas hasil penelitian adalah penentuan rumusan dan batasan masalah.&nbsp; Sehingga pada akhirnya akan ditemukan sebuah solusi pada kasus permasalahan yang dibahas.<span id="more-892"></span> Artikel ini lebih difokuskan pada ranah Desain Komunikasi Visual, tepatnya pada mata kuliah Metodologi Desain. Sehingga pada kasus tertentu, kemungkinan ada beberapa perbedaan.</p>
<p><strong>Permasalahan Desain</strong><br />
Penemuan permasalahan dan gagasan dalam sebuah perancangan dapat dilakukan melalui beberapa hal : <strong> </strong></p>
<p><strong>1. Observasi Produk di pasar</strong></p>
<ul>
<li>Produk apa saja yang paling diminati konsumen</li>
<li>Produk apa saja yang tidak diminati konsumen</li>
<li>Produk apa saja yang banyak dibutuhkan konsumen</li>
<li>Produk apa saja yang sudah mulai ditinggalkan konsumen</li>
<li>Produk apa saja yang sudah di modifikasi oleh konsumen</li>
</ul>
<p><strong>2. Intepretasi terhadap kebutuhan mendatang</strong></p>
<ul>
<li>Dilakukan dengan cara eksperimentasi dengan cara redesain produk yang (mulai ditinggalkan, dibutuhkan, dan dimodifikasi) konsumen.</li>
<li>Eksperimen membuat produk baru atau belum pernah ada sebelumnya. Dengan cara melihat pola hidup<em> (lifestyle)</em> dan perkembangan teknologi informasi saat ini.</li>
</ul>
<p>Permasalahan-permasalahan di sini adalah permasalahan yang memungkinkan untuk dicarikan solusi dalam sebuah perancangan. Bentuk-bentuk perancangan dalam Desain Komunikasi Visual dapat bermacam-macam, diantaranya :</p>
<ul>
<li>Logo Perusahaan atau organisasi (Corporat ID) beserta aplikasinya</li>
<li>Kemasan produk dan aplikasi grafisnya</li>
<li>Majalah, komik, buku, CD, dan sejenisnya</li>
<li>Iklan elektronik dan non elektronik</li>
<li>Kampanye dalam bentuk spanduk, <em>banner</em>, <em>billboard</em>, brosur, <em>leaflet</em>, dll.</li>
<li>Sarana promosi 3D, contohnya <em>point of purchase</em></li>
<li>Sistem Penanda<em> (sign system)</em></li>
<li>IMC (Integrated Marketing Communication)</li>
</ul>
<p><strong>Merumuskan Permasalahan dalam Perancangan</strong></p>
<ol>
<li>Dalam bentuk kalimat tanya/mendeskripsikan permasalahan.</li>
<li>Jelas dimensi bentuk/obyek, ruang, dan waktunya.</li>
<li>Target haruslah jelas, artinya dapat dicapai pada proses perancangan.</li>
<li>Tercermin dalam judul atau topik.</li>
<li>Tergambarkan dalam latar belakang masalah perancangan/penelitian.</li>
<li>Memungkinkan untuk diurai dalam sub permasalahan yang lebih detail.</li>
</ol>
<p>Berikut ini ada contoh kasus permasalahan perancangan.</p>
<p><strong>Kasus :</strong> <em><br />
Bagaimana merancang logo baru perusahaan yang mampu meningkatkan citra perusahaan pada segmentasi yang lebih luas dalam kurun waktu satu tahun.</em></p>
<p><strong>Permasalahan :</strong></p>
<ol>
<li>Bagaimana pengaruh logo baru terhadap peningkatan citra perusahaan pada target market dan audiens yang dibidik?</li>
<li>Bagaimana pengaruh logo baru terhadap peningkatan order produk dan keuntungan perusahaan?</li>
<li>Bagaimana pengaruh logo baru terhadap kinerja internal dalam hal rasa percaya diri dan kenyamanan karyawan terhadap perusahaan?</li>
</ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/perumusan-masalah-dalam-perancangan-desain/">Perumusan Masalah dalam Perancangan Desain</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/perumusan-masalah-dalam-perancangan-desain/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>5</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Psikologi Persepsi dan Desain Komunikasi Visual</title>
		<link>https://www.denbagus.com/psikologi-persepsi-dan-desain-komunikasi-visual/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/psikologi-persepsi-dan-desain-komunikasi-visual/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Oct 2010 11:08:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Materi Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[desain komunikasi visual]]></category>
		<category><![CDATA[dkv persuasif]]></category>
		<category><![CDATA[ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[perilaku]]></category>
		<category><![CDATA[persepsi]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[simbol]]></category>
		<category><![CDATA[tipografi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=812</guid>

					<description><![CDATA[<p>DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Seni menyampaikan pesan (arts of communication) dengan menggunakan bahasa rupa (visual language) yang disampaikan melalui media berupa desain. Tujuan: Menginformasikan, mempengaruhi hingga merubah perilaku target audience sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Bahasa rupa yang dipakai berbentuk grafis, tanda, symbol, ilustrasi, gambar/foto, tipografi/huruf, dan sebagainya yang disusun berdasarkan kaidah bahasa visual yang khas. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/psikologi-persepsi-dan-desain-komunikasi-visual/">Psikologi Persepsi dan Desain Komunikasi Visual</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DESAIN KOMUNIKASI VISUAL</strong></p>
<ul>
<li>Seni menyampaikan pesan (<em>arts of communication</em>) dengan menggunakan bahasa rupa (<em>visual language</em>) yang disampaikan melalui media berupa desain.</li>
<li>Tujuan: Menginformasikan, mempengaruhi hingga merubah perilaku target audience sesuai dengan tujuan yang diinginkan.<span id="more-812"></span></li>
<li>Bahasa rupa yang dipakai berbentuk grafis, tanda, symbol, ilustrasi, gambar/foto, tipografi/huruf, dan sebagainya yang disusun berdasarkan kaidah bahasa visual yang khas.</li>
<li>Isi pesan disampaikan dengan kreatif dan komunikatif serta mengandung solusi terhadap permasalahan yang hendak dipecahkan. (sosial maupun komersial  ataupun berupa informasi, identifikasi maupun persuasif)</li>
</ul>
<p><strong>PSIKOLOGI</strong></p>
<ul>
<li>Psikologi atau psychology secara etimologi atau asal usul kata berasal dari kata <strong>psycho</strong>, merupakan bahasa Yunani <strong>Psukhe</strong> yang artinya pikiran, jiwa (mind). Sedangkan<strong> logy</strong> berarti ilmu. Makna keseluruhannya adalah ilmu yang mempelajari jiwa dan pikiran.</li>
<li>Psikologi adalah sebuah disiplin ilmu yang bersifat akademis dan terapan yang melingkupi mengenai proses mental dan perilaku.</li>
<li>Bidang yang dipelajari oleh psikolog adalah perihal persepsi, kognisi (proses penyerapan pengetahuan), emosi, kepribadian, dan hubungan interpersonal. Psikologi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, keluarga, pendidikan, pekerjaan, serta perlakuan terhadap permasalahan kejiwaan manusia.</li>
<li>Beberapa sub bidang psikologi diantaranya psikologi pengembangan sumber daya manusia, psikologi olah raga, psikologi kesehatan, psikologi industri, psikologi media, dan psikologi hukum.</li>
</ul>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/psikologi-persepsi-dan-desain-komunikasi-visual/">Psikologi Persepsi dan Desain Komunikasi Visual</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/psikologi-persepsi-dan-desain-komunikasi-visual/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
