<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>metodologi desain Archives - Griyo Denbagus</title>
	<atom:link href="https://www.denbagus.com/tag/metodologi-desain/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.denbagus.com/tag/metodologi-desain/</link>
	<description>Life 4 Beautiful Purpose</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Oct 2022 02:12:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.0.3</generator>
	<item>
		<title>Perumusan Masalah dalam Perancangan Desain</title>
		<link>https://www.denbagus.com/perumusan-masalah-dalam-perancangan-desain/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/perumusan-masalah-dalam-perancangan-desain/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Feb 2011 05:56:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Materi Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[desain komunikasi visual]]></category>
		<category><![CDATA[latar belakang masalah]]></category>
		<category><![CDATA[metodologi desain]]></category>
		<category><![CDATA[observasi pasar]]></category>
		<category><![CDATA[perancangan]]></category>
		<category><![CDATA[perancangan desain]]></category>
		<category><![CDATA[rumusan masalah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=892</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebuah riset baik skala kecil maupun besar, hal paling mendasar yang menentukan kualitas hasil penelitian adalah penentuan rumusan dan batasan masalah.&#160; Sehingga pada akhirnya akan ditemukan sebuah solusi pada kasus permasalahan yang dibahas. Artikel ini lebih difokuskan pada ranah Desain Komunikasi Visual, tepatnya pada mata kuliah Metodologi Desain. Sehingga pada kasus tertentu, kemungkinan ada beberapa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/perumusan-masalah-dalam-perancangan-desain/">Perumusan Masalah dalam Perancangan Desain</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah riset baik skala kecil maupun besar, hal paling mendasar yang menentukan kualitas hasil penelitian adalah penentuan rumusan dan batasan masalah.&nbsp; Sehingga pada akhirnya akan ditemukan sebuah solusi pada kasus permasalahan yang dibahas.<span id="more-892"></span> Artikel ini lebih difokuskan pada ranah Desain Komunikasi Visual, tepatnya pada mata kuliah Metodologi Desain. Sehingga pada kasus tertentu, kemungkinan ada beberapa perbedaan.</p>
<p><strong>Permasalahan Desain</strong><br />
Penemuan permasalahan dan gagasan dalam sebuah perancangan dapat dilakukan melalui beberapa hal : <strong> </strong></p>
<p><strong>1. Observasi Produk di pasar</strong></p>
<ul>
<li>Produk apa saja yang paling diminati konsumen</li>
<li>Produk apa saja yang tidak diminati konsumen</li>
<li>Produk apa saja yang banyak dibutuhkan konsumen</li>
<li>Produk apa saja yang sudah mulai ditinggalkan konsumen</li>
<li>Produk apa saja yang sudah di modifikasi oleh konsumen</li>
</ul>
<p><strong>2. Intepretasi terhadap kebutuhan mendatang</strong></p>
<ul>
<li>Dilakukan dengan cara eksperimentasi dengan cara redesain produk yang (mulai ditinggalkan, dibutuhkan, dan dimodifikasi) konsumen.</li>
<li>Eksperimen membuat produk baru atau belum pernah ada sebelumnya. Dengan cara melihat pola hidup<em> (lifestyle)</em> dan perkembangan teknologi informasi saat ini.</li>
</ul>
<p>Permasalahan-permasalahan di sini adalah permasalahan yang memungkinkan untuk dicarikan solusi dalam sebuah perancangan. Bentuk-bentuk perancangan dalam Desain Komunikasi Visual dapat bermacam-macam, diantaranya :</p>
<ul>
<li>Logo Perusahaan atau organisasi (Corporat ID) beserta aplikasinya</li>
<li>Kemasan produk dan aplikasi grafisnya</li>
<li>Majalah, komik, buku, CD, dan sejenisnya</li>
<li>Iklan elektronik dan non elektronik</li>
<li>Kampanye dalam bentuk spanduk, <em>banner</em>, <em>billboard</em>, brosur, <em>leaflet</em>, dll.</li>
<li>Sarana promosi 3D, contohnya <em>point of purchase</em></li>
<li>Sistem Penanda<em> (sign system)</em></li>
<li>IMC (Integrated Marketing Communication)</li>
</ul>
<p><strong>Merumuskan Permasalahan dalam Perancangan</strong></p>
<ol>
<li>Dalam bentuk kalimat tanya/mendeskripsikan permasalahan.</li>
<li>Jelas dimensi bentuk/obyek, ruang, dan waktunya.</li>
<li>Target haruslah jelas, artinya dapat dicapai pada proses perancangan.</li>
<li>Tercermin dalam judul atau topik.</li>
<li>Tergambarkan dalam latar belakang masalah perancangan/penelitian.</li>
<li>Memungkinkan untuk diurai dalam sub permasalahan yang lebih detail.</li>
</ol>
<p>Berikut ini ada contoh kasus permasalahan perancangan.</p>
<p><strong>Kasus :</strong> <em><br />
Bagaimana merancang logo baru perusahaan yang mampu meningkatkan citra perusahaan pada segmentasi yang lebih luas dalam kurun waktu satu tahun.</em></p>
<p><strong>Permasalahan :</strong></p>
<ol>
<li>Bagaimana pengaruh logo baru terhadap peningkatan citra perusahaan pada target market dan audiens yang dibidik?</li>
<li>Bagaimana pengaruh logo baru terhadap peningkatan order produk dan keuntungan perusahaan?</li>
<li>Bagaimana pengaruh logo baru terhadap kinerja internal dalam hal rasa percaya diri dan kenyamanan karyawan terhadap perusahaan?</li>
</ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/perumusan-masalah-dalam-perancangan-desain/">Perumusan Masalah dalam Perancangan Desain</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/perumusan-masalah-dalam-perancangan-desain/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>5</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Metodologi Desain</title>
		<link>https://www.denbagus.com/metodologi-desain/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/metodologi-desain/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Oct 2010 02:19:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Materi Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[black boxes]]></category>
		<category><![CDATA[IMC]]></category>
		<category><![CDATA[Integrated Marketing Communication]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[kreatifitas]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[metode riset]]></category>
		<category><![CDATA[metodologi desain]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=821</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam salah satu mata kuliah Desain Komunikasi Visual, ada salah satu mata kuliah yang menurut saya merupakan roh atau dasar dari semua bidang ilmu yang saya pelajari sejauh ini. Karena mata kuliah ini mengintegrasikan beberapa bidang ilmu sekaligus. Mulai psikologi, marketing, komunikasi, visual, manajemen, dan masih banyak bidang lain sebagai suplemen dari mata kuliah ini. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/metodologi-desain/">Metodologi Desain</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam salah satu mata kuliah Desain Komunikasi Visual, ada salah satu mata kuliah yang menurut saya merupakan roh atau dasar dari semua bidang ilmu yang saya pelajari sejauh ini. Karena mata kuliah ini mengintegrasikan beberapa bidang ilmu sekaligus. Mulai psikologi, marketing, komunikasi, visual, manajemen, dan masih banyak bidang lain sebagai suplemen dari mata kuliah ini. <span id="more-821"></span>Jadi sangat penting buat saya mengetahui lebih mendalam.</p>
<p>Ada beberapa buku menarik yang bisa dijadikan acuan.</p>
<ol>
<li>Sarwono, Jonathan dan <em>Lubis</em>, <em>Hary</em>. (2007). <em>Metode Riset</em> untuk Desain. Komunikasi  Visual. Yogyakarta: Penerbit Andi</li>
<li><em>Uyung Sulaksana</em>,  “<em>Integrated Marketing Communication</em>”, Pustaka Pelajar, 2003.</li>
</ol>
<p>Sayang buku-buku ini teramat langka untuk didapatkan di pasaran. Nah mata kuliah yang saya maksud adalah <strong>&#8220;METODOLOGI DESAIN&#8221;.</strong></p>
<p>Seperti biasa, saya hanya mereview apa yang sudah saya dapatkan di perkuliahan, barangkali bermanfaat buat pembaca sekalian. Tentu saja tulisan ini masih banyak kelemahan dan alangkah senangnya jika pembaca bisa melengkapi segala suatu yang dianggap masih kurang.</p>
<p>Secara garis besar, seorang desainer adalah sebagai probrom solver, ada beberapa tahapan dasar yang harus dipahami seorang visual artis berakitan dengan bidang desain, yaitu, &#8220;Konsep, Media, Ide, Data, dan Visualisasi.</p>
<p>Berkaitan dengan Konsep dan Ide, ada beberapa metode berfikir dalam merancang desain:</p>
<ol>
<li>Metode berfikir Intuitif</li>
<li>Metode berfikir Logis</li>
<li>Metode berfikir Prosedural</li>
</ol>
<p><strong>Metode berfikir Intuitif</strong></p>
<ol>
<li>Tidak Logis</li>
<li>Tidak rasional/tidak dapat diukur, namun tetap dapat dipahami sebagai kreatifitas</li>
<li>Didasari data, namun tidak detail</li>
<li>Subyektif</li>
<li>Berfikir imagining (kotak hitam/<strong><em>black boxes</em></strong>)</li>
</ol>
<p><strong>Ciri-ciri <em>black boxes</em>:</strong></p>
<ol>
<li>Sasaran desain sesuai dengan perubahan pikiran desainer.</li>
<li>Data menentukan keputusan desainer dan berdasarkan pengalaman desainer</li>
<li>Keputasan cepat dan acak</li>
<li>Leap of Insight -&gt;&gt; menyederhanakan beberapa aspek -&gt;&gt; menipulasi citra</li>
<li>Knowledge yang luas mutlak bagi desainer, referensi, cepat dalam memutuskan, orisinil, dan fleksibel dalam berfikir.</li>
</ol>
<p><strong>Metode berfikir Logis</strong></p>
<ol>
<li>Mengacu pada data/fakta yang terukur dan terarah.</li>
<li>Glass boxes/berfikir reasoning (kotak kaca)</li>
<li>Data berupa dokumentasi, observasi, questioner, interview</li>
</ol>
<p><strong>Ciri-ciri berfikir logis:</strong></p>
<ol>
<li>Analisis dilakukans secara mendalam dan tuntas sebelum pengambilan keputusan</li>
<li>Evaluasi bersifat deskriptif dan dijelaskan secara logis</li>
<li>Strategi perancangan/desain ditetapkan dahulu sejak awal, sebelum proses analisis.</li>
</ol>
<p>Secara garis besar dapat digambarkan dalam diagram seperti di bawah.</p>
<figure style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><a href="http://i963.photobucket.com/albums/ae115/adhis76/diagram.jpg"><img title="Gambar bagan secara garis besar" src="http://i963.photobucket.com/albums/ae115/adhis76/diagram.jpg" alt="Gambar bagan secara garis besar" width="400" height="404" /></a><figcaption class="wp-caption-text">Gambar bagan secara garis besar</figcaption></figure>
<p><strong>Metode berfikir Prosedural</strong></p>
<ol>
<li>Meninjau kembali dua cara berfikir sebelumnya</li>
<li>Jika 2 metode sebelumnya kurang fokus/kurang jelas, diperlukan eksplorasi lebih lanjut</li>
<li>Jika diperlukan mengambil keputusan yang baru</li>
<li>Metode Pengorganisasian diri (Self Organizing System)</li>
<li>Variasi metode desain lebih banyak</li>
<li>Intuisi pada akhirnya menjadi sangat penting dan diperlukan saat <em>final decision</em> (keputusan akhir)</li>
</ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/metodologi-desain/">Metodologi Desain</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/metodologi-desain/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
