<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>cerita Archives - Griyo Denbagus</title>
	<atom:link href="https://www.denbagus.com/tag/cerita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.denbagus.com/tag/cerita/</link>
	<description>Life 4 Beautiful Purpose</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Sep 2011 06:06:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.0.3</generator>
	<item>
		<title>Mutiara Kata Hari Ini</title>
		<link>https://www.denbagus.com/mutiara-kata-hari-ini/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/mutiara-kata-hari-ini/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jan 2011 02:48:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blank!]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[kata-kata mutiara]]></category>
		<category><![CDATA[story]]></category>
		<category><![CDATA[wisdom words]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=885</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setiap kali saya &#8216;ke belakang&#8217; setiap kali perenungan itu saya rasakan. Cukup lama tulisan-tulisan tersebut ditempel di berbagai tempat. Namun saya tak tahu, berapa banyak orang-orang yang sudah memaknai, meresapi, atau sekedar lewat membacanya. Yang jelas, setiap kali saya membacanya seketika itu juga saya merasa damai. Setidaknya saya selalu diingatkan. Terima kasih. Berikut saya sarikan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/mutiara-kata-hari-ini/">Mutiara Kata Hari Ini</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap kali saya <em>&#8216;ke belakang&#8217;</em> setiap kali perenungan itu saya rasakan. Cukup lama tulisan-tulisan tersebut ditempel di berbagai tempat. Namun saya tak tahu, berapa banyak orang-orang yang sudah memaknai, meresapi, atau sekedar lewat membacanya. Yang jelas, setiap kali saya membacanya seketika itu juga saya merasa damai. Setidaknya saya selalu diingatkan. Terima kasih.<span id="more-885"></span></p>
<p>Berikut saya sarikan dari berbagai sumber kata-kata  yang menurut saya sangat inspiratif. Karena saya sendiri tidak tahu darimana sumber aslinya. Yang jelas saya berniat baik untuk membagikan sesuatu yang menurut saya baik dan bermanfaat.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p><strong>BERSYUKURLAH</strong></p>
<p>Bersyukurlah bila kamu Lelah dan Letih,<br />
karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan.</p>
<p>Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat,<br />
Karena itu akan memberi pelajaran yang berharga.</p>
<p>Bersyukurlah untuk keterbatasanmu,<br />
karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang.</p>
<p>Bersyukurlah untuk tantangan baru,<br />
karena itu membangun kekuatan dan karaktermu.</p>
<p>Bersyukurlah untuk masa sulit,<br />
karena di masa itulah kamu tumbuh.</p>
<p>&#8212; o0o &#8212;</p>
<p><strong>Antara Engkau dan Tuhanmu</strong></p>
<p>Bila Engkau melakukan kebaikan,<br />
Mungkin orang membalasnya dengan kejahatan.<br />
Biar begitu tetaplah berbuat kebaikan.</p>
<p>Bila Engkau menolong orang lain,<br />
Mungkin mereka tidak berterima kasih.<br />
Biar begitu tetaplah ulurkan tanganmu.</p>
<p>&#8212; o0o &#8212;</p>
<p><em>Bersambung &#8230;</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/mutiara-kata-hari-ini/">Mutiara Kata Hari Ini</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/mutiara-kata-hari-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manakala hidupmu tampak susah untuk dijalani &#8230;</title>
		<link>https://www.denbagus.com/manakala-hidupmu-tampak-susah-untuk-dijalani/</link>
					<comments>https://www.denbagus.com/manakala-hidupmu-tampak-susah-untuk-dijalani/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Denbagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 10:00:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blank!]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[bola golf]]></category>
		<category><![CDATA[cangkir]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[mayones]]></category>
		<category><![CDATA[pasir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.denbagus.com/?p=632</guid>

					<description><![CDATA[<p>Seorang professor berdiri di depan kelas filsafat dan mempunyai beberapa barang di depan mejanya. Saat kelas dimulai, tanpa mengucapkan sepatah kata, dia mengambil sebuah toples mayones kosong yang besar dan mulai mengisi dengan bola-bola golf. Kemudian dia berkata pada para muridnya, apakah toples itu sudah penuh. Mereka menyetujuinya. Kemudian dia mengambil sekotak batu koral dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/manakala-hidupmu-tampak-susah-untuk-dijalani/">Manakala hidupmu tampak susah untuk dijalani &#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang professor berdiri di depan kelas filsafat dan mempunyai beberapa barang di depan mejanya.</p>
<p>Saat kelas dimulai, tanpa mengucapkan sepatah kata, dia mengambil sebuah toples mayones kosong yang besar dan mulai mengisi dengan bola-bola golf.<span id="more-632"></span></p>
<p>Kemudian dia berkata pada para muridnya, apakah toples itu sudah penuh.<br />
Mereka menyetujuinya.</p>
<p>Kemudian dia mengambil sekotak batu koral dan menuangkannya ke dalam toples. Dia mengguncang dengan ringan. Batu-batu koral masuk, mengisi tempat yang kosong di antara bola-bola golf.</p>
<p>Kemudian dia bertanya pada para muridnya, apakah toples itu sudah penuh.<br />
Mereka setuju bahwa toples itu sudah penuh.</p>
<p>Selanjutnya profesor mengambil sekotak pasir dan menebarkan ke dalam toples…</p>
<figure style="width: 319px" class="wp-caption alignleft"><img title="Secangkir Kopi" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs610.snc3/32122_1343727870632_1154292105_30837240_3242619_n.jpg" alt="Secangkir Kopi" width="319" height="445" /><figcaption class="wp-caption-text">Secangkir Kopi</figcaption></figure>
<p>Tentu saja pasir itu menutup segala sesuatunya. Profesor sekali lagi bertanya apakah toples sudah penuh…<br />
Para murid dengan suara bulat berkata, “Yes”…</p>
<p>Profesor kemudian menyeduh dua cangkir kopi dari bawah meja dan menuangkan isinya ke dalam toples, dan secara efektif mengisi ruangan kosong di antara pasir. Para murid tertawa…</p>
<p>“Sekarang,” kata profesor ketika suara tawa mereda, “Saya ingin kalian memahami bahwa toples ini mewakili kehidupanmu.”</p>
<p>“Bola-bola golf adalah hal-hal yang penting – Tuhan, keluarga, anak-anak, kesehatan, teman dan para sahabat. Jika segala sesuatu hilang dan hanya tinggal mereka, maka hidupmu masih tetap penuh. Batu-batu koral adalah segala hal lain, seperti pekerjaanmu, rumah dan mobil. Pasir adalah hal-hal yang lainnya – hal-hal yang sepele. Jika kalian pertama kali memasukkan pasir ke dalam toples,” lanjut profesor, “Maka tidak akan tersisa ruangan untuk batu-batu koral ataupun untuk bola-bola golf. Hal yang sama akan terjadi dalam hidupmu.”</p>
<p>“Jika kalian menghabiskan energi untuk hal-hal yang sepele, kalian tidak akan mempunyai ruang untuk hal-hal yang penting buat kalian.”</p>
<p>“Jadi …”</p>
<p>“Beri perhatian untuk hal-hal yang kritis untuk kebahagiaanmu. Bermainlah dengan anak-anakmu. Luangkan waktu untuk check up kesehatan. Ajak pasanganmu untuk keluar makan malam. Akan selalu ada waktu untuk membersihkan rumah dan memperbaiki perabotan.”</p>
<p>“Berikan perhatian terlebih dahulu kepada bola-bola golf – Hal-hal yang benar-benar penting. Atur prioritasmu. Baru yang terakhir, urus pasir-nya.”</p>
<p>Salah satu murid mengangkat tangan dan bertanya, “Kopi mewakili apa?”</p>
<p>Profesor tersenyum, “Saya senang kamu bertanya. Itu untuk menunjukkan kepada kalian, sekalipun hidupmu tampak sudah begitu penuh, tetap selalu tersedia tempat untuk secangkir kopi bersama sahabat…”</p>
<p>disari dari www.googlebottle.com</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com/manakala-hidupmu-tampak-susah-untuk-dijalani/">Manakala hidupmu tampak susah untuk dijalani &#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.denbagus.com">Griyo Denbagus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.denbagus.com/manakala-hidupmu-tampak-susah-untuk-dijalani/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>3</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
