Teknologi Cetak Konvensional

Kemajuan bidang teknologi informasi dan komunikasi berjalan begitu cepat. Dalam dunia grafika pun mengalami perkembangan yang cukup pesat, teknologi cetak konvensional dengan acuan cetak permanenpun kini sudah mencapai tahapan yang luar biasa. Sebagai pendampingnya, teknologi cetak Non Impact Printing (NIP) juga berkembang begitu cepat.

Tidak jadi masalah teknologi cetak mana yang akan kita pakai. Sebab keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Karakteristik, kebutuhan, dan praktis adalah hal pokok yang membedakan kedua teknologi cetak tersebut.

Sebelumnya sudah pernah sedikit saya singgung tentang teknologi cetak secara garis besar. Kali ini kita akan sedikit membahas lebih dalam masing-masing teknologi cetak konvensional tersebut. Sekedar merefresh artikel sebelumnya, teknologi cetak konvensional dibagi menjadi beberapa macam, yaitu Teknologi Cetak Tinggi (Letterpress/Flexography), Cetak Datar (Lithography), Cetak Dalam (Rotography), Cetak Saring (Screen Printing). Sudah kita pelajari pula perbedaan paling mendasar dari masing-masing teknologi cetak tersebut yaitu pada acuan cetaknya.

  1. Teknologi Cetak Tinggi (Letterpress/Flexography)
    Teknologi cetak tinggi sebenarnya dibagi lagi menjadi dua bagian yaitu Letter Press dan Flexography. Metode mencetaknya juga memiliki kemiripan. Pembeda yang paling jelas dari keduanya terletak pada bahan acuan cetaknya. Letter press acuan cetak terbuat dari bahan keras atau logam timah, sedangkan Flexography acuan cetak terbuat dari bahan lunak semacam karet/ plastik Photopolymer ( bahan peka cahaya dan lunak ).Pada teknologi cetak tinggi ada beberapa istilah yang dipakai :
    1. Platen Press/Degel Press, bertemunya dua bidang persegi panjang pada proses cetak.
    2. Cylinder Press, bertemunya bidang datar dan silinder cetak.
    3. Rotary Press, pertemuan dua buah Cylender/ lebih dalam pelaksanaan cetaknya.
    4. Rotary Web, sama dengan Rotary Press tetapi kertas cetaknya berupa rol/ gulungan.

    Untuk lebih jelas perbedaannya, perhatikan gambar berikut.

    Letter Press
    (1) Plater Press, (2) Cylinder Press, (3) Rotary Press









  2. Teknologi Cetak Datar (Lithography)
    Dikatakan cetak datar karena acuan cetak  pada permukaan area gambar tidak terlihat/datar. Acuan cetak sama tinggi dengan bidang gambar. Istilah lain yang paling populer di masyarakat adalah Cetak Offset. Cetak offset bisa berupa lembaran (Sheet Fed) atau berupa gulungan (Web Fed). Masing-masing memiliki kelebihan. Terutama untuk yang Web Fed mampu mencetak dalam kapasistas dengan jumlah lebih besar, biasanya untuk pembuatan surat kabar, majalah yang memiliki oplah besar. Untuk cetak sheet lebih banyak digunakan di perusahaan kecil menengah, kebanyakan untuk cetakan yang tidak terlalu besar, seperti brosur, poster, leaflet, dan lain-lain.|
  3. Teknologi Cetak Dalam (Rotography)
    Disebut cetak dalam karena bagian yang mencetak letaknya lebih rendah dari acuan cetaknya. Biasa disebut juga dengan teknologi cetak rotography, intaglio, photogravure. Hasil cetakannya, biasanya dapat dirasakan menebal di permukaan. Kebalikan dari cetak letter press yang cenderung membentuk permukaan di bagian belakang cetakan.

    Bagian pada skema cetak Rotography








  4. Acuan Cetak Rotogravure
    Acuan Cetak Rotogravure











    Kelebihan cetak rotogravure adalah kapasitas cetak yang sangat besar. Misal untuk produk kemasan fleksibel snack, shampoo.
    Hasil cetakan juga bisa berupa lembaran (Sheet Fed) maupun Rol/gulungan (Web Fed).

    Contoh Acuan Cetak dan Hasil Cetakan
    Contoh Acuan Cetak dan Hasil Cetakan













  5. Teknologi Cetak Saring (Screen Printing)
    Disebut teknologi cetak saring, karena acuan cetaknya berupa saringan (screen). Yang paling sederhana adalah cetak sablon. Kelebihan dari cetak saring bisa mencetak di segala bentuk media, datar, lengkung, atau bahkan tidak rata. Cetakan juga bisa berupa rol atau lembaran. Cara mencetaknya merupakan dorong langsung, artinya selama proses mencetak berlangsung tinta akan didorong langsung melalui pori – pori yang telah dibuat untuk melewatkan tinta cetak langsung ke media cetak yang dipergunakan.

    Screen Printing
    Cetak Sablon (Screen Printing)
14 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *