web analytics

Reseller Anti Baper

Reseller Anti Baper

Beberapa bilang reseller itu seperti banci. Pengen usaha tapi gak mau resiko, mau enaknya saja. Ya biarkanlah kalau ada statement seperti itu. Mungkin mereka tidak tahu perjuangan menjadi reseller itu seperti apa.

Kalau kita paham, reseller itu sama dengan kepanjangan tangan dari sales and marketing, ujung tombak bisnis apapun. Tak ada sales jangan harap bisnis hidup.

Reseller Perlu Ilmu

Resellerpun butuh ilmu dan aksi nyata. Kalau berpikir reseller itu banci, gak mau repot, mau enaknya, dan mudah. jangan harap mendapatkan manfaat dengan menjadi reseller.

Tak ada yang mudah dalam hal apapun, semua perlu proses, perjuangan, dan pengorbanan. Reseller yang omset ratusan juta juga melalui proses melelahkan di awal dan panjang.

Reseller yang baik harus tetap tumbuh dan kembang. Tumbuh mindsetnya, berkembang skillnya.

Menjadi reseller itu belajar sekaligus praktek. Biar saat kita punya bisnis sendiri tidak lagi gagap. Belum lagi diskusi dan ilmu manfaat dalam grup-grup reseller.

Kebersamaan dan lingkungan yang memiliki spirit sama, akan menuntut kita terus berproses dan berkompetisi. Selalu menularkan energi positif.

Selektif Memilih Supplier

Jadi jangan baper kalau ada yang memandang sebelah mata reseller. Tapi jangan lupa kalau mau jadi reseller, cari yang jelas, akad dan sistem harus syar’i.

Yuk belajar bareng! Tak ada alasan tidak bisa. Kesempatan sukses saat ini bergantung pada niat, ikhtiar, dan do’a mu. Sudah melakukan apa untuk menggapai cita-cita mu?

Semoga Allah selalu memberikan keberkahan pada kita dengan ilmu manfaat sebagai bekal akhirat nanti. 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *