Model FOLDING TIME FRAME ( AWAL DAN AKHIR) - Griyo Denbagus

Model FOLDING TIME FRAME ( AWAL DAN AKHIR)

Model FOLDING TIME FRAME ( AWAL DAN AKHIR)

Ngomong apa lagi sih ini. Hehehhe… memang kok ilmu itu datang dari mana saja. Nah konsep ini saya dapat dari seorang Doktor sahabat saya.

Okay, gak akan panjang lebar. Apa sih konsep FOLDING TIME FRAME ini. Simpel sebenarnya. Kalau kita membuat sebuah time frame, dari masa ANAK-ANAK sampai pada akhirnya TUA (lihat gambar) kemudian lipat time frame tersebut tepat di tengah.

Apa yang terjadi. Tepat .. Kamu memang luar biasa .. hehehehe
Yang terjadi adalah saat dilipat posisi TUA akan kembali ke ANAK-ANAK (ujung bagian TUA berhimpit dengan ujung ANAK-ANAK).

Apa maknanya, beliau Dr. Achmad Yanu menjelaskan lebih lanjut, dan sepertinya kita sepakat. Bahwa saat dilipat perilaku manusia saat usia mulai TUA, perilaku manusia cenderung akan kembali seperti ANAK-ANAK.

Tapi apakah mutlak seperti itu, tentu tidak. Ada cara supaya kita tidak ‘menjadi TUA.’ Ah ada-ada saja. Manusia pasti tua.

Ada pepatah, fisik boleh TUA, tapi semangat tetap MUDA. Caranya gimana, ya jangan biarkan otak, pikiran, fisik, menjadi seperti ANAK-ANAK. Asah terus, cari ilmu, belajar terus. Biar daya ingat, mental, pikiran tetap terlatih dan tetap SMART.

Selanjutnya konse FOLDING TIME FRAME ini sebenarnya ada makna lebih dalam. Kami sebagai MUSLIM memahami konsep AWAL dan AKHIR, artinya saat lipatan tadi kita amati, di ujung sama-sama kita bisa melihat satu kesatuan antara AWAL (ANAK-ANAK) dan AKHIR (TUA). Kita dilahirkan yang pada akhirnya kita juga akan berakhir (MATI).

Dan terakhir saat lipatan itu kembali kita lipat-lipat. Coba perhatikan, apa yang terjadi. Benar luar biasa … menjadi angka 1. Artinya, LAHIR (AWAL) dan MATI (AKHIR) adalah satu kesatuan. Angka satu menunjukkan bahwa pada akhirnya kita harus kembali ke yang ESA yaitu ALLAH SWT.

Simpan

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *