Depth Of Field (DOF)

Saat hunting bersama teman, ada menanyakan kepada saya. “Gimana sih biar kalau motret objek utama terlihat tajam dan detail, tetapi foreground dan background terlihat kabur (blur). Istilah kabur di depan atau belakang istilah kerennya adalah Depth Of Field (DOF). Lalu apa sih sebenarnya DOF ini? Apa manfaatnya dan bagaimana untuk menghasilkan karya fotografi yang memiliki DOF ini.

DOF dapat diartikan sebagai ruang batas tajam, bagian mana yang ingin terlihat tajam dan bagian mana yang ingin terlihat kabur. Ruang tajam yang dimaksud adalah area gambar yang akan nampak tajam jika dilihat pada jarak tertentu dan bukaan diafragma tertentu pula.

Besar kecil ruang tajam dipengaruhi beberapa hal.

  1. Bukaan diafragma
    Bukaan diafragma menentukan batas tajam sebuah foto. Makin kecil bukaan diafragma menyebabkan ruang tajam semakin luas, begitu juga sebaliknya.
    Contoh : Lensa yang memiliki bukaan f1.8 memiliki ruang tajam lebih sempit dibanding dengan bukaan f3.5.
  2. Jarak
    Makin dekat jarak kita memotret maka makin sempit ruang tajamnya. Begitu juga sebaliknya.
    Contoh: Saat kita memotret objek dari jarak 50cm menggunakan lensa 50mm ruang tajam lebih sempit dibanding kita memotret dengan jarak 100cm atau lebih.
  3. Panjang Lensa (Fokus lensa)
    Makin pendek panjang fokus lensa, ruang tajam makin luas. Begitu juga sebaliknya.
    Contoh :  Lensa 18mm memiliki ruang tajam lebih luas dibandingkan dengan lensa 200mm.

Setelah kita paham bagaimana membuat foto yang memiliki DOF, lalu apa manfaat DOF ini? Manfaat penggunaan DOF sebenarnya banyak, tergantung peruntukannya. Kebanyakan DOF sempit atau ruang tajam sempit biasanya digunakan untuk foto jenis candid. Tujuannya agar objek utama saja yang nampak jelas, lainnya terlihat kabur sehingga tidak mengganggu Point Of Interest (POI). Selain itu foto dengan DOF sempit memberi akses lebih dramatis dan memberikan ekpresi lebih natural dan dramatis pada foto candid.

Sedangkan untuk DOF lebar/luas biasanya lebih banyak untuk foto fashion, produk, dan portrait atau foto-foto yang membutuhkan detail luas.

Contoh penggunaan DOF.

Ruang Tajam Hanya Pada model di depan
Ruang Tajam Hanya Pada model di depan









DOF Luas pada Still Photography
DOF Luas pada Still Photography

























Semoga bermanfaat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *