Cara Membedakan varian HTC M8 dan Kelebihan Kekurangan

Cara Membedakan varian HTC M8 dan Kelebihan Kekurangan

Meskipun sudah udzur, masih banyak pengguna HTC yang fanatik dengan M8, karena hingga munculnya M10, M8 masih menjadi salah satu masterpiece, M9 pun bahkan tak mampu mengalahkan pamor M8.

Saya sendiri masih menggunakannya. Meski dengan spek ‘terbatas’ untuk saat ini, secara performance tidak kalah dengan handset-handset keluaran baru.

Beredarnya ‘pasar gelap’ yang menjual M8 baik bekas maupun baru (refurbish), kadang merugikan pengguna awam yang ingin mencicipi sang legenda M8 ini. Umumnya mereka awam dengan cara-cara tidak biasa yang ada di HTC. Beberapa varian M8 yang kadang membingungkan ‘newbie’, khususnya bagi pengguna di Indonesia.

Secara umum spek HTC memang sama, namun untuk beberapa negara ada perbedaan spesifikasi, hal ini karena kebijakan tiap negara berbeda-beda. Nah agar tidak salah beli, karena ini handphone (HP) jadul, harus ekstra teliti dalam membeli, baik bekas maupun baru.

Sejatinya membeli handset bekas, rasanya ‘geli-geli nikmat’. Hehehehe .. bikin merinding tapi penasaran. Yang penting kudu siap mental. Makanya baca sebanyak-banyaknya, cari referensi, tanya-tanya, dan lain-lain. Kalau pas pilihannya tepat bisa dapat barang bagus dan murah. Tapi kalau kurang teliti bisa buntung atau bahkan ketipu.

Nah.. biar gak panjang lebar dan terlalu lama, ini sedikit saya jelasin beda masing-masing versi, kelebihan dan kekurangannya. Serta panduan singkat milih HTC baru atau bekas, khususnya M8. Cara Membedakan varian HTC M8 dan Kelebihan Kekurangan.

  1. HTC M8 dari sisi Operating System (OS) ada dua, berbasis Android dan Windows Phone.
  2. Varian HTC M8 meliputi:
    • Google Play Edition (GPE), merupakan varian standar stock Android tanpa HTC Sense, sehingga seharusnya secara performance lebih optimal.
    • Harman Kardon Edition, edisi khusus menggunakan Harman Kardon audio system yang diklaim memiliki kualitas suara lebih baik.
    • Versi Dual Sim, di Jerman HTC M8 ada edisi dual sim.
    • Windows Phone Edition, merupakan varian M8 yang berjalan di OS Windows Phone.
    • Versi Internasional/Global, Amerika Utara, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA), clocked speed 2.3GHz, sementara untuk kawasan Asia di kecepatan 2.5GHz. Untuk internal storage, Asia dan China 16GB. Beberapa negara EMEA ada yang 32GB, selain itu di beberapa negara ada juga yang dibundling dengan operator negera mereka, biasanya edisi tersebut terdapat logo operator, seperti contoh Verizon, at&t, dan lain-lain. Untuk yang versi non Asia, ada juga yang tidak support 4G Indonesia karena beda frekuensi 4G-nya. Tanda-tanda yang muncul di varian HTC M8 ada M8x (Asia) dan M8n (Eropa), M8s prosesor octa-core Snapdragon 615 (Freq. 1.7GHz).
  3. Nah sudah jelaskan perbedaanya, sekarang saya akan berbagi kiat jitu memilih dan membeli HP HTC M8 supaya aman, nyaman, tidak buntung.
    1. Saran saya, beli bekas saja daripada baru tetapi refurbish meskipun harga gak beda jauh. Karena refurbish kita tidak tahu kondisi sebenarnya, berapa banyak komponen kanibalan dan kualitasnya. Kendala refurbish yang habis di bongkar paling sering biasanya fitur duo kamera tidak jalan. Selalu muncul tulisan “Duo Camera is block. Please make sure …”. Belum lagi masalah-masalah lainnya.
    2. Beli dari seller yang benar-benar terpercaya, mahal dikit gak masalah yang penting tenang di hati.
    3. Perlu digaris bawahi, bahwa seller yang terpercayapun bisa jadi suatu saat pelayanan dan kualitas produk jualan mereka menurun. Biasanya dikarenakan makin banyaknya permintaan dan banyaknya produk yang mereka jual kadang membuat seller terpercaya sekalipun kuwalahan, quality control (QC) jadi rendah, manajemen kurang. Ujungnya kadang salah kirim, kualitas barang tidak sesuai, dan masalah-masalah lainnya.
    4. Jadi hindari seller yang pelayanannya sudah mulai menurun, karena kalau mereka serius berbisnis pasti akan tetap memikirkan pelayanan terbaik tidak semata mencari keuntungan.
    5. Kalau seller ikut marketplace resmi lebih baik, karena kita bisa klaim melalu marketplace seller jualan.
    6. Setelah memilih seller yang tepat, selanjutnya memilih HP yang tepat dari sisi hardware dan software.
    7. Jika fisik penting, perhatikan dulu seluruh bagiannya, kelengkapannya. Namun jika tidak terlalu penting abaikan. Cast On Delivery (COD) adalah solusi paling tepat jika memungkinkan, karena kita bisa trial dulu, lihat langsung Hpnya, namun jika tidak bisa ya harus online dan harus ekstra teliti.
    8. Hardware terpenting yang harus diperhatikan adalah carilah versi Asia atau Global, karena versi lain, fitur 4G gak berguna di Indonesia, seperti saya jelaskan sebelumnya, khususnya yang dibundling dengan operator negara tersebut. Jangan percaya begitu saja jika seller bilang versi Asia, versi ini itu sebelum check sendiri daripada nyesel.
    9. Untuk lebih amannya, cek IMEI melalu website sepeti www.imeidata.net, www.imei.info, dan banyak check IMEI lainnya.
    10. Terakhir jika mungkin gunakan aplikasi untuk cek informasi systemnya menggunakan aplikasi seperti CPU-Z dan lain-lain untuk memastikan versi HTC M8 yang akan dibeli.

Jika mungkin lakukan S-OFF, Unlock Bootloader, dan ROOT HTC M8, biar lebih bisa merasakan sensasinya.

Okay, panjang juga ternyata, tetapi semoga bisa memberi pencerahan buat yang masih galau ingin ‘ngincipi’ HTC M8. Semoga bermanfaat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *